News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wah, Rilis EP Perdana, Satine Zaneta Lukiskan Makna Hidup dalam Setiap Liriknya, Bikin Penasaran?

Satine Zaneta, seorang musisi muda cantik kini resmi merilis EP perdananya berjudul ´Tentang Waktu´. Dia juga mengatakan bahwa EP debutnya itu banyak berkisah tentang makna hidup, intip yuk bocoran albumnya!
Kamis, 22 September 2022 - 13:16 WIB
Satine Zaneta
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta – Satine Zaneta, seorang musisi muda cantik kini resmi merilis EP perdananya berjudul ´Tentang Waktu´. Dia juga mengatakan bahwa EP debutnya itu banyak berkisah tentang makna hidup, intip yuk bocoran albumnya!

Wah, Rilis EP Perdana, Satine Zaneta Lukiskan Makna Hidup dalam Setiap Liriknya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musisi muda Satine Zaneta secara resmi merilis EP (Extended Play) perdananya yang bertajuk "Tentang Waktu" menggambar makna kehidupan seseorang yang tak pernah lepas dari garis waktu.

Most of the songs berhubungan dengan waktu, karena aku sadar hampir seluruh kejadian dalam hidup kita ditentukan oleh waktu. Sepertinya Tentang Waktu adalah judul yang tepat untuk keseluruhan debut mini albumku ini” ujar Satine menggambarkan EP debutnya itu dalam keterangan tertulis, Kamis.

Ada lima lagu yang disajikan Satine untuk "Tentang Waktu" yaitu "Pada Waktunya", "Tamu", "Salah Waktu", "Laut", dan "Langit".



Seluruh lirik lagu yang ada ditulis langsung oleh Satine terinspirasi dari pengalaman serta peristiwa yang terjadi di lingkungannya dan memberikan warna baru yang berbeda dari dua karya single sebelumnya.

Dibuka dengan trek pertama, “Pada Waktunya” yang telah rilis tanggal 1 Desember 2021, memiliki makna sebagai pengingat untuk menghargai dan menerima diri sendiri, tidak terburu-buru dalam proses apapun karena menciptakan sesuatu yang indah juga membutuhkan waktu.

Seperti menulis untuk diri sendiri, Satine juga menuangkan perasaan hatinya dengan harapan lagu-lagu tersebut menemani pendengar yang memiliki keresahan yang sama.

Trek selanjutnya yaitu "Tamu" menjadi focus track dalam album mini ini, dibuka dengan petikan gitar yang manis bercerita tentang seseorang yang datang sementara namun berhasil hadir mengobati luka yang telah mengendap dalam diri.

Sayangnya mereka harus dipisahkan oleh waktu yang tidak mengizinkan mereka untuk bersatu.

Nantinya, video musik “Tamu” juga akan hadir dalam format film pendek yang siap diluncurkan di kanal YouTube “Dikala Hujan”.

Memasuki trek ketiga yang berjudul “Salah Waktu”, Satine menyuguhkan cerita tentang pertemuan dengan orang yang tepat di waktu yang tak tepat.

Melalui lagu ini, Satine ingin mengajak pendengarnya untuk dapat merasakan perasaan tergugah saat akhirnya kita bertemu dengan orang yang bisa membuat kita tersenyum bahagia, namun ternyata hati kita belum sembuh dari luka lama.

Trek ke-4 yaitu “Laut” menjadi bonus track yang berdurasi hampir dua menit di EP ini.

"Laut" disiapkan untuk membawa pendengarnya ke sebuah ruang hampa, tenggelam dalam kesedihan dan sadar bahwa manusia tidak pernah punya waktu yang cukup untuk orang yang kita cintai.

Terakhir Satine menutup EP-nya dengan lagu berjudul “Langit” yang menggambarkan perasaan jatuh cinta.

Melalui lagu ini, Satine ingin menceritakan perasaan yang belum bisa tersampaikan dan harapan untuk memiliki seseorang.

Seluruh lagu yang disiapkan di "Tentang Waktu" diibaratkan Satine seperti ketika seseorang harus terjebak hujan.

Kerap kali seseorang banyak merenung dan berpikir mengenai hiruk pikuk kehidupan, namun di sisi lain ada orang yang merasakan kedamaian karena bisa beristirahat sejenak, hujan juga kerap membawa orang-orang saling terhubung dan saling mengisi kehidupan satu sama lain.

Lewat karyanya itu, Satine ingin menunjukkan lebih banyak eksplorasi di bidang musik dan bisa menyuguhkannya dengan baik kepada para pecinta musik di Tanah Air.

"Tentang Waktu" yang menjadi EP debut dari Satine Zaneta kini bisa dinikmati di berbagai digital streaming platform di Indonesia. (ant/rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT