News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Hewan Kecil, Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Ini Hukum Membunuh Semut, Ternyata Tak Boleh Sembarangan Jika Dilanggar Maka…

Semut merupakan hewan kecil, meskipun begitu ada hukum membunuh semut dalam Islam. Ustaz Khalid Basalamah ungkap tak boleh sembarangan, jika dilanggar maka...
Rabu, 7 Juni 2023 - 04:30 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Kolase tvonenews

tvOnenews.com – Meski semut merupakan hewan kecil, ternyata ini hukum membunuh semut menurut Ustaz Khalid Basalamah, tak boleh sembarangan.

Setiap harinya kita selalu bersinggungan dengan semut di kamar tidur, ruang makan hingga halaman rumah. Hewan yang hidup berkoloni itu kerap kali dianggap menganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita kerap kali membunuh semut secara sengaja atau tidak, ternyata ada hukumnya tersendiri mematikan hewan ini menurut Ustaz Khalid Basalamah.

Ustaz Khalid Basalamah (sumber: Youtube Khalid Basalamah Official)

Dikutip dari kanal Youtube Khalid Basalamah Official, seorang jamaah bertanya apa hukumnya jika kita membunuh semut, akankah berdosa dan dibalas di akhirat.

“Tentu ada beberapa hadits yang menjelaskan ada beberapa jenis tumbuh-tumbuhan dan hewan yang boleh dibunuh. Ada yang tidak boleh seperti kasus hewan-hewan kalajengking, anjing yang semua tubuhnya berwarna hitam,” kata Ustaz Khalid Basalamah.

Hewan yang boleh dibunuh adalah yang kategorinya berbahaya seperti contohnya kalajengking.

“Kalajengking boleh dibunuh, hewan-hewan yang berbahaya yang mengganggu manusia termasuk di dalamnya adalah nyamuk,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Kita diperbolehkan membunuh semut jika hewan tersebut sudah dianggap mengganggu. Namun, jika tidak mengganggu maka tidak diperbolehkan membunuh.

“Semut di sini kalau sampai mengganggu manusia, yang mengganggu saja,” Tapi kalau tidak mengganggu gak boleh,” lanjutnya.

Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa kita bisa mendapatkan pahala jika memperlakukan semut sebagai sesama makhluk Allah.

“Dan kita harus tahu ada hadits Nabi SAW jadi kalau ada semut di rumah, disapu dikeluarin dengan niat ini juga makhluknya Allah. Ya sudah saya keluarin, itu dapat pahala. Dibandingkan kita membunuh tanpa alasan,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Ia bercerita bahwa Allah pernah murka dengan seorang nabi yang membakar sarang semut.

“Seorang nabi Allah mengatakan Allah murka padanya gara-gara dia pernah tidur di sebuah pohon kemudian digigit semut, lalu kemudian dia marah semut itu dibunuh lalu kemudian dia perintahkan pengikutnya untuk membakar sarang semut di bawah pohon,” tutur Ustaz Khalid Basalamah.

“Maka Allah mengutus Jibril kepadanya sambil berkata apakah karena semut satu kamu membakar yang lainnya? Artinya yang mengganggu saja, yang tidak mengganggu gak usah,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa hewan yang mengganggu saja yang diperbolehkan untuk dibunuh. Namun, ada hewan lain yang boleh dibunuh meskipun tidak mengganggu seperti ayam, kambing, dan sebagainya.

“Jadi ini memang jenis hewan yang boleh dibunuh dan memang dia berbahaya. Ada jenis hewan yang boleh dibunuh tanpa berbahaya seperti kita tahu hewan-hewan yang dimakan seperti ayam, yang disembelih kambing pada Idul Adha, unta,” pungkas Ustaz Khalid Basalamah.

Tak hanya semut, jika ada seekor sapi yang mengamuk dan berbahaya untuk manusia maka diizinkan untuk dibunuh.

“Di sini dipilah ya jika itu mengganggu Anda masih boleh, bahkan sapi yang ditembak karena mengamuk itu tak masalah karena berbahaya bagi manusia. Kalau enggak maka gak boleh,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, klik di sini.

(rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT