News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Indahnya Motif dan Tekstur yang Khas, Tenun Ikat Asli Kota Kediri

Setiap daerah Kain Tenun memiliki motif, warna, dan tekstur yang berbeda. Salah satu daerah di Indonesia sebagai penghasil tenun adalah Kota Kediri, Jawa Timur.
Rabu, 1 Juni 2022 - 21:50 WIB
Tenun Kediri, tenun yang memiliki motif dan tekstur yang khas
Sumber :
  • Tim tvOne - Karina M Ramadhani

Kediri, Jawa Timur - Sering kita menjumpai kain tenun, setiap daerah memiliki motif, warna, dan tekstur yang berbeda. Salah satu daerah di Indonesia sebagai penghasil tenun adalah Kota Kediri, Jawa Timur.

Kota Kediri yang berjarak sekitar 130 km dari Surabaya menjadi kota terbesar ketiga di wilayah Jawa Timur. Kota Pahlawan ini selain memiliki tempat wisata yang indah, Kediri juga menjadi daerah pengrajin kain tenun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerajinan tenun ikat yang berasal dari Kota Kediri ini masih dibuat dengan cara tradisional. Kain tenun dibuat dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).
 
Menurut laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM, diduga kuat Tenun Kediri sudah ada sejak sekitar tahun 1900.
 
Hal ini mendapat bukti kuat karena di Kota Amsterdam, terdapat enam lembar kain tenun asal Kediri buatan 1910 yang tersimpan sebagai koleksi Tropen Museum di Kota Amsterdam, Kerajaan Belanda.
 
Tenun Kediri pada awalnya menjadi usaha kerajinan yang dibawa oleh pengusaha keturunan Tionghoa. Pada masa itu, lokasi usaha tenun banyak berdiri di kawasan Pecinan dengan komoditas utama yaitu sarung tenun.

Bisnis Usaha tenun ikat Kediri berjalan sukses hingga mencapai puncaknya sekitar tahun 1950. Namun akibat adanya pergolakan politik nasional pada tahun 1965, seluruh usaha milik pengusaha Tionghoa di Kediri, termasuk usaha tenun terpaksa harus tutup dan memberhentikan seluruh karyawannya.
 
Tenun Ikat Kediri mengalami perkembangan hingga saat ini karena usaha yang dirintis oleh mantan karyawan perusahaan tenun sebagian besar tinggal di wilayah Bandarlor dan Bandarkidul.
 
Keterampilan yang dihasilkan sewaktu menjadi karyawan justru mengawali perjalanan usaha tenun Kediri yang saat ini telah menjadi souvenir khas Kota Pahlawan ini.
 
Menurut penjelasan dari para perajin tenun Kediri yang dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM. Tenun Ikat Kediri memiliki ciri khas pada motif bekas ikatan yang berwarna putih dengan motif yang beragam.
 
Motif-motif dengan nuansa bunga dan garis ini memiliki beberapa jenis motif yang sering dijumpai. Motif tersebut seperti gunungan yang terinspirasi dari bentuk pegunungan, ceplok dan salur yang seperti bunga, wajik yang berbentuk segi empat, salur yang bercorak garis-garis, dan tirto tirjo yang menyerupai aliran air.
 
Seperti yang dikatakan oleh Philips Iswardono, seorang Fashion Designer yang memiliki spesialis pada Lurik dan Kain Ikat Indonesia, Ia mengungkapkan Tenun Kediri memiliki ciri khas pada motif dan warnanya yang berbeda dengan tenun dari daerah lainnya.
 
“Sudah jarang orang melirik, mendengar, atau mengekspose bahwa di Kediri ini ada Tenun. Dari warna dan motifnya berbeda, karena ciri khas tenun Kediri jika melihat secara detail sangat berbeda dengan tenun di daerah lain,” ungkap Philip saat diwawancarai pada acara Fashion Show, Beauty and The Beat, Jogja City Mall (29/5/2022).
 
Lanjutnya untuk mengangkat kembali nama tenun Kediri di Industri Kreatif telah menjadi tugas Fashion Designer untuk mempromosikan Tenun Kediri agar potensinya dapat bersaing dengan tenun dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Philip mengatakan, “Jadi ini adalah tugas bagi kita sebagai pelaku Industri Kreatif ini bagaimana tenun Kediri ini harus naik kelas, harus di angkat. Harusnya bisa potensi bersaing dengan tenun daerah lainnya.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT