News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Menurut Jumhur Ulama, Menurut Buya Yahya Ternyata itu...

"Ada mazhab ulama mengatakan bahwasa, kulit hewan kurban boleh dijual tapi setelah jadi uang maka dikembalikan kepada tempat penyaluran kurban," ujar Buya Yahya
Kamis, 29 Juni 2023 - 17:04 WIB
Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Menurut Jumhur Ulama, Menurut Buya Yahya Ternyata itu...
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Hari raya Idul Adha adalah waktu bagi umat muslim untuk berkurban, namun bagaimana hukumnya jika seseorang ingin menjual kulit hewan kurban, apakah sah atau tidak.

Tentunya, setelah penyembelihan hewan kurban akan ada sisa-sisa yang umumnya tidak dibagi kepada penerima kurban, seperti kulit, bagian vital, jeroan dan tulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimanakah hukum menjual kulit hewan kurban menurut jumhur ulama. Berikut penjelasan Buya Yahya yang patut disimak.

Dilansir Kamis (29/06/23) dari tayangan YouTube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Menurut Jumhur Ulama | Buya Yahya," yang diunggah pada 28 Juni 2023.

Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Menurut Jumhur Ulama, Menurut Buya Yahya Ternyata itu...Source: YouTube Al-Bahjah TV

"Mohon penjelasan lagi masalah kurban, menjual kulit daging kurban. Kulitnya apakah boleh?" ujar salah satu jamaah bertanya pada Buya Yahya.

"Menjual kulit hewan kurban, jadi begini, kalau kulit kurban dijadikan upah sang penyembelih tidak diperkenankan," papar Buya Yahya.

Tapi kalo kulit kambing kurban diambil seseorang sebagai bagiannya begitu saja dibagi, sah. Tapi gak boleh sebagai pengganti tenaganya di saat menyembelih," terang Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, jika anda ingin mengambil daging kulitnya saja itu sah. 

"Saya ndak mau dagingnya, saya pingin kulitnya. Karena mungkin anda sering makan kulit, kan sah-sah saja. Atau hobi kerupuk, ini saya pengen kulitnya aja deh, sah," terang Buya Yahya menambahkan.

"Tapi yang gak boleh adalah Anda jual (kulit hewan kurban)," tegas Buya Yahya menjawab pertanyaan jamaah.

Akan tetapi bagaimana jika kulit hewan kurban itu terlampau banyak, tidak bisa diolah, namun tidak boleh dijual. Bagaimana kemudian hal tersebut dalam Islam?. 

Maka jumhur mengatakan tidak boleh dijual. Namun ada pendapat seperti dalam mazhab Imam Ahmad. 

"Ada mazhab ulama mengatakan bahwasanya, kulit hewan kurban itu boleh dijual tapi setelah jadi uang, maka dikembalikan kepada tempat penyaluran kurban," papar Buya Yahya menjelaskan.

"Disertakan kepada daging kurban untuk dibagi-bagi kepada orang yang nerima kurban. Jadi seperti itu, maksudnya biar fungsinya dikembalikan kepada daging. Gitu," ujar Buya Yahya.

Tak hanya itu, Buya Yahya juga menjelaskan bahwasanya hal ini adalah peluang. 

"Sebab betul ini 100 kulit mau diapain? Itu dijual kepada orang yang bikin kendang, ya dibeli sama dia. Cuman dari uangnya ini dikembalikan, dibagi kepada yang berhak ditumpangin deh," pungkas Buya Yahya.

"Enak banget, sudah ada dagingnya, ketambahan 50.000 kan cakep. Jadi bukan beli daging, tinggal belil beras. Jadi disalurkan kepada orang-orang yang bakal menerima kurban," tegas Buya Yahya.

Buya Yahya menyampaikan kembali bahwa alangkah lebih baik, kulit hewan kurban dijadikan seperti daging kurban, bukan dijual lalu diambil oleh orang yang punya kambing dan sebagainya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT