News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Mengubah Koleksi Tas Branded Jadi Investasi Masa Depan

Investasi bisa beraneka rupa bentuknya, mulai dari tabungan, emas, saham, tanah hingga barang bermerek seperti tas mewah.
Kamis, 28 Juli 2022 - 09:35 WIB
Logo Louis Vuitton
Sumber :
  • ANTARA (REUTERS/BENOIT TESSIER)

Jakarta - Investasi bisa beraneka rupa bentuknya, mulai dari tabungan, emas, saham, tanah hingga barang bermerek (Branded) seperti tas mewah. Perencana keuangan Rista Zwestika mengatakan kian banyak orang yang berminat membeli barang bermerek "preloved" alias yang sudah pernah dipakai.

"Pasar barang mewah preloved memiliki nilai 40 miliar AS secara global," kata Rista dalam bincang-bincang di Jakarta, Rabu (27/7), petang.

Pasar barang mewah "preloved" diperkirakan akan terus naik dalam lima tahun ke depan dengan kenaikan rata-rata 15-20 persen per tahun. Salah satu faktor yang menarik konsumen barang "preloved" adalah aspek berkelanjutan karena membeli barang "preloved" artinya memperpanjang usia sebuah barang.

Kendati demikian, tak semua barang mewah seperti tas bisa dijadikan investasi di masa depan. Sebuah barang bisa jadi investasi bila memang harganya naik terus seiring beTAS,rjalannya waktu. Maka, seseorang harus jeli dalam memilih koleksi yang tak lekang dimakan waktu dan bakal terus disukai meski sudah bertahun-tahun berlalu.

Tren yang berlaku di Indonesia belum tentu sama dengan negara lain. Jadi, saat ada tas mewah yang laku di negara lain, bisa saja tas dengan model yang sama ternyata tak banyak peminat. Maka, pengetahuan mengenai fesyen juga harus terus diasah agar koleksi barang mewah yang dimiliki bisa menjadi investasi.

Apa merek-merek tas yang patut dipertimbangkan bila Anda ingin menjadikannya investasi? Ia menuturkan, beberapa tas yang digemari di Indonesia adalah Classic Flap bag dari Chanel, Birkin bag dari Hermes, Neverfull bag dari Louis Vuitton dan Lady Dior bag.

Agar kelak bisa dijual lagi, tentu tas harus dijaga baik-baik agar kondisinya tetap prima sehingga harganya tidak anjlok. Jika memang perlu, bawalah koleksi ke tempat khusus untuk membersihkan tas agar kondisinya tetap bagus.

"Sebagai pemakai harus pintar jaga kondisi, saat menyimpan juga kalau salah perlakuannya nanti bisa rusak," kata Chief Irresistible Bazaar, Marisa Tumbuan.

Pendiri platform marketing produk barang bermerek "preloved" ini menuturkan, konsumen di Indonesia pada umumnya lebih mengikuti tren dengan pilihan warna netral karena mudah dipadupadan dengan berbagai busana. Ada jenis tas dengan warna mencolok yang sebetulnya laku di negara lain, tapi harganya justru jatuh di Indonesia karena kurang peminat.

"Hermes oranye di luar negeri laku, di Indonesia jatuh harganya karena dianggap sulit untuk padu padan padahal semua tergantung kepercayaan diri si pemakai," katanya.

Laku atau tidaknya sebuah tas mewah juga dipengaruhi siapa yang memakai. Bila ada pesohor yang terlihat mengenakan tas tertentu, ada kemungkinan model tersebut kian diminati karena orang-orang ingin mengikuti gayanya. (ant/ari)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT