News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayu Thalia Gak Terima Disebut Ia dan Nicholas Hanya Teman: Terus Ngapain Aku Mau Ke Hotel?

Persidangan kasus pencemaran nama baik antara Nicholas Sean dan Ayu Thalia kembali dilanjutkan. Dalam sidang tersebut, menghadirkan saksi bernama Jimmy Santoso
Kamis, 23 Juni 2022 - 08:47 WIB
Ayu Thalia
Sumber :
  • instagram/Ayu Thalia

Jakarta - Persidangan kasus pencemaran nama baik antara Nicholas Sean dan Ayu Thalia kembali dilanjutkan di pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Dalam sidang tersebut, Nicholas Sean membawa saksi bernama Jimmy Santoso yang merupakan temannya ketika berada di hotel bersama Ayu Thalia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesaksian tersebut membantah pengakuan dalam persidangan sebelumnya bahwa Nicholas mengajak Ayu check in dan ‘tidur’ di hotel. Nicholas juga sebelumnya mengatakan jika mereka tidak berdua di kamar hotel tersebut, melainkan juga bersama Jimmy Santoso. 

Jimmy membenarkan jika Nicholas Sean dan Ayu Thalia ke hotel bersama, namun ia turut ikut serta. Mereka bertiga kesana untuk nongkrong karen tempat makan sudah tutup akibat dari pembatasan jam PPKM.

Jimmy Santoso juga menjelaskan bahwa ia menemani mereka agar Nicholas dan Ayu Thalia tidak berduaan. Dan  tidak ada hubungan spesial antara Ayu Thalia dengan Nicholas Sean.

"Hubungan hanya sebatas teman. Saya nggak tahu berapa kali mereka ketemu. Yang saya tahu Nicholas dengan Ayu, itu dua kali. Saya sebagai teman melihat mereka berinteraksi menurut saya masih batas kewajaran sebagai teman," ujar Jimmy dalam persidangan tersebut, seperti yang dikutip dari laman VIVA pada Kamis (23/6).

Namun, Ayu Thalia punya penjelasan yang berbeda. Ia mengaku mau diajak ke hotel oleh Nicholas Sean karena punya hubungan pacaran. 

"Ya kan faktanya memang seperti itu dan dia mengakui di persidangan benar mengajak saya ke hotel," ujar Ayu. 

Melalui Pitra Ramdoni, kuasa hukum Ayu, mengatakan Ayu Thalia sampai mau dibawa ke hotel karena memang keduanya memiliki hubungan.

"Kenapa beliau mau karena kan sudah ada hubungan. Kalau nggak ada hubungan nggak mungkin Ayu Thalia dijemput pada tanggal 12 Agustus di Pacific Place, saya tanya kepada saksi korban (Nicholas Sean) apakah tanggal 12 Agustus itu saudara pernah menjemput Ayu Thalia ke Pacific Place? Diakui benar," pungkas Pitra. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pitra menambahkan bahwa terkait masalah ‘tidur’ bareng antara Ayu dan Sean dilakukan saat keduanya masih berpacaran. 

"Kalau tidak ada hubungan ngapain jemput beliau? Habis dari Pacific Place langsung ke hotel dan yang bersangkutan mengakuinya." ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT