News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ahmad Husein Hafid alias Husein Pati, aktivis demo besar yang damai dengan Bupati Pati, Sudewo dipasang oksigen usai kalah tinju dengan jagoan Purwodadi viral.
Kamis, 9 April 2026 - 18:01 WIB
Momen Ahmad Husein, pemuda yang berpaling ke Bupati Pati Sudewo tengil sebelum adu tinju
Sumber :
  • Istimewa

Purwodadi, tvOnenews.com - Ahmad Husein Hafid dikenal Husein Pati kembali menggemparkan publik. Pemuda yang dicap pengkhianat dan berpaling ke Bupati Pati, Sudewo itu kini mengikuti laga tinju.

Momen Ahmad Husein mengikuti gelaran di ring tinju viral di media sosial. Di momen itu, Husein Pati harus Knockout (KO) atau kalah di atas ring tinju oleh jagoan Purwodadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Husein Sebelum Tinju

Dilansir tvOnenews.com dari Instagram @bandung.banget, Kamis (9/4/2026), Husein Pati mulanya terekam bersiap-siap menjalani aksinya dalam laga tinju gaya bebas (Combat Sport).

Sementara, laga Combat Sport tersebut digelar di GOR Simpang Lima Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (5/4/2026).

Dalam laga itu, Husein bertemu dengan jagoan dari Purwodadi, Eko Sudaryanto. Sebelum berlaga, pemuda tersebut tampak menunjukkan aksi tengilnya.

Ia bahkan tak malu memperlihatkan sikap petantang-petentengnya. Tak ayal, Husein tampak terlalu percaya diri.

Perekam video bahkan menyarankan agar Husein mengucapkan "Bismillah". Tujuannya untuk mendapat hasil memuaskan dan kemenangan dari jagoan Purwodadi.

Namun Husein justru terlihat semakin percaya diri. Ia menunjukkan sikap tengilnya sehingga diingatkan agar jangan terlalu sombong dan banyak gaya.

Perekam video semakin kesal. Ia kembali menyinggung kisah Husein yang awalnya menjadi penggerak massa demonstrasi, kini pilih semakin dekat dengan Bupati Sewo.

"Penjilat Bupati, penjilat, ini penjilat ya," geram perekam video dengan nada emosi.

Husein Pati Adu Tinju dengan Jagoan Purwodadi

Selepas itu, Husein naik ke ring tinju. Wasit pun langsung memulai pertandingan sejak bel ronde pertama berdentang.

Atmosfer pertandingan antara Husein Pati dan Eko Sudaryanto langsung memanas. Keduanya tanpa menunjukkan basa-basi untuk saling menghajar demi meraih kemenangan.

Menariknya, kedua petarung terus melakukan aksi baku hantam. Di momen itu, para penonton terus menahan napas lantaran intensitas pertandingan semakin sengit.

Husein yang sebelumnya terlalu percaya diri tampaknya salah perhitungan. Eko, petarung asal Grobogan justru tampil beringas.

Jagoan asal Purwodadi itu memegang kendali penuh. Hal ini membuat Husein Pati berkali-kali menerima pukulan secara telak, terutama saat sudah memasuki ronde ke-3.

Pukulan telak itu membuat Husein kehilangan stamina. Eko terus memanfaatkan peluangnya setelah mendapat celah kekalahan pemuda asal Pati tersebut.

Bahkan, area vital Husein menjadi sasaran serangkaian pukulan telak dari Eko. Sontak, Husein mengalami kehilangan kendali pertarungan sehingga tersungkur di ronde ke-3.

Penonton semakin histeris saat Husein jatuh. Sementara, netizen memberikan julukan kepada pemuda asal Pati itu sebagai "Ndelosor Style".

Akibat kondisi Husein sudah tidak memungkinkan, wasit segera memutuskan hasil pertandingan. Eko berhasil meraih kemenangan Technical Knockout (TKO).

Husein Pati Ditandu

Ahmad Husein Pati dipasang selang oksigen hingga ditandu keluar saat kalah tinju
Ahmad Husein Pati dipasang selang oksigen hingga ditandu keluar saat kalah tinju
Sumber :
  • Istimewa

Kondisi Husein Pati semakin mengkhawatirkan usai dikalahkan Eko. Tim medis dalam laga tinju tersebut langsung bertindak.

Kondisi pernapasan Husen tampak tersengal-sengal. Ia harus dipasang dengan alat bantu tabung oksigen untuk memulihkan pernapasannya.

Tak hanya itu, Husein juga langsung ditandu. Beruntungnya tim medis melakukan penanganan dengan cepat untuk memastikan agar Husein tidak mengalami cedera serius.

Namun demikian, Husein sudah dalam kondisi luka lebam. Pemuda asal Pati itu harus menanggung rasa malu di hadapan masyarakat Purwodadi.

Mengenal Ahmad Husein

Husein dikenal sebagai pemuda asal Pati. Namanya semakin populer akibat dinamika politik yang terjadi di wilayah Pati.

Husein bahkan menjadi penggerak aksi demo besar di Pati pada Rabu, 13 Agustus 2025. Tak heran, statusnya sebagai inisiator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Sementara, tujuan adanya gerakan demonstrasi itu menuntut Bupati Pati, Sudewo mundur. Hal ini menyusul akibat kebijakan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen.

Aksi ini berakhir ricuh. Bahkan, Husein cs sempat kembali merencanakan demo susulan pada 25 Agustus 2025. Meski demikian, rencana ini batal.

Selepas itu, Husein dikabarkan sudah berdamai dengan Sudewo. Inisiator demo itu memberikan pengakuan bahwa Sudewo tidak bisa mundur dari jabatan sebagai Bupati Pati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar Husein berkhianat dan berpaling ke Sudewo membuat masyarakat Pati kecewa. Ia bahkan disebut menerima sejumlah fasilitas mewah lantaran sudah berada di posisi tim Sudewo.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT