ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Kucing Sphynx
Sumber :
  • Pexels.com

Dikenal Aktif dan Setia pada Majikannya, Berikut Sejarah, Karakter dan Cara Merawat Kucing Sphynx

Kucing berjenis Sphynx yang cukup populer dijadikan sebagai hewan peliharaan oleh banyak orang, mereka dikenal karena keunikan mereka yang tidak memiliki bulu.
Sabtu, 26 November 2022 - 20:37 WIB

Meskipun terlihat tidak memiliki bulu, namun penting untuk merawat Sphynx. Untuk kucing biasa, minyak tubuh diserap oleh bulunya, tetapi Sphynx, yang jelas kurang dalam atribut itu, tidak memiliki cara alami untuk menjaga keseimbangan minyak pada kulit. 

Hal ini dapat menyebabkan masalah kulit jika kucing tidak dirawat, dan noda minyak pada furnitur. Rutin mandikan seekor kucing Sphynx secara rutin, minimal seminggu sekali untuk menghilangkan penumpukan minyak tubuh sudah cukup untuk menjaga kesehatan kulit dan kebersihan perabot rumah tangga.

Pertimbangan penting untuk kulit, yang mungkin tampak jelas, adalah bahwa Sphynx harus dilindungi dari sinar matahari. Sedikit sinar matahari akan mengintensifkan warna alami kulit kucing, tetapi terlalu banyak akan membakar kucing, seperti halnya kulit manusia.

Secara genetik, ras kucing Sphynx kuat, dan tidak rentan terhadap sesuatu yang spesifik. Sphynx adalah jenis yang sehat, dengan sedikit masalah kesehatan.

Bagi seseorang yang mempertimbangkan Sphynx sebagai alternatif untuk kucing berbulu karena alergi terhadap bulu kucing, disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut oleh calon pemilik Sphynx. Tidak ada kucing yang sepenuhnya hipoalergenik, dan karena minyak tubuh yang umumnya menghasilkan reaksi alergi, minyak tubuh Sphynx mungkin lebih merupakan alergen bagi sebagian orang karena kelebihan minyak.

Baca Juga

Sejarah

Karakteristik yang tidak biasa dari kucing Sphynx yang tidak berbulu mungkin merupakan mutasi spontan alami pada ras tersebut. dalam buku berjudul The Book of the Cat yang diterbitkan pada tahun 1903 mengacu pada sepasang kucing tak berbulu bernama Mexican Hairless, yang diperoleh dari pasangan New Mexico dari suku Indian Pueblo setempat. 

Ras ini kemudian muncul kembali ketika sepasang kucing Siam melahirkan tiga anak kucing tidak berbulu pada tahun 1950 di Paris. Meskipun perkawinan selanjutnya antara pasangan yang sama menghasilkan hasil yang sama, kawin dengan kucing Siam lainnya tidak menghasilkan keturunan yang tidak berbulu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Suksesor Megawati Hangestri Diprediksi Sukses Besar di Liga Voli Korea Musim Depan, Atlet Indonesia Laku Keras di Kuota Asia Setelah Iran dan China Mundur

Suksesor Megawati Hangestri Diprediksi Sukses Besar di Liga Voli Korea Musim Depan, Atlet Indonesia Laku Keras di Kuota Asia Setelah Iran dan China Mundur

Bak membuka jalan untuk para atlet Indonesia, Megawati Hangestri membawa harum Merah Putih di Liga Voli Korea. 
Singgung Nasib Sial, Ternyata Ini Penyesalan Terbesar Maarten Paes saat Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain

Singgung Nasib Sial, Ternyata Ini Penyesalan Terbesar Maarten Paes saat Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain

Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes mengungkap penyesalan terbesarnya saat skuad Garuda mampu menang lawan Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Istana Mendadak Khawatir Penyebaran Informasi di Tengah Momen Hangat Lebaran 2025

Istana Mendadak Khawatir Penyebaran Informasi di Tengah Momen Hangat Lebaran 2025

Lebaran menjadi momen penuh kebahagiaan, ajang berkumpul dengan keluarga, serta bertukar cerita.
Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Salah satu korban longsor yang terjadi di wilayah kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, berhasil ditemukan dan dievakuasi. 
H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

Memasuki H+3 lebaran, jalur wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (3/4) padat merayap.
Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Menurut Thom Haye, pemain ini sangatlah baik untuk dicontoh para pemain muda lainnya. Siapkah dia?

Trending

Analis Lihat Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif

Analis Lihat Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif

Ramainya pusat-pusat hiburan selama libur Lebaran 2025, seperti Taman Margasatwa hingga pantai-pantai di berbagai daerah membuka peluang ekonomi domestik mengalami perkembangan yang progresif.
Viral di Media Sosial, Warga Dibuat Heboh Aksi Pria di Indramayu yang Mudik Lebaran Gunakan Paralayang

Viral di Media Sosial, Warga Dibuat Heboh Aksi Pria di Indramayu yang Mudik Lebaran Gunakan Paralayang

Viral di media sosial sebuah video berdurasi sekira 15 detik yang merekam detik-detik aksi atlet paralayang hingga membuat heboh warga Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Maarten Paes Jujur soal Gaya Kepelatihan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Australia Gegara Ini

Maarten Paes Jujur soal Gaya Kepelatihan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Australia Gegara Ini

Pemain Timnas Indonesia Maarten Paes akhirnya buka suara soal alasan skuad Garuda kalah telak lawan Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Masa Lalu Bandar Judi, Ustaz Dennis Lim Ingatkan Bahaya dan Ungkap Boroknya

Masa Lalu Bandar Judi, Ustaz Dennis Lim Ingatkan Bahaya dan Ungkap Boroknya

Dibalik sosok Ustaz Dennis Lim yang religius, ia memiliki kisah yang menarik untuk diketahui.
Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Thom Haye Kagum sama Pemain Muslim Timnas Indonesia ini, Sosok yang Gigih dan Contoh Terbaik

Menurut Thom Haye, pemain ini sangatlah baik untuk dicontoh para pemain muda lainnya. Siapkah dia?
H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

H+3 Lebaran, Jalur Wisata Telaga Sarangan, Magetan, Padat Merayap hingga 4 Km

Memasuki H+3 lebaran, jalur wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (3/4) padat merayap.
Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Satu Korban Longsor di Jalur Mojokerto-Batu Ditemukan

Salah satu korban longsor yang terjadi di wilayah kawasan hutan Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, berhasil ditemukan dan dievakuasi. 
Selengkapnya

Viral