News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramayana Ballet Prambanan Sukses Memukau Penonton 5 Kota di India

Pertunjukan sendratari Ramayana Ballet Prambanan memulai kembali debut internasionalnya setelah masa pandemi Covid-19.
Jumat, 28 Oktober 2022 - 20:35 WIB
Penampilan sendratari Ramayana Ballet Prambanan di India (Dok PT TWC).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Pertunjukan sendratari Ramayana Ballet Prambanan memulai kembali debut internasionalnya setelah masa pandemi Covid-19. Pentas yang menjadi ikon atraksi budaya di kawasan Candi Prambanan ini melakukan road show ke 5 kota di India.

"Setelah vakum pertunjukan offline selama masa pandemi, kami sangat antusias untuk mengirim penari terbaik kami mementaskan Ramayana versi Indonesia secara langsung di Mumbai India," kata Direktur Pemasaran, Pelayanan dan Pengembangan Usaha PT TWC Hetty Herawati, Jumat (28/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertunjukan Ramayana Ballet di India berlangsung pada 10 hingga 22 Oktober 2022. Di sana, Ramayana Ballet Prambanan menggelar 6 kali pertunjukan di 5 kota, yakni Mumbai, Surat, Gandhinagar, New Delhi serta Ayodhya.

Menariknya, pertunjukan tersebut menjadi yang pertama kali dipentaskan dalam sebuah rangkaian diplomasi budaya dengan menyatukan sendratari, fashion dan pengalaman kuliner dalam satu pertunjukan.

Diplomasi budaya ini bertujuan untuk merayakan dan mempererat hubungan baik Indonesia–India, serta sebagai salah satu implementasi dari kerjasama promosi destinasi wisata sejarah “Twin Heritage Program” antar kedua negara.

Pertunjukan ini merupakan road show internasional pertama setelah pandemi yang digagas oleh KJRI Mumbai dan PT TWC. Apalagi setelah melihat antusiasme dan respon positif masyarakat India dalam pertunjukan virtual sendratari kolosal Ramayana yang digelar langsung dari Candi Prambanan pada masa pandemi, September 2020 silam.

"Ini merupakan lawatan internasional terpanjang dan melibatkan 19 seniman tari dan musik Ramayana Prambanan. Tidak hanya diminati masyarakat India, di Mumbai, pertunjukan Ramayana yang dikemas dalam resepsi diplomatik juga sukses memukau tamu negara lainnya," ujar Hetty.

Dijelaskan Hetty, paduan sendratari klasik dan fashion show yang pertama kali digelar ini juga memamerkan indahnya kreasi batik patola yang berasal dari India dan motif tradisional Indonesia rancangan Ghea Panggabean.

"Pertunjukan Ramayana ini menjadi istimewa karena pertama kalinya dikombinasikan dengan fashion show Ghea Panggabean dengan tema senada serta mengangkat motif batik patola, batik khas India," ungkapnya.

Lebih lanjut Hetty menyampaikan, dirinya juga menyempatkan hadir mengawal road show ini. Menurutnya, ini adalah momentum awal kebangkitan kembali pariwisata setelah pandemi.

“Sebuah kebanggaan bagi kami PT TWC, dapat mengharumkan nama Indonesia di negara lain, melalui seni budaya. Kami memiliki penari, koreografer dan musisi tradisional terbaik yang rencananya juga akan mempromosikan budaya Indonesia di berbagai negara lainnya," terang Hetty.

Kisah Ramayana merupakan bagian integral dalam budaya Indonesia dan India, sebuah legenda yang diceritakan dari generasi ke generasi di kedua negara. Ramayana adalah salah satu bukti keterkaitan budaya Indonesia dan India yang sudah berlangsung sejak dahulu.

Kisah tentang perjalanan Rama dalam menyelamatkan istrinya Sinta yang diculik oleh Rahwana ini mengilustrasikan kebaikan yang akhirnya menang dari kejahatan. Kisah Ramayana terpahat di relief Candi Prambanan, tepatnya di Candi Siwa dan Candi Brahma, dua dari banyak candi di kompleks Candi Prambanan.

Sendratari Ramayana Prambanan klasik dipentaskan di panggung terbuka Taman Candi Prambanan pertama kalinya tahun 1961. Sendratari ini dulunya hanya diselenggarakan di bawah cahaya bulan purnama, dengan latar belakang Candi Prambanan yang magis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perkembangannya, di bawah manajemen PT. Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC), sendratari Ramayana Klasik dikembangkan menjadi atraksi ikonik yang dipentaskan setiap minggu dan menarik banyak wisatawan mancanegara maupun domestik. (Apo).

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

Manchester United (MU) dilaporkan siap mengerahkan segala upaya demi mendatangkan seorang gelandang anyar dengan nilai transfer fantastis, yang disebut-sebut bisa menembus lebih dari Rp2 triliun.
Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Pemerintah mengklaim situasi keamanan dan mobilitas masyarakat selama Operasi Lilin hingga malam pergantian tahun berjalan aman dan terkendali.
MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

Pelatih Manchester United (MU) Ruben Amorim tetap menunjukkan keyakinan tinggi meski timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.

Trending

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror terhadap influencer Dj Donny berlangsung berlapis dan semakin berbahaya. Berawal dari kiriman bangkai ayam berisi ancaman, teror itu memuncak dengan pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari.
Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya
Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Pelatih Everton, David Moyes, memberikan pujian khusus kepada duet bek tengah Jake O’Brien dan James Tarkowski usai kemenangan meyakinkan 2-0 atas Nottingham Forest
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.
MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

Kalender balap MotoGP 2026 resmi dirilis. Dorna Sports selaku promotor mengumumkan akan ada 22 balapan yang digelar sepanjang musim depan.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT