Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kembali murka. Ia menemukan beberapa kondisi kumuh saat sidak SMA Negeri (SMAN) 2 Subang.
Dalam kesempatan itu, KDM langsung terkejut melihat fenomena yang tidak biasa di SMAN 2 Subang. Ia kaget terdapat sejumlah fasilitas yang kotor.
KDM tidak menyangka pos jaga ditempatkan di depan sekolah sangat kotor. Selain itu, ia juga melihat pakaian digantung sembarangan hingga lingkungan SMAN 2 Subang kumuh seolah tidak terawat.
KDM langsung meluapkan emosinya saat menghampiri pegawai sekolah. Dedi Mulyadi menganggap lingkungan sekolah harus memberikan cerminan sebagai tempat sistem pendidikan yang bersih dan rapi.
"Ini pos jaga. Ini lembaga pendidikan, bukan? Anak-anak harus diajari bagaimana hidup berpendidikan. Dari mulai cara masuk, cara duduk, cara keluar, dan estetika di lingkungan," ujar KDM sambil tegur pegawai sekolah dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Kamis (2/4/2026).
KDM Tegur Kepala Sekolah SMAN 2 Subang
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Kemudian, pria bernama Dedi Mulyadi itu menyoroti Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang, Edi Sugandi. Ia tidak habis pikir pihak sekolah tidak inisiatif dalam menjaga kebersihan.
KDM pun menginstruksikan agar pihak sekolah memanggil Kepsek SMAN 2 Subang. Kebetulan ia sudah mengenali betul Edi Sugandi yang sudah menjabat kepala sekolah selama empat tahun.
Sayangnya Kepsek SMAN 2 Subang itu belum juga menunjukkan kesadaran. Sebagai pimpinan, Edi seolah cuek dalam mengurus kebersihan area sekitar sekolah.
Saat bertemu, mantan Bupati Purwakarta itu mulanya membicarakan posisi pos jaga sekolah. Ia mempertanyakan alasan pos jaga tidak ditempatkan di depan sekolah.
Padahal dahulu pos jaga sekolah berada di depan. Saat sidak, posisi pos sudah bergeser ke dalam.
"Kenapa dipindahin ke sini?," tanya KDM.
Edi coba memberikan penjelasan. Namun Gubernur Jabar itu langsung menyeletuk seharusnya kepsek mempunyai inisiatif tanpa diperintah oleh pemerintah.
Namun Edi kembali melakukan pembelaan. Ia menegaskan bahwa, perpindahan pos jaga atas permintaan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Subang.
Load more