News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Acara Somasi, Deddy Corbuzier Ajak Boris Bokir Bahas Najwa Shihab yang Sindir Gaya Hedon Polisi: Dia Gak Salah, Jangan Mau Ditakuti Polisi

Najwa Shihab baru-baru ini menjadi sorotan setelah membuat konten yang menyindir gaya hedon polisi. Nikita Mirzani ikutan menyentil Najwa karena menanggap sindiran tersebut kurang tepat. Di acara somasi Deddy Corbuzier, suami Sabrina Chairunnisa pun turut membahasnya bersama komika Boris Bokir.
Minggu, 25 September 2022 - 17:43 WIB
Deddy Corbuzier dan Boris Bokir
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube Deddy Corbuzier

Jakarta – Najwa Shihab baru-baru ini menjadi sorotan setelah membuat konten yang menyindir gaya hedon polisi. Nikita Mirzani ikutan menyentil Najwa karena menanggap sindiran tersebut kurang tepat. Di acara somasi Deddy Corbuzier, suami Sabrina Chairunnisa pun turut membahasnya bersama komika Boris Bokir.

Di Acara Somasi, Deddy Corbuzier Ajak Boris Bokir Bahas Najwa Shihab yang Sindir Gaya Hedon Polisi: Dia Gak Salah, Jangan Mau Ditakuti Polisi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara Somasi yang diunggah di kanal Youtube Deddy Corbuzier pada Minggu (25/9/2022) , Deddy Corbuzier dan komika Boris Bokir tampak menyentil terkait kisruh soal Najwa Shihab di publik setelah membuat konten yang berisi sindiran tentang gaya hidup hedon oknum polisi.

Boris Bokir dan Deddy Corbuzier (sumber: Youtube Deddy Corbuzier)

Namun, dengan berhati-hati, Boris Bokir pun ungkapkan hal ini.

"Katanya mau ngomongin tentang Najwa Shihab ya? Gimana tuh?," Ujar Deddy Corbuzier di kanal YouTube pribadinya, dilansir Minggu, (25/9/2022).

"Waduhhh.. ya kenapa, biasa Najwa Shihab memang orangnya vokal ya. Tapi jangan maulah ditakut-takutin sama Deddy Corbuzier, suruh Deddy urus anak buahnya dulu deh." kata Boris Bokir.

"Tapi menarik nih kasus Najwa Shihab karena Najwa mengatakan jangan mau ditakut-takuti oleh polisi. Menurut gue dia gak salah, kita sama tetangga aja gak mau ditakuti apalagi sama polisi. Mba Nana engga spesifik ngomongnya," timpal Deddy.

Tak sengaja, Deddy pun menyebutkan mungkin beberapa oknum polisi memang seperti itu, kisaran 2000-3000 anggota polisi.

"Itu oknum, gak semua polisi seperti itu. Paling 2ribu- 3ribu jumlah polisi itu berapa 400 ribu lebih itu berapa persennya. Banyak polisi di daerah yang makan susah, sakit, bantu warga banyak. Anda jangan suudzon gitu dengar nama polisi dong," kata Deddy.

Unggahan di kanal Youtube Deddy Corbuzier pun menuai berbagai komentar dari netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

¨Udah kaga percaya lagi sama polisi sekarang,¨ tulis netizen.

¨ Awas somasi kena somasi,¨ ujar netizen. (rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT