Hendrik Irawan Kembali Berulah, Usai Joget Insentif MBG Rp6 Juta Kini Mobilnya Parkir Sembarangan di Bandung
- TikTok @mitrapangaubanbatujajar
tvOnenews.com - Setelah aksi viralnya berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), Hendrik Irawan kembali jadi sorotan publik lantaran mobilnya yang parkir sembarangan di pinggir jalan Kota Bandung.
Sebuah potongan video yang menampilkan mobil Hendrik Irawan terparkir di pinggir jalan hingga malam hari. Terlihat jelas rambu lalu lintas dilarang stop berada di depan mobil tersebut.
Akibatnya, Hendrik kembali mendapatkan kritik lantaran mobil miliknya parkir sembarangan hingga menyebabkan kemacetan di Kota Bandung.
Warga Bandung mengeluhkan penyempitan akses jalan akibat mobil Hendrik yang terparkir sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Setelah menimbulkan kemacetan hingga ramai di media sosial, Hendrik Irawan memberikan klarifikasi dan mengakui kesalahannya.
Tindakannya disebut merupakan kelalaian karena lupa memindahkan kendaraan saat mencari akses jalan alternatif.
“Hari itu, saya pada hari Sabtu (4/4/2026) saya parkir di pinggir jalan itu kesalahan saya. Abdi nyuhunkeun dihapunten (saya minta dimaafkan),” ungkap Hendrik Irawan pada unggahan di media sosial TikTok @hendrikirawanmbg.
- Kolase tvOnenews.com
Hendrik beralasan saat itu di Kota Bandung terdapat banyaknya pohon tumbang akibat cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang, sehingga ia harus berputar arah untuk mengakses tempat tujuannya.
“Karena posisinya itu di kota Bandung banyak pohon tumbang. Pokoknya untuk warga Bandung Abdi nyuhunkeun dihapunten oleh para netizen,” ujarnya.
Akibat mobilnya parkir menjorok ke tengah jalan secara sembarangan, pihak Satlantas Polrestabes Bandung menindak mobil Hendrik dan membawanya ke markas.
“Pada hari Sabtu itu mobil saya masih ditahan di Polrestabes Bandung sampai sekarang. InsyaAllah hari Selasa saya akan ambil,” jelas mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu.
Untuk itu ia memohon maaf atas kesalahan yang telah ia buat karena murni kelalaiannya tidak segera memindahkan mobil hingga malam hari.
“Pokoknya Abdi nyuhunkeun dihapunten kepada Wali Kota Bandung, kepada Polrestabes Bandung, kepada seluruh rakyat Indonesia. Hapunten pisan nya (maaf banget ya),” pungkasnya.
(kmr)
Load more