News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Roti Ganjel Rel, Jajanan Khas Perayaan Dugderan di Semarang Jelang Bulan Ramadhan

Setiap jelang masuknya bulan Ramadhan, di Kota Semarang, Jawa Tengah ada tradisi yang namanya Dugderan. Tradisi ini sudah berlangsung sejak jaman pemerintahan Bupati Ki Ageng Pandanaran, ratusan tahun lalu.
Kamis, 9 Maret 2023 - 12:10 WIB
Roti ganjel rel dengan bentuk kotak tebal bertabur biji wijen.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Setiap jelang masuknya bulan Ramadhan, di Kota Semarang, Jawa Tengah ada tradisi yang namanya Dugderan. Tradisi ini sudah berlangsung sejak jaman pemerintahan Bupati Ki Ageng Pandanaran, ratusan tahun lalu.

Dugderan digelar untuk mengumumkan hari pertama bulan Ramadhan kepada masyarakat dengan membunyikan bedug yang berbunyi dug, dan meriam yang berbunyi der. Maka jadilah istilah Dugderan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, di setiap acara Dugderan, masyarakat yang hadir akan disuguhi makanan khas yaitu roti ganjel rel. Mereka akan berebut roti tersebut untuk dimakan maupun dibawa pulang sebagai makanan sahur maupun berbuka.

Nama roti ganjel rel memang unik. Awal mulanya karena roti ini berbentuk kotak memanjang dan teksturnya keras. Warga Semarang pun menyamakannya dengan ganjel rel kereta api yang memang keras. Maka jadilah nama roti ganjel rel.

Menurut salah satu perajin yang membuat dan menjual roti ganjel rel, sebenarnya roti ini pertama dibuat oleh orang Belanda dengan bahan gandum dan tidak keras. Namanya pun bukan genjel rel. Dan saat itu menjadi makanan elit. 

Kemudian, karena warga juga ingin kenikmatinya, maka mereka meniru membuat roti tersebut. Nah, karena harga gandum mahal, maka warga membuatnya dengan tepung gaplek atau singkong kering yang jauh lebih murah dan saat itu menjadi bahan makanan sehari - hari.

"Kareka gaplek itu kan sifatnya memang keras, ya jadinya pasti atos ya, keras kayak kayu. Maka terus orang menamainya ganjel rel. Tapi roti itu tetap punya rasa rempah kayu manis seperti aslinya," kata salah satu membuat roti dari Keluarga Masjuki yang  turun temurun membuat roti ganjel rel di kawasan Kauman Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring perkembangan jaman, kini roti ganjel rel kembali dibuat dengan bahan tepung gandum atau terigu sehingga bisa mengembang dan tidak bantat lagi. Untuk bahan lainnya tetap sama, yaitu gula palem dan rempah rempah. Inilah yang membuat rasa roti ganjel rel sangat khas terutama aroma kayu manis yang kuat.

"Bahan yang sudah dicampur hingga kalis lalu dipanggang hingga matang. Pada permukaannya ditaburi biji wijen. Dalam satu loyang roti ganjel rel ini bisa menghasilkan enam belas potong. Bisa dihidangkan langsung dalam piring dan disajikan kepada tamu atau bisa juga dibungkus plastik untuk camilan berbuka puasa," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT