News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Gampang Caci Maki Waria, Transgender, Pelacur, Bisa Jadi Orangnya Tidak Mengerti, Sentuh Hatinya Pendapat Buya Yahya

Menurut Buya Yahya, jika ada pelanggaran syariat di masyarakat seperti waria, transgender, dan pelacur, hal ini disebabkan karena banyak yang tidak mengerti solusi permasalahan hidupnya.
Selasa, 6 Juni 2023 - 18:25 WIB
Jangan Gampang Caci Maki Waria, Transgender, Pelacur, Bisa Jadi Orangnya Tidak Mengerti, Sentuh Hatinya Pendapat Buya Yahya
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Dalam kehidupan masyarakat, status seseorang sebagai waria, transgender, atau bahkan seorang pelacur kerap menjadi sebuah hujatan dan hinaan tanpa ada solusi terbaik untuk mereka.

Bahkan seakan tidak ada ruang bagi mereka untuk dapat kembali ke jalan yang benar sesuai dengan tuntunan dan syariat agama, dalam hal ini adalah Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya juga mengingatkan bahwasanya ini adalah tugas para ustaz, pemuka agama, dan sebagainya untuk membantu orang-orang dengan status sosial seperti waria, transgender, dan bahkan pelacur.

Buya Yahya menjelaskan dalam salah satu kajiannya bahwa hal ini adalah masalah bersama, bukan hanya masalah orang tersebut.

Jangan Gampang Caci Maki Waria, Transgender, Pelacur, Bisa Jadi Orangnya Tidak Mengerti, Sentuh Hatinya Pendapat Buya Yahya. Source: istockphoto

Dilansir Senin (5/06/23) dari tayangan youtube channel Al-Bahjah TV, simak penjelasan Buya Yahya soal waria, transgender, dan bahkan pelacur berikut ini.

"Ya saya sedih ya dengar kasus begini. Jangan gampang caci maki deh, bisa jadi kasus seperti ini karena orangnya tidak mengerti," ujar Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya hal ini merupakan tugas ustaz atau pemuka agama untuk memberikan dakwah terkait ketimpangan hukum yang terjadi dalam masyarakat.

"Berarti ini dakwah kita harus luas. Makanya jangan ribut ustaz itu, dakwah itu harus kemana-mana. Ini ustaz kerjaannya ribut, berantem, segala macem. Ini ustaz macam apa, ini kerjaan masih banyak," tegas Buya Yahya mengingatkan.

Buya juga menegaskan bahwa, seharusnya umat muslim itu lebih bisa bertindak secara bijak, dengan tidak mencaci maki orang-orang yang bermasalah dalam hidupnya.

"Jangan gampang caci maki, kita sentuh hatinya. Sedih jadi mohonlah jangan gampang merendahkan orang, mencaci orang," ungkap Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, kalau ada pelanggaran syariat di masyarakat hal ini disebabkan oleh karena banyak dari mereka tidak mengerti solusi permasalahan hidupnya.

"Dia punya syahwat, mau nikah banyak aturan, sehingga dia berpikir zina saja," ujar Buya Yahya.

"Sehingga sudah lepas dari makna kasih sayang, kemesraan, kebahagiaan. Jika ada kejadian di masyarakat jangan dahulukan cacian. Mungkin yang salah kita," tutur Buya Yahya menegaskan.

"Saya tidak berani mencaci pria yang berdandan perempuan, apa ya namanya, waria, transgender, dan sebagainya itu. Karena saya belum pernah duduk dengan mereka," pungkas Buya Yahya.

"Saya belum pernah menasehati mereka. Saya ingin duduk manis dengan putri seorang pelacur, wanita-wanita yang kena HIV itu semuanya. Agar dia menjaga dirinya untuk tidak lebih tersebar," terang Buya Yahya.

Buya Yahya juga menyampaikan keinginannya agar bisa duduk dengan buah kejahatan, dan akan sangat bangga ketika ada orang yang dapat memfasilitasi hal tersebut.

"Tolonglah untuk para Asatidz (Ustaz) harus lebih berfikir dakwah kita lebih luas lagi, bukan hanya ceramah di mimbar, mendirikan pondok pesantren. Bukan itu!," tegas Buya Yahya mengingatkan.

Menurutnya, masih banyak orang-orang yang ingin mengaji namun para ustaz sibuk berantem dan tidak mengurusi ummatnya. 

Buya Yahya kembali mengingatkan bahwasanya agar memandang orang-orang bermasalah dengan kasih dan cinta agar bisa dikembalikan ke jalan yang benar. 

Waallu’alam Bishawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT