GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Ustaz Yusuf Mansur Ramai Digeruduk Massa Lagi, Korban Investasi Batu Bara Merasa Geram Nuntut Hingga Mubahalah Begini

Bikin heboh rumah Ustaz Yusuf Mansur ramai digeruduk massa Lagi, korban investasi batu bara merasa geram nuntut hingga mubahalah begini, jadi sorotan, (25/8)
Kamis, 25 Agustus 2022 - 18:01 WIB
Ustaz Yusuf Mansur
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Sosok Ustaz Yusuf Mansur yang dikenal sebagai dai kondang dengan beberapa bisnisnya yang beberapa waktu lalu jadi sorotan atau bermasalah. Kini rumah Ustaz Yusuf Mansur ramai digeruduk massa lagi, Korban Investasi Batu Bara merasa geram nuntut hingga Mubahalah.

Para korban dari investasi batu bara milik Ustaz Yusuf Mansur, menggeruduk kediaman ustaz tersebut yang berada di Jalan Ketapang Poncol, Cipondoh, Kota Tangerang, pada rabu, 24 Agustus 2022. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bikin Heboh, Rumah Ustaz Yusuf Mansur Ramai Digeruduk Massa Lagi, Korban Investasi Batu Bara Merasa Geram Nuntut Hingga Mubahalah.

Mereka datang dari Bogor, Jawa Barat, yang mana, sekaligus pengurus dan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata, Bogor.

Aksi mereka di kediaman Ustaz Yusuf Mansur untuk mempertanyakan kejelasan program investasi yang diikuti 250 pengurus dan jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata.

Para massa atau korban investasi ini ada yang mengenakan kaos yang menarik perhatian, dengan bertuliskan,"Ustad Yusuf Mansur DKK kembalikan uang kami (investor batu bara Masjid Darussalam Cibubur)".

"Karena tidak ada kejelasan, kami dengan berat hati bermubahalah sepihak, namun hasilnya kami serahkan kepada Allah," kata Koordinator Mubahalah, Zaini Mustofa. 

Hal ini lantaran, para investor itu mengalami kerugian secara keseluruhan sebanyak Rp50 miliar dan berasal dari berbagai kalangan mulai dari asisten rumah tangga (ART), marbot masjid, dan konglomerat. 

"Kami sudah hampir 12 tahun tergabung dalam investasi, namun terkendala pengembalian dana yang macet. Maka dari itu kami ke sini untuk meminta kejelasan," ujarnya.

Dalam investasi itu, para investor mengeluarkan dana investasi dengan nominal yang berbeda-beda dengan nilai terbesar mencapai Rp5,6 miliar. 

"Kami mau berinvestasi di program Yusuf Mansur karena dijanjikan keuntungan dana tergantung besarnya investasi," lanjut dia.

     Saat massa  atau korban investasi batu bara membacakan tuntutan. (via VIVA)

Dalam aksi itu mereka menyampaikan tuntutan berupa kejelasan investasi, kemudian membacakan sumpah bahwa mereka benar-benar merupakan korban investasi bisnis batu bara milik Yusuf Mansur.

"Jika yang disampaikan merupakan kebohongan, mereka bersiap untuk dilaknat oleh Allah SWT. Begitu pula sebaliknya, jika Yusuf Mansur yang berbohong dan tidak mengakui terlibat dalam bisnis investasi tersebut, maka mereka menyumpahkan agar Yusuf Mansur yang akan dilaknat Allah SWT," ungkapnya.

Dalam aksi itu, para korban hanya menyampaikan aspirasinya yang kemudian membubarkan diri dengan bershalawat dan mengucap takbir.

Pada kesempatan yang sama, Ari Sunaryo selaku Kuasa Hukum Yusuf Mansur mewakili kliennya bertemu dengan rombongan massa atau korban investasi batu bara, mengaku bahwa investasi batu bara ini dalam proses persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Proses investasi batu bara ini, masih proses persidangan di Pengadilan jakarta Selatan, yang mana masih tahap mediasi. saya menekankan dalam persidangan pada saat itu principal penggugat " ucapnya di Kanal Youtube Cumi-cumi.

"Belum ada keputusan positif dari pengadilan negara kita, secara inkrah mengatakan bahwa 'Yusuf Mansur yang bertanggung jawab atas kerugian maupun tuduhan-tuduhan tersebut,"tambahnya. (viva/ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT