News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Guru dan Akademisi Dukung Sekolah Maung, Terobosan Gubernur Dedi Mulyadi itu Dinilai Positif: Angkat Budaya Jawa Barat

Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginisiasikan Sekolah Maung. Disambut baik oleh guru dan akademisi
Senin, 27 April 2026 - 07:06 WIB
Alasan Guru dan Akademisi Dukung Sekolah Maung, Terobosan Gubernur Dedi Mulyadi itu Dinilai Positif: Angkat Budaya Jawa Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Jakarta, tvOnenews.com- Terobosan Gubernur, Dedi Mulyadi baru-baru ini. Tidak disangka mendapatkan respons positif dari kalangan guru dan akademisi di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disambut baik karena dianggap Kang Dedi Mulyadi bisa melestarikan kearifan lokal, melalui sekolah Maung.

Sekolah Maung ternyata Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu.

Perwakilan Komite SMAN 3 Bandung sekaligus dosen Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Isma Widiaty menyampaikan apresiasinya.

Selain melestarikan budaya Jabar, konsep Sekolah Maung dinilai pengembangan dari Sekolah Garuda Transformatif yang dirancang untuk memfasilitasi siswa dengan potensi kecerdasan di atas rata-rata.

“Konsep Sekolah Maung merupakan pengembangan dari Sekolah Garuda Transformatif, sebagai terobosan untuk memfasilitasi anak-anak dengan potensi kecerdasan di atas rata-rata,” ujarnya, dikutip dari laman jabarprov, Senin (27/4).

Alasan Guru dan Akademisi Dukung Sekolah Maung, Terobosan Gubernur Dedi Mulyadi itu Dinilai Positif: Angkat Budaya Jawa Barat
Alasan Guru dan Akademisi Dukung Sekolah Maung, Terobosan Gubernur Dedi Mulyadi itu Dinilai Positif: Angkat Budaya Jawa Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Selain itu juga, Sekolah Maung diharapkan bisa punya keunikan dengan tetap berakar pada budaya Sunda.

Terprogram dengan diawali pembenahan sistem penerimaan siswa, penguatan SDM guru, kurikulum, dan sarana-prasarana. 

“Kami mendukung penuh dan berharap program ini dapat segera terealisasi pada 2026,” tambahnya.

"Kami melihat konsep Sekolah Maung ini sangat luar biasa karena mengangkat kearifan lokal sebagai kekuatan utama,” jelas Prof. Ahmad Yani dari Universitas Pendidikan Indonesia. 

Sehubungan dengan sekolah maung, juga disampaikan kalau program unggulan ini bisa mendorong Jawa Barat menjadi yang terdepan dalam kualitas pendidikan.

Terutama bisa sekaligus berkontribusi pada terwujudnya generasi emas Indonesia 2045.

Kemudian, sekolah maung sangat diharapkan bisa mendorong siswa untuk terus meningkatkan prestasi agar dapat masuk ke Sekolah Maung.

“Jangan sampai potensi besar justru tidak berkembang," katanya.

"Sekolah Maung bisa menjadi ruang untuk mendorong siswa menjadi lebih luar biasa dan berani mengejar cita-citanya,” tambah Kepala SMAN 1 Tasikmalaya, Yonandi.

Senada dengan yang lain, Kepala SMAN 2 Cibinong, Elis Nurhayati juga mendukung sekolah maung karena dinilai membuka peluang lebih luas bagi siswa berprestasi.

Sehingga mereka tidak hanya belajar sungguh-sungguh. Siswa pun bisa mengakses pendidikan yang sesuai dengan potensinya yang bisa didukung orang tua.

“Sekolah Maung diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya sumber daya manusia unggul, baik dari sisi guru, murid, maupun dukungan orang tua," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini juga menjadi peluang bagi siswa SMP dan MTs untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan prestasi yang dimiliki,”  ucap Elis.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT