News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jembatan Besuk Kobokan Jadi Favorit Ngabuburit Warga Lumajang, Ini Daya Tariknya

Jembatan Besuk Kobokan atau yang dulu dikenal dengan nama Gladak Perak yang terletak di kilometer 58 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Lumajang, sejak dua hari terakhir ramai dipadati ribuan warga yang datang silih berganti, meskipun belum diresmikan.
Selasa, 11 April 2023 - 12:19 WIB
Warga padati jembatan Besuk Kobokan untuk ngabuburit
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenws.com – Jembatan Besuk Kobokan atau yang dulu dikenal dengan nama Gladak Perak yang terletak di kilometer 58 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Lumajang, sejak dua hari terakhir ramai dipadati ribuan warga yang datang silih berganti, meskipun belum diresmikan.

Pada tahap uji coba ini, lokasi jembatan ini menjadi tempat favorit warga sekitar untuk ngabuburit menanti waktu berbuka puasa. Seperti yang terlihat pada hari ke 19 bulan puasa, Senin (10/4) sore ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak aktivitas yang dilakukan warga di sekitar lokasi yang terdapat sebuah jembatan gantung, serta jembatan konstruksi baja utama yang merupakan penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang ini. Dari hanya duduk-duduk menikmati suasana sore di atas jembatan, berswafoto hingga memilih duduk dan menunggu makanan di sejumlah warung dadakan di lokasi.

Sebagian warga juga terlihat memantau anak-anaknya bermain di pinggir hilir sungai Besuk Kobokan, sambil melihat pemandangan alam sisa terjangan awan panas dan banjir lahar Gunung Semeru.

Nanis Su’udah, warga Desa Labruk Kidul Sumbersuko, sengaja datang untuk ngabuburit bersama keluarganya ke lokasi ini, karena merasa penasaran setelah informasi dibukanya jembatan ini ramai di media sosial.

“Tadi berangkat jam 4 sore dari rumah, sama suami dan anak-anak naik motor. Terus terang sejak dulu saya pengin main kesini. Sengaja datang untuk ngabuburit dan buka puasa disini. Saya bawa menu buka puasa sendiri.Di sini suasananya lumayan enak. Bisa foto-fotoan dan lihat bekas erupsi semeru,” kata Nanis, Senin (10/4).

Tidak semua warga menunggu waktu buka puasa dan berbuka di lokasi sambil membawa bekal maupun pesan di warung di sekitar jembatan. Nur Rohman, memilih pulang ke rumah untuk berbuka bersama keluarga setelah ngabuburit di Jembatan Besuk Kobo’an karena rumahnya tidak jauh dari lokasi ngabuburit.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasanya 20 menit jelang waktu buka, saya sudah pulang, karena rumah saya dekat dari sini," kata warga Desa Pasirian ini.

Baginya, ngabuburit di sekitar Jembatan Besuk Kobokan suasananya cukup nyaman dan menyenangkan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Dulu, dia mengaku cukup sering ke ngabuburit di jembatan ini.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT