GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hidup Tidak Pernah Tenang? Begini Cara yang Dijelaskan UAS

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan bahwa setiap manusia harus tahu bahwa kunci ketenangan hidup terletak di hati. Jika hati kacau maka hidup akan berantakan.
Senin, 27 Maret 2023 - 04:57 WIB
Ilustrasi Orang Stres
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Stres adalah perubahan reaksi tubuh ketika menghadapi ancaman, tekanan, atau situasi yang baru. Sementara depresi adalah perubahan suasana hati yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Kedua hal tersebut dapat membuat hati tidaklah nyaman. Bahkan saat ini, sering kali adanya pemberitaan seseorang yang tiba-tiba melakukan bunuh diri akibat depresi.

Dalam Program tvOne Indahnya Ramadhan, UAS dan Sahabat, Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa semakin besar kota, semakin hebat sebuah kota metropolitan, maka semakin sulit seseorang menemukan ketenangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan muncul rumah-rumah ketenangan palsu yang menawarkan ketenangan," kata UAS.

Lantas bagaimanakah cara menenangkan hati dalam ajaran islam?

UAS kemudian menjelaskan bahwa setiap manusia harus tahu bahwa kunci ketenangan hidup terletak di hati.

“Ketenangan letaknya bukan pada benda bukan pada materi tapi ketenangan itu letaknya di hati,” ujar UAS.

tvonenews

“Karena ketenangan yang hakiki yang sebenarnya itu ada ketika kita menghubungkan ruh kita, hati kita, kalbu kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala,” tambah UAS.

Kemudian UAS menjelaskan bahwa untuk menenangkan hati yang tidak tenang adalah dengan selalu berdzikir.

“Dengan banyak berdzikir mengingat Allah, maka hati akan menjadi tenang,’ kata UAS.

UAS kemudian mengatakan bahwa Nabi memberikan perumpaan antara orang hidup dan orang mati.

“Maka Nabi shallallahu alaihi wasallam mengatakan perumpamaan orang yang berdzikir mengingat Allah dan orang yang tidak mengingat Allah, seperti orang hidup dan orang mati,” kata UAS.


Ilustrasi Orang Berdzikir (envato element)

Maka orang yang hidup dikatakan UAS ketika seorang manusia berhasil menghubungkan ruh dan hatinya.

“Kapan kita hidup? ketika kita menghubungkan, mengikatkan, melekatkan hubungan kita dengan Allah,” kata UAS.

Hal ini karena kata UAS dalam tubuh setiap manusia hati sangatlah penting, jika hati tidak tenang maka manusia itu akan bermasalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketahuilah di dalam tubuh jasad ini ada satu gumpal, kalau dia baik kalau dia berzikir kalau dia tenang maka yang lain ikut menjadi tenang,” kata UAS. 

“Kalau dia rusak kalau dia error kalau dia tidak stabil maka yang lain ikut menjadi kacau, letaknya itu adalah hati,” kata UAS.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT