News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dianggap Tabu, Anya Geraldine Justru Tanya Soal Masturbasi ke Dokter Boyke, 'Tiap Hari Bolah Gak Sih?'

Artis cantik Anya Geraldine yang tak sungkan menanyakan langsung ke ahlinya dokter Boyke. "Kalo tiap hari boleh gak sih?," tanya Anya ke dokter Boyke.
Sabtu, 10 September 2022 - 17:50 WIB
Anya Geraldine
Sumber :
  • Instagram

Jakarta - Selama ini masturbasi dianggap tabu oleh sebagian masyarakat Indonesia. Padahal kesehatan seksual termasuk masturbasi perlu diketahui penjelasannya melalui ahlinya agar tidak merugikan diri sendiri.

Seperti artis cantik Anya Geraldine yang tak sungkan menanyakan langsung ke ahlinya dokter Boyke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan berusia 26 tahun itu saat bertemu dengan dokter Boyke itu tampak antusias dengan kesehatan seksual.

Anya Penasaran dengan Durasi Bercinta yang yang Pas

Salah satu yang ditanyakan oleh kekasih dari Nadif Zahiruddin adalah intensitas waktu pasangan suami istri dalam melakukan mastrubasi atau berhubungan badan.

"Tergantung umur, kalo kamu baru nikah tiap hari juga boleh. Baru nikah, tapi kalo buat yang sudah seminggu maksimal paling engga dua kali masturbasi," ungkap dokter Boyke.

"Mengikuti aturan bahwa sperma itu di produksi per-tiga hari sekali, atau empat hari sekali sampe mateng dan keluar. Dan itu sangat mengeluarkan energi, orang yang melakukan terlalu banyak masturbasi otak tengahnya terganggu," pungkasnya.

Anya Penasaran Apa Boleh Masturbasi Setiap Hari?

Ia terlihat belajar banyak hal soal seks dari dokter Boyke dan bertanya soal mastrubasi. Sebagai informasi, mastrubasi atau onani merupakan sebuah tindakan untuk memberikan rangsangan seksual terhadap pasangan.

Dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTube WAW Entertainment, Anya dan dokter Boyke terlihat serius membahas soal mastrubasi.

"Kalo masturbasi sendiri nih yang aman itu berapa kali dalam seminggu? Kalo tiap hari boleh gak sih?," tanya Anya Geraldine seperti dikutip dari IntipSeleb.

"Ya gak boleh lah Anya, kalo tiap hari nanti kamu akan dengkulnya wajahnya kuyu, jalan juga begitu karena kan itu protein semua keluar," jawab dokter Boyke.

Merasa penasaran, Anya Geraldine kemudian membandingkan jawaban dokter Boyke tersebut dengan perbedaan pasangan suami istri yang bisa berhubungan intim setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lah apa bedanya sama kalo sama suami istri yang hubungan setiap hari?" tanyanya.

"Jelas beda, kalo hubungan suami istri kan ada pertemuan. Kalo masturbasi kan menggunakan tangan dan fantasi liar yang dipake. Jadi gak bisa konsentrasi dengan baik. Kalo kita terlalu sering masturbasi, nanti kecanduan nanti ketika hubungan seks sama pasangan jadi gak bisa terlalu membayangkan film dan melakukan masturbasi," timpal dokter Boyke.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT