News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Baim Wong dan Paula Prank KDRT ke Polisi, Deolipa Yumara Buka Suara: Gak Bisa Dipidanakan, Ini Hal Biasa Cuma Bercanda

Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E alias Richard Eliezer turut angkat bicara soal prank KDRT yang dilakukan pasangan suami istri Baim Wong dan Paula Verhoeven, yang menghebohkan Indonesia.
Selasa, 4 Oktober 2022 - 16:40 WIB
Deolipa Yumara, Paula Verhoeven dan Baim Wong
Sumber :
  • kolase tim tvonenews.com

Jakarta –  Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E alias Richard Eliezer turut angkat bicara soal prank kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pasangan suami istri Baim Wong dan Paula Verhoeven, yang menghebohkan Indonesia.

Geger Baim Wong dan Paula Prank KDRT ke Polisi, Deolipa Yumara Buka Suara: Gak Bisa Dipidanakan, Ini Hal Biasa Cuma Bercanda

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Deolipa Yumara sudah tak asing didengar, mantan pengacara Bharada E tersangka kasus pembunuhan Brigadir J ini juga buka suara terkait kasus prank kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke polisi yang dilakukan Baim Wong dan Paula Verhoeven, yang membuat Indonesia heboh karena dinilai tidak memiliki empati dengan kasus yang menimpa Lesti Kejora.

Dilansir dari Intipseleb, tanggapan berbeda justru muncul dari Deolipa, menurutnya yang dilakukan Baim dan Paula adalah hal yang biasa dan hanya sebatas sebuah prank yang kerap kali dilakukan orang-orang.

Deolipa Yumara, Paula Verhoeven dan Baim Wong (sumber: kolase tim tvonenews)

"Sebenarnya bukan prank ini bercanda kali ya, bercanda sama prank itu beda. Kalo prank, kalo Baim judulnya bercanda, orang bercanda sih boleh-boleh aja temen-temen polisi ya jangan diambil hati kaya gitu sih biasa aja,"  pungkas Deolipa pada Selasa (4/10/2022) dilansir dari Intipseleb.

Deolipa Yumara juga mengatakan bahwa tindakan keduanya adalah hal yang biasa.

¨Dinasehatin aja jangan begitulah ga enak, biasa ajalah kita juga kan suka becanda. Jangan apa-apa dilaporin gak bagus itu, kasih peringatan aja teguran kan gampang," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Deolipa bahkan menegaskan bahwa kasus prank KDRT ke polisi yang dilakukan Baim Wong dan Paula Verhoeven tidak bisa dipidanakan karena dinilai sebagai sebuah becandaan.

"Gak bisa dong, apa yang mau dipidanain? Orang bercanda, nanti semua dipidanain gara-gara tersinggung-tersinggung, itu bercanda biarin aja," pungkas Deolipa Yumara. (intipseleb/rka)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT