News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren! ITN Malang Luncurkan Mobil Listrik Berbodi Klasik

Eko Yohanes dari Tim Mobil Listrik ITN menuturkan, mobil listrik ini awalnya adalah mobil konvensional yang mesinnya diganti dengan motor listrik.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 11 Agustus 2022 - 12:28 WIB
Mobil Listrik ITN Malang, Bedjo-EV
Sumber :
  • Edy Cahyono

Malang, Jawa Timur - Kampanye kendaraan listrik yang dinilai lebih ramah lingkungan membuat Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengembangkan sebuah mobil listrik. Mobil listrik yang diberi nama Bedjo-EV Innovative Electric Vehicle ini diluncurkan secara resmi di kampus 1 ITN Malang, Rabu (10/8/2022).

Eko Yohanes dari Tim Mobil Listrik ITN menuturkan, mobil listrik ini awalnya adalah mobil konvensional yang mesinnya diganti dengan motor listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah itu baru kita ketahui kapasitasnya, sehingga kita siapkan untuk baterainya," ujarnya, Kamis (11/8/2022) kepada tvonenews.com.

Motor yang digunakan mengusung power sebesar 30 kW, berkecepatan 5.500-7.500 RPM, dan torsi 75 Nm. Dalam prosesnya, dosen Teknik Mesin S-1 ini mengaku motor listriknya sempat panas, sehingga harus ditambahkan proses pendinginan (liquid cooling) agar suhunya stabil.

"Liquid Cooling pada motor listrik ini sudah kami proses untuk dipatenkan, tinggal menunggu sertifikatnya," terang pria berambut panjang ini.

Eko menambahkan, pihaknya masih berupaya mengembangkan mobil listrik ini, antara lain dengan menambahkan power steering, penyempurnaan sistem rem, hingga penggantian transmisi manual ke otomatis.

Kendaraan ini diklaim dapat menempuh jarak 130 km dalam sekali pengisian bateri (charging) selama 5-6 jam, dengan kecepatan maksimal 100 km/jam.

"Tapi kalau hanya putar-putar kota, cukup tiga jam pengisian saja," imbuhnya.

Oleh karena Eko mengaku pihaknya juga mengembangkan teknologi fast charging. 

"Tapi daya listrik yang dibutuhkan cukup besar dan harus 3 fasa, yaitu bertegangan 380 volt yang biasanya digunakan untuk industri atau pabrik," tukasnya.

Dia mengatakan, proses pembuatan mobil ini memakan waktu sekitar 3 bulan, karena mengambil bodi dari mobil kuno yang perlakuannya berbeda dengan mobil baru.

"Sengaja memakai jenis mobil Volkswagen Safari karena kesannya klasik," terangnya. 

Rektor ITN Malang Abraham Lomi, mengapresiasi pengembangan mobil listrik Bedjo-EV ini.

"Harapannya ada inovasi teknologi, sehingga charging time bisa diperpendek namun dengan jangkauan yang lebih jauh," tegasnya.

Sementara itu Ketua Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN) Kartiko Ardi Widod menuturkan, sebenarnya sudah ada mobil-mobil listrik hasil kreasi mahasiswa ITN yang diikutkan dalam sejumlah kontes mobil hemat energi.

"Kami sengaja membuat Bedjo-EV ini agar tamu-tamu yang berkunjung, khususnya di Kampus II ITN, dapat berkeliling sambil meninjau fasilitas yang ada dengan mobil listrik berpenampilan klasik, yakni VW Safari," ungkapnya.

Kartiko berharap ke depan mobil listrik ini dapat disempurnakan dengan sinergi masing-masing program studi di ITN, baik itu dari sisi elektrikal, mekanis maupun aeorodinamisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Paling tidak nanti bodi akan kita buat sendiri, sehingga nanti tercipta mobil listrik dengan bentuk dan konsep baru," tandasnya. 

Mobil ini mengusung penggerak Permanent Magnet Synchronous Motor. Baterainya menggunakan lithium LiFePo4 32S, 105V, 192 Ah (20kWh) yang dibenamkan di bawah lantai mobil. Charger memakai portable charger 3,3 kW dengan socket type 2EV Charger. Sementara Controller-nya menggunakan PSMS Controller dengan Field Oriented Sinewave. (eco/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT