GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Wakil Presiden Try Sutrisno Enggan Korupsi, Ternyata Sang Ayah Pernah Berikan Pesan Ini!

Eks Wakil Presiden Try Sutrisno membeberkan alasannya enggan korupsi selama memegang jabatan. Ternyata dirinya sempat mendapatkan nasihat dari sang ayah yang...
Jumat, 18 November 2022 - 20:48 WIB
Wakil Presiden Try Sutrisno
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Nama Try Sutrisno telah lama tenggelam pasca selesainya pemerintahan Presiden Soeharto.

Perlu diketahui Try Sutrisno merupakan Wakil Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat dari tahun 1993-1998.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan orang sembarangan, Try Sutrisno memiliki gelar Jenderal Bintang 4 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Diketahui Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935.

Try Susilo
Sosok Try Sutrisno saat ini (Istimewa)

Dalam wawancara pada channel Youtube Irma Hutabarat – HORANG INANG, Try Sutrisno sempat ditanyai pendapat terkait pejabat yang korupsi namun tetap menunjukkan wajah bahagia ketika tertangkap.

Menanggapi hal tersebut, Try Sutrisno menyebut bahwa ulah para oknum ini seperti tidak tahu malu. Dirinya bahkan juga bercerita jika diberi wasiat oleh ayahnya untuk menjaga nama baik.

“Saya dikasih Bapak saya wasiat satu, jaga namamu,”sebutnya.

Menurut penuturan Try Sutrisno jika nama itu baik, maka hidup akan selamat. Sebaliknya, jika nama seseorang rusak maka yang rusak bukan hanya reputasi orang tersebut, namun juga anak keturunan.

Dapat rumah secara nyicil

Namun yang jarang diketahui oleh netizen Try Sutrisno tidak hidup bergelimang harta meskipun dirinya adalah pejabat tinggi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Pada channel Youtube Irma Hutabarat – HORAS INANG, Try Sutrisno menceritakan hal-hal yang jarang diketahui masyarakat. Salah satu yang cukup mencengangkan, diketahui bahwa Try Sutrisno tidak mendapatkan rumah secara cuma-cuma.

Dalam tayangan tersebut Try Sutrisno bercerita bahwa dirinya bisa mendapatkan rumah dengan cara mencicil selama 15 tahun. Kepemilikan rumah ini bahkan baru bisa resmi dilunasi setelah pensiun dari jabatan Panglima ABRI.

Try Sutrisno bahkan bercerita bahwa dirinya tidak mengambil jatah rumah dinas wakil presiden.

“Saya itu nggak mikir gitu Pak. Tidak ada rumah dinas saya yang tidak saya serahkan. Padahal udah saya bangun udah bagus,” sebut Try Sutrisno dalam kanal Youtube Irma Hutabarat – HORAS INANG (03/11/2022).

Try Sutrisno menyebut bahwa saat dirinya telah menanggalkan jabatannya maka rumah tersebut juga kembali pada pemerintah.

“Saya pergi ya saya serahkan. Sekarang nggak ada yang berani pakai, dipakai mess,”terang Try Sutrisno.

Try Sutrisno bilang bahwa masih banyak tentera yang belum memiliki rumah. Menurutnya rumah masih terus dibutuhkan oleh mereka yang masih dinas.

“Ada rumah dinas ya saya serahkan. Tidak mau saya. Karena masih banyak tentara melarat, Pak. Rumah masih diperlukan oleh yang dinas,” sebut Try Sutrisno.

Dalam agenda wawancara bertajuk “Dapat Rumah Tanpa Korupsi – Inang Irma Sowan ke Jendral Try Sutrisno”, Try Sutrisno juga menyebut bahwa dirinya tidak takut dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi saya bisa tidur nyenyak, Pak. Nggak takut KPK. Sekarang kan didaftar semua, Pak. Darimana asalnya(re: harta),” kelekar Try Sutrisno.

Tidak takut tidak punya rumah

Try Sutrisno juga menyebutkan bahwa sejak dahulu ketika masih menjabat dirinya tidak takut jika tidak memiliki rumah.

“Saya nggak mikir, Mbak. Saya sama Ibu (re: istri Try Sutrisno) kalau nanti nggak punya rumah, saya pulang ke Bandung aja,” kenang Try Sutrisno.

Dirinya juga menyebut bahwa sempat ditanya sang istri jika pensiun mau berprofesi sebagai apa. Dengan penuh kelakar Try Sutrisno menyebut bahwa dirinya sempat berpikir akan menjadi sopir jika tidak memiliki pekerjaan selepas pensiun.

Profil Try Sutrisno

Diketahui Try Sutrisno telah memiliki catatan karir panjang sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-2.

Ia menjabat selama lima tahun menjadi wakil presiden yakni tahun 1993 hingga 1998. Dikutip dari laman resmi Pusat Penerangan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), Try Sutrisno lahir di Surabaya, 15 November 1935.

Ketika berusia 21 tahun, Try Sutrisno diterima menjadi taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). Try Sutrisno dalam perjalannya pernah ikut bertempur melawan Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Setelahnya, pada tahun 1962 Try Sutrisno pernah terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat. Di situlah ia mengenal Soeharto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Try Sutrisno juga sempat ditunjuk sebagai Kepala Komando Daerah Staf di KODAM XVI/Udayana. Setahun kemudian, Try Sutrisno sempat menjadi Panglima Daerah KODAM IV/Sriwijaya.

Kariernya yang moncer akhirnya membawa Try Sutrisno naik ke jabatan tingkat tertinggi TNI atau Jenderal. Dirinya kemudian dipromosikan menjadi Panglima ABRI (Pangab) menggantikan Jenderal TNI LB Moerdani. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Penampilan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan tajam. Meski mencatatkan clean sheet, performanya tetap menuai ...
Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, DPR Desak Buka-bukaan Data dan Kajiannya

Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, DPR Desak Buka-bukaan Data dan Kajiannya

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menyoroti polemik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan terkait impor beras 1.000 ton dari AS
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT