News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keinginan Gubernur Dedi Mulyadi Bawa Gajah Sumatera ke Bandung Zoo Disorot Keras oleh Melanie Subono: Gak Ideal

Aktivis lingkungan atau musisi Melanie Subono menyoroti niat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) ingin mendatangkan gajah sumatera ke Kebun Binatang Bandung.
Rabu, 1 April 2026 - 22:34 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) & Ilustrasi gajah sumatera
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Freepik/kroshka__nastya

Bandung, tvOnenews.com - Aktivis lingkungan sekaligus musisi, Melanie Subono menyoroti Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. Ia mengetahui KDM ingin membawa gajah sumatera.

Melanie Subono memahami keinginan mulia Dedi Mulyadi. Sebab, Gubernur Jabar itu meyakini gajah sumatera yang dibawa akan dipelihara dengan baik di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keinginan Dedi Mulyadi justru memicu kekhawatiran bagi Melanie Subono. Ia pun menampilkan video KDM saat mengunjungi Kebun Binatang Bandung dalam unggahan Instagram pribadinya.

"Ada teman forward video kunjungan Bapak ke Bandung Zoo kemarin. Dan sampai di saat Akang ingin mengirim gajah sumatera yang jantan dua ekor, 'Saya yang akan urus biaya dll, dan mau minta izin ke Kemenhut dan Menhut Raja Antoni'," tulis Melanie Subono dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Rabu (1/4/2026).

Balas Keinginan Dedi Mulyadi dengan Logika

Melanie Subono
Melanie Subono
Sumber :
  • Instagram/@melaniesubono

Melanie Subono pun coba membalas keinginan dari Dedi Mulyadi. Ia memberikan masukan dengan logika terbalik.

Mulanya, ia lebih menyoroti kondisi tak memungkinkan yang kini terjadi di kebun binatang. Banyak hewan yang telantar karena ketidakjelasan pengelolaan di sana.

Menurutnya, penempatan hewan baru sudah tidak ideal, termasuk gajah. Ia menyinggung permasalahan saat ini bahwa, ada dua anak harimau Benggala (Hara dan Huru) mati di Bandung Zoo.

Dua anak harimau itu mati karena terpapar virus Feline Panleukopenia Virus (FPV). Kematian hewan tersebut terjadi belakangan ini, tepatnya pada akhir Maret 2026.

Melanie berpendapat dari kasus kematian dua anak harimau tersebut, Kebun Binatang Bandung bukan ruang aman untuk gajah sumatera atau Elephas maximus sumatranus yang baru.

"Hewan-hewan di sana udah nggak ideal. Masih belum jelas pembiayaannya, tempatnya pun begitu, lihat sampai harimau pun mati akan virus yang harusnya nggak ada di kucing besar," tuturnya.

Sarankan Pelestarian Gajah Sumatera di Alamnya

Lebih lanjut, ia bertanya soal uang yang dipakai oleh Dedi Mulyadi. Ia menyoroti terkait nasib gajah sumatera yang baru dipelihara nantinya.

Menurut Melanie, uang tersebut justru lebih baik dialokasikan untuk hal lain. Ia berpendapat setidaknya uang itu bermanfaat untuk kebutuhan pelestarian gajah di habitatnya.

"Gimana kalau Kang emang ada uang untuk mengirim gajah baru, mengurus semua makanannya, dan lain-lain? Gimana kalau jumlah dipakai untuk mengurus all satwa di sana, bukan menambah lagi?," saran Melanie.

Melanie Subono memberikan opsi lainnya untuk Dedi Mulyadi. Ia justru lebih setuju gajah di Kebun Binatang Bandung dipindahkan ke Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

"Kalau perlu sementara dua betina di sana dikirim balik ke Way Kambas kalau memang perlu pasangan," tawarnya.

Melanie Subono menawarkan siap bertemu dengan KDM. Tujuannya untuk berdiskusi terkait keinginan mendatangkan gajah sumatera yang baru untuk ditempatkan di Bandung Zoo.

"Saya dengan senang hati akan senang kalau ada waktu untuk kita bisa mengobrol Kang. Gapapa saya samperin ke sana juga. Nuhun Kang," katanya.

Terakhir, ia berharap reaksi mengenai hal tersebut dapat direspons oleh Dedi Mulyadi. Pasalnya, hal ini menyangkut pada nasib gajah sumatera yang baru sebelum dipindahkan ke Kebun Binatang Bandung.

Gubernur Dedi Mulyadi dan jajaran Pemprov Jabar kunjungi Kebun Binatang Bandung
Gubernur Dedi Mulyadi dan jajaran Pemprov Jabar kunjungi Kebun Binatang Bandung
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengunjungi Kebun Binatang Bandung. Di sana, ia ditemani oleh jajaran Pemprov Jabar dan tim manajemen Bandung Zoo.

Kunjungan Dedi Mulyadi untuk menyikapi permasalahan dialami seluruh jajaran Kebun Binatang Bandung. Ia pun mengatakan, 90 persen polemik ini akan rampung, termasuk gaji pegawai.

"Tinggal soal pengelolaan dan kepemilikan," ujar Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta ini pun berkeliling. Di sana, ia membagikan kegiatannya saat menghampiri kandang seekor gajah.

KDM langsung mempertanyakan terkait kondisi gajah di Bandung Zoo. Hal ini mengingat gajah di kebun binatang tersebut berjenis gajah sumatera jenis kelamin betina.

Ironisnya, gajah sumatera di kebun binatang tersebut sudah lama sekali tidak mempunyai pasangan. Sebab, pihak pengelola tak menghadirkan gajah berjenis jantan.

KDM langsung menumpahkan niatnya. Ia ingin mendatangkan gajah sumatera jenis jantan.

KDM tampak serius mewujudkan keinginannya. Ia langsung menghubungi Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Antoni untuk mendapat izin.

Menariknya, ia secara spontan memberikan penjelasan terkait pembiayaan mendatangkan gajah sumatera yang baru. Ia mengatakan, seluruh kebutuhan hidupnya akan ditanggung olehnya.

"Dari Sumatera bisa nggak mendatangkan gajah? Bisa nggak tambah satu? Bila perlu biaya hidupnya dari saya biar ada pasangannya," ucap KDM.

Pria kelahiran asal Subang itu tidak hanya berencana untuk mendatangkan gajah. Ia memberikan pengajuan izin resmi agar bisa menampung binatang yang sudah memiliki populasi lebih.

KDM menyanggupi hal itu. Pasalnya, kediamannya hampir 10 hektare terbentuk sebagai areal halaman seperti hutan sehingga cocok dijadikan penampungan hewan yang over populasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biar nanti populasinya saya urus," katanya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT