News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Dikatakan Anak dari Hubungan Gelap, Kasih Sayang Tiko Tetap Ada untuk Ibu Eny dan Pak Herman Moedji

Tiko menjadi sorotan publik, dirinya yang tengah merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di sebuah rumah mewah yang terbengkalai selama 12 tahun.
Minggu, 8 Januari 2023 - 22:33 WIB
Tiko, anak yang merawat Ibu Eny dalam Rumah Mewah tanpa Listrik dan Air selama 12 Tahun
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tiko menjadi sorotan publik, setelah video tentang dirinya yang tengah merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di sebuah rumah mewah yang terbengkalai selama 12 tahun. 

Satu hal yang menjadi sorotan saat Tiko merawatnya seorang diri di rumah yang sudah tidak teraliri air maupun listrik selama 12 tahun lamanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setelah video tersebut viral, ternyata timbul sebuah kesalah pahaman. Tiko sebelumnya mengatakan bahwa ibunya, Eny telah ditinggal oleh ayahnya yang bernama Herman Moedji Susanto.

Namun keluarga besar dari ayahnya tidak terima dan mengatakan bahwa sang ayah yang merupakan mantan suami Ibu Eny telah diusir dari rumah mewah tersebut.

kandung-herman-moedji-tidak-terima-ayahnya-dituding-meninggalkan-ibu-eny-ini-alasan-mantan-suami-ibu-eny-pergi">

Lalu anak kandung serta cucunya mengatakan bahwa Tiko bukanlah anak kandung dari Ibu Eny dan Pak Herman. Melainkan anak dari hubungan gelap teman dari Ayahnya. 

Meski begitu, dirinya tetap tidak peduli dengan perkataan dari keluarga besar pak Herman. Dirinya menanggapi dengan bijak apa yang dimaksud oleh keluarga pak Herman Moedji.

Seperti apa tanggapan dari Tiko mengenai perkataan keluarga dari Herman Moedji Susanto, simak informasinya sebagai berikut.

Tiko Bukanlah Anak Kandung Ibu Eny dan Herman

Setelah kisah haru Tiko yang merawat Ibu Eny viral di media sosial, kini muncul pengakuan mengejutkan dari anak mantan suami Ibu Eny Herman Moedji Susanto.

Nama Tiko akhir-akhir ini memang menjadi pembicaraan hangat karena mengasuh Ibu Eny yang mengalami gangguan jiwa setelah ditinggal Herman Moedji Susanto.

Tak berselang lama setelah viral, muncul sosok yang diketahui anak kandung dari Herman Moedji Susanto bernama Uri Muji Astuti.

Tiko, Ibu Eny, Herman Moedji Susanto. (Kolase tvOnenews)

Uri Muji Astuti mengatakan ayah kandung Tiko bukan Herman Moedji melainkan orang yang sudah lama meninggal pada 2015. 

Ia juga menyebut bahwa Tiko berbohong kalau ayahnya pergi meninggalkan Ibu Eny. Menurutnya Herman pernah diusir oleh Ibu Eny. Hal itu terungkap dalam kanal YouTube Pratiwi Noviyanthi.

“Saya kaget melihat pemberitaan di YouTube, di TV. Selama ini ayah saya seakan-akan kesannya seorang suami yang sangat dzolim terhadap istri dan anaknya yang meninggalkan bertahun-tahun sampai Ibu Eny depresi dan Tiko tidak terurus,” ujar Uri mengutip dari kanal YouTube Pratiwi Noviyanthi Sabtu (7/1/2023).

“Ternyata, kenyataannya bukan seperti itu. Bapak itu bukan meninggalkan, malah Bapak disuruh keluar dari rumah yang besar itu,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Uri juga mengatakan pernah bertemu dengan Tiko dan Ibu Eny pada 2006. Saat itu ia datang untuk melihat keadaan ayahnya.

Namun sayang, menurut Uri saat itu ayahnya seperti sedang sakit dan tak terurus. Bahkan ia mengaku dimarahi oleh ibu Eny saat menanyakan kabar ayahnya.

Uri juga mengungkap fakta mengejutkan tentang Tiko. Menurutnya Tiko bukanlah anak kandung Ibu Eny dan Herman Moedji.

Ia menyebut bahwa Tiko adalah anak hasil hubungan gelap sahabat ayahnya yang kemudian dititipkan ke Ibu Eni dan Herman untuk dirawat.

“Intinya si Tiko itu bukan anak kandung dari Pak Herman dan Ibu Eny, dia ini hanya anak yang diasuh dari kecil akibat kecelakaan dari keluarga temannya eyang. Karena dari bayi sudah dirawat, jadi seperti anak sendiri,” pungkas Uri. 

Ancaman dari Cucu Herman Moedji Susanto

Sebelumnya, telah viral sebuah rumah mewah yang terawat dan terbengkalai yang ternyata ditinggali oleh seorang anak muda berusia 23 tahun (Tiko) yang menjaga ibunya karena mengidap ODGJ.

Menurut pengakuan Tiko, sang ibu depresi setelah ditinggal oleh sang ayah saat Tiko masih kecil. Adapun kini dapat bantahan, Tiko dituduh mengarang cerita bohong, Cucu Herman Moedji beri ancaman keras.

Bikin heboh soal Tiko yang disebut-sebut umbar cerita bohong oleh cucu Herman Moedji Susanto alias Ayah Tiko. Cucu pertama yang diketahui bernama Ika tersebut merasa tak terima lantaran menganggap Tiko ngarang cerita soal eyangnya yang meninggalkan mereka di rumah terbengkalai.

“Seandainya mungkin beritanya memang bener ya mbak, kita tidak akan sejauh inilah mau ngotak-atik si Tiko. Kita juga nggak ada urusan sama si Tiko. Yang kita punya urusan ini dia sudah menceritakan hal yang tidak benar. Keluarga besar keberatan,” kata cucu pertama Herman Moedji Susanto di kanal YouTube Pratiwi Noviyanthi yang melansir dari VIVA, pada Minggu (7/1/2023).

Bahkan, cucu pertama yang disebut Ayah Tiko itu mengancam Tiko dan pihak TV jika masih wawancara dengan mengumbang cerita bohong.

“Dan kalaupun dia tetap meneruskan ini sampai nanti kalau misalnya dia ada lagi wawancara dengan TV atau YouTube atau apa, kita akan menuntut dia dan menuntut juga yang berani menayangkan hal itu. Kita tekankan buat dia,” ancaman Ika dengan nada marah.

Lebih lanjut, Menurutnya, ia adalah saksi hidup kehidupan eyangnya saat masih tinggal di rumah Ibu Eny. Dirinya pun berani bahwa perkataannya bukanlah mengarang.

“Karena memang pernah ketemu Bu Eny dan melihat sikon di rumah itu, si anak saya si Ika ini. Saya ajak berkunjung 2006,” timpal ibu Ika. 

“Kalau saya sih memang saksi hidup. Memang saya ada di kondisi itu. Saya berhadapan langsung sama si Bu Eny ini. Jadi saya bukan ngarang atau apa,” tegas Ika.

Dalam pengakuannya itu, Ika yang merupakan cucu pertama dari Herman Moedji Susanto mengatakan jika Ibu Eny adalah sosok yang galak. 

“Sampai saya ingat ya, waktu saya ke rumah eyang itu posisinya saya masih SMA kayaknya. Saya itu mau di bekelin jajan sama eyang saya karena udah mau balik kan ke rumah kami lagi, kita udah mau keluar nih dari rumah itu eyang saya ambilin duit buat saya, adik-adik saya jajan, itu uang ditarik sama Bu Eny tidak boleh ngasih ke cucu-cucunya,” terangnya.

Menurut Tiko, ayahnya Tiko pergi ke Madiun untuk mencari istri anaknya yang lain.

Belakangan beredar sebuah video berisikan informasi ayah Tiko diduga sudah ditemukan. Herman diduga sudah meninggal dunia sejak 18 juli 2015 silam. Dalam batu nisan hitam yang bertuliskan P.Muji Susanto.

Diberitakan sebelumnya, bikin geger soal pemberitaan seorang anak bernama Tiko yang relawan mengurung semua cita-citanya demi merawat sang ibu karena mengidap ODGJ.

Tiko Tidak Peduli dengan Kata Orang


Tiko, anak yang merawat ibunya dalam rumah mewah terbengkalai. (Ist)

Menanggapi keluarga besar yang mengatakan Tiko adalah anak angkat atau adopsi, Tiko menanggapi dengan bijak bahwa ia mengaku akan tetap menganggap Ibu Eny dan Pak Herman sebagai orang tuanya.

“Tiko tidak mau ambil pusing apa kata orang tentang hubungan Tiko ibu dan Pak Herman, entah saya dipungut lalu diadopsi atau katanya tidak ada hubungan darah sama sekali. Ya itu kan kata mereka,” ungkap Tiko yang dikutip dari akun @insta_julid pada Minggu, (8/1/2023).

“Yang pasti Tiko sudah dirawat mulai dari bayi sampai Tiko besar dan artinya Tiko anak mereka dan mereka adalah orang tua Tiko. Setau Tiko, Tiko kan tinggal dari kecil sampai besar bersama ibu dan ayah dan tidak ada ungkapan sama sekali dari mereka ‘Tiko kamu bukan anak ibu dan ayah,’ itu tidak pernah sama sekali, malah mereka merawat Tiko dengan kasih sayang,” lanjutnya. 

Meski Tiko bukanlah anak kandung dari Ibu Eny dan Pak Herman, namun ia tetap nyenyayangi dan menganggap keduanya sebagai orang tua sendiri. Sebab Ibu Eny dan Pak Herman telah menyayangi dan membesarkannya dengan mencukupi segala kebutuhannya seperti halnya orang tua sendiri.

“Atau kalaupun Tiko bukan anak kandung ibu Eny dan Pak Herman, tapi Tiko tetap sayang ko sama mereka dan menganggap mereka adalah orang tua Tiko. Bayangin dari bayi Tiko dirawat, dikasih makan, dibeliin baju, disekolahin dan masih banyak lagi. Apa ada alasan Tiko tidak menganggap mereka orang tua Tiko, logikanya deh,” jelas Tiko.

Kini Tiko mengatakan dirinya hanya fokus untuk merawat sang Ibu demi kesembuhan Ibu Eny juga menjaganya sebagai rasa tanggung jawabnya seperti ia telah dirawat sedari kecil.

“Jadi saya tidak fokus dengan kata-kata itu, karena itu bisa membuat Tiko menjadi putus asa ya kan. Sekarang Tiko fokus jaga ibu, ngerawat ibu sebagaimana dulu ibu ngerawat Tiko dari bayi sampe Tiko besar. Nah jadi sekarang giliran Tiko yang merawat dan bertanggung jawab pokoknya tiko tidak mau jauh dari ibu apalagi kehilangan ibu,” ujarnya. 

Selain itu, Tiko juga menghimbau kepada publik untuk tidak menyinggungnya mengenai hubungan darah Tiko dengan keluarganya, meski sudah mengetahui hal tersebut.

Saat ini yang Tiko butuhkan hanya dukungan serta doa untuk kesembuhan dan keselamatan Ibu Eny yang kini sedang ia rawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pesan saya kepada warga atau siapapun yang tahu tiko, tolong jangan singgung tentang hubungan darah, Tiko hanya ingin support dan doa dari warga teman-teman di mana supaya ibu Tiko cepat sembuh,” pungkasnya. 

Usai dituduh dan diancam oleh keluarga besar sang ayah, Herman Moedji Susanto, kini kedua belah pihak dikabarkan telah berdamai. Selain itu, cucu sulung dari ayahnya tersebut telah meminta maaf kepada Tiko yang langsung diklarifikasi olehnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT