News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekelompok Preman Palak Pengendara Mobil di Bekasi, Langsung Ciut saat Tahu Korbannya Seorang Anggota TNI

Sekelompok preman melakukan aksi pemalakan kepada para pengguna jalan yang melintas,ketakutan saat mereka menghentikan kendaraan miliik seorang anggota TNI.
Minggu, 18 September 2022 - 15:05 WIB
Preman Palak Anggota TNI
Sumber :
  • instagram/@banjarnahor

Jakarta - Baru-baru ini viral di media sosial instagram sebuah video yang mempertlihatkan momen sekelompok preman yang melakukan aksi pemalakan kepada para pengguna jalan yang melintas, ketakutan saat mereka menghentikan kendaraan miliik seorang anggota TNI.

Video viral tersebut dibagikan oleh akun instagram bernama @banjarnahor pada Sabtu (17/9/2022) menunjukan rekaman dari momen sekelompok preman yang ketakutan ketika tahu pengemudi mobil yang mereka mintai uang ternyata seorang tentara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada video tersebut menunjukan sejumlah pria yang diduga preman sedang berkumpul di pinggir jalan memintai uang kepada para pengendara mobil yang ingin melintasi jalan tersebut.

Disebutkan jika sekelompok preman tersebutpun menghentikan salah satu mobil milik anggota TNI yang kebetulan melintasi jalan tersbut, aksi merekapun berhasil direkam oleh istri dari anggota TNI itu.

"Jadi mobil saya diberhentiin tiba-tiba sama preman kampung sini," tulis perekam video.

Awalnya sekelompok preman tersebut tidak menyadari jika mobil yang mereka palak merupakan milik seorang anggota TNI dan tetap melakukan aksi pemalakan kepada pengemudi mobil tersebut.

"Pas suami buka jendela mereka masih ga engeh suami anggota TNI tetap dipalak sama mereka," ungkap perekam video.

Sampai akhirnya anggota TNI itu pun keluar dari mobil dan menghampiri preman tersebut sambil menegur mereka untuk tidak melakukan pemalakan kepada para pengendara yang melintasi jalan tersebut.

"Suami sama temennya turun dari mobil karena ga terima udah tau pake baju dines masih aja dipalak," sambungnya.

Mengetahui pengemudi mobil yang mereka palak merupakan seorang anggota TNI para preman tersebut pun langsung meminta maaf atas apa yang mereka lakukan bahkan salah satu pria terlihat sampai mencium tangan anggota TNI itu.

"Pas tau suamu sama temen anggota (TNI) mereka minta-minta maaf sampe cium tangan gitu," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Tni itupun menegur para preman tersebut dan menyuruh mereka untuk membubarkan diri. Berdasarkan keterangan pada video yang diunggah dikatakan jika peristiwa tersebut terjadi di Buni Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joshua Banjarnahor (@banjarnahor)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT