Tayang 19 Oktober 2022, Film Black Adam Diprediksi Jadi yang Terbaik di DCEU, Apa yang Menarik dari Film Ini?
- Istimewa
Jakarta - Setelah sekian lama hanya mampu membaca komiknya saja, akhirnya film Black Adam secara resmi dirilis. Bagi pecinta karya besutan DC, kehadiran film Black Adam ini tentu sangat ditunggu-tunggu.
Pasalnya, film bergenre horor yang disutradarai oleh Jaume Collet-Serra tersebut bukanlah karakter yang baru diciptakan.
Tanggal 19 Oktober 2022 menjadi hari pertama Black Adam ditayangkan di layar bioskop Indonesia. Salah satu yang membuat film Black Adam menarik adalah hadirnya sederet teknologi canggih yang akan membuat penonton takjub.
Selain itu, sinematografinya juga berpotensi menjadi yang terbaik di DCEU. Selain dari segi teknologi, film Black Adam juga memiliki kelebihan, berikut di antaranya:
Diperankan oleh Dwayne Johnson
Salah satu keunggulan film Black Adam terletak pada pemilihan pemainnya. Film ini diperankan oleh Dwayne Johnson yang menjadi sosok Black Adam atau tokoh utama. Johnson dinilai sangat cocok untuk memerankan Black Adam karena memiliki latar belakang sebagai mantan pegulat.
Dirinya bahkan pernah meraih beragam penghargaan sejak tahun 1996. Sebelum memerankan Black Adam, Johnson telah berlaga pada berbagai film. Terbaru pada tahun 2021, dirinya menggarap dua film yakni Jungle Cruise dan Red Notice.
Sinopsis Black Adam
Black adam merupakan film terbaru dari DC Extended Universe. Film ini berkisah tentang seorang budak dari Kahndaq bernama Teth-Adam (Dwayne Johnson) yang mendapat kekuatan super dari para dewa Mesir.
Kekuatannya tersebut diberikan untuk membebaskan rakyat Kahndaq dari perbudakan yang merajalela. Namun Teth Adam justru tidak mampu mengendalikan diri saat membantu rakyat Kahndaq merdeka.
Ia akhirnya dipenjara oleh penyihir kuno bernama Shazam karena dianggap tidak layak memiliki kekuatan super. Perlu diketahui bahwa film ini menggunakan latar waktu lima ribu tahun lalu.
Karena itu, beberapa ribu tahun kemudian, saat Black Adam berhasil muncul kembali, dunia telah berubah secara signifikan. Dunia tersebut bertransformasi dengan sangat modern.
Selain itu, tempat Black Adam dulunya tinggal, kerajaan kuno Kahndaq, kini berubah menjadi tempat yang sangat buruk. Dengan kenangan masa lalu, Black Adam akhirnya memutuskan untuk mengembalikan tempat itu ke masa kejayaannya.
Load more