GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Tom Cruise "Top Gun" Memacu Adrenalin, Sekuel Lanjutan Setelah Tiga dekade

Setelah rilis film perdana dan satu-satunya "Top Gun" di tahun 1986, akan ada sekuel lanjutannya 36 tahun kemudian. Film ini bisa dibilang film klasik sempurna
Rabu, 25 Mei 2022 - 11:12 WIB
Tom Cruise plays Capt. Pete "Maverick" Mitchell in Top Gun: Maverick from Paramount Pictures, Skydance and Jerry Bruckheimer Films
Sumber :
  • (Paramount Pictures/Paramount Pictures)

Jakarta - Setelah perilisan film perdana dan satu-satunya "Top Gun" di tahun 1986, rasanya tidak ada satu orang pun yang menyangka bahwa akan ada sekuel lanjutannya 36 tahun kemudian. Terlebih, film tersebut bisa dibilang merupakan film klasik yang memiliki jalan dan akhir cerita yang sudah sempurna.

Namun, "Top Gun: Maverick" menjadi kejutan sekaligus jawaban akan keraguan tersebut. Kapten Pete "Maverick" Mitchell (Tom Cruise), tiga dekade kemudian, kembali ke belakang kokpit pesawat Angkatan Laut AS (US Navy) dan menyelesaikan misi terakhirnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah lebih dari 30 tahun mengabdi sebagai salah satu penerbang top US Navy, Maverick diberikan mandat untuk melatih detasemen lulusan Top Gun untuk misi khusus yang belum pernah dilihat dan dilakukan oleh pilot mana pun yang masih hidup.

Meskipun hanya bertahan dua bulan sebagai instruktur hampir 30 tahun yang lalu, dia ditugaskan kembali ke Sekolah Senjata Tempur elit, alias Akademi Top Gun, di San Diego, yang didirikan pada tahun 1969 untuk melatih 1 persen penerbang Angkatan Laut terbaik.
 
Maverick bertemu dengan Lt. Bradley "Rooster" Bradshaw (Miles Teller), putra mendiang teman Maverick dan Radar Intercept Officer (RIO) Lt. Nick Bradshaw, alias "Goose."

Dalam film sebelumnya yang disutradarai oleh Tony Scott, Lt. Nick "Goose" Bradshaw dikisahkan tewas dalam kecelakaan pelatihan bersama Maverick.

Menghadapi masa depan yang tidak pasti dan menghadapi hantu masa lalunya, Maverick ditarik ke dalam konfrontasi dengan ketakutan terdalamnya sendiri, yang berpuncak pada misi yang menuntut pengorbanan pamungkas dari mereka yang akan dipilih untuk menerbangkannya.

"Top Gun: Maverick" dinahkodai oleh Joseph Kosinski ("Oblivion", "Only the Brave", "Tron: Legacy"). Tidak berlebihan jika menyebutkan bahwa film ini begitu menyenangkan untuk disaksikan. Semua elemen khas "Top Gun" maupun ketulusan pembuatan film ini, menghadirkan pengalaman sinematik yang begitu seru.

Sesuai judulnya, film sekuel ini banyak mengulik cerita tentang Maverick, yang masih berusaha pulih dari trauma masa lalu akan kehilangan sahabat dan rekan terbaiknya saat menjalankan misi.

Tak hanya itu, sang kapten yang terkenal rebel ini juga dihadapkan dengan situasi bahwa anak dari mendiang sahabatnya tetap nekat mengikuti jejak sang ayah, dan berjuang bersama dengan Maverick. Rasanya seperti rekaman musik yang terulang lagi.

Maverick pun berusaha menghadapi hal tersebut, menyusul perintah dan misi terakhir dari angkatan laut. Di sini, selain bertemu dengan Rooster, ia juga bertemu dengan para pilot muda andal dari Top Gun.

Selain Rooster, ada pun kandidat untuk misi itu adalah "yang terbaik dari yang terbaik" -- termasuk pilot wanita Phoenix (Monica Barbaro) dan Hangman (Glen Powell).
 
Dinamika Hangman-Rooster kurang lebih mencerminkan hubungan dan gesekan dari Iceman-Maverick dari "Top Gun" 30 tahun lalu.

"Ini bukan tentang pesawatnya, tapi pilotnya," menjadi salah satu catch phrase dari film yang terus melekat dari awal hingga akhir.

Sebagai salah seorang pilot terbaik di angkatan, Maverick menjadi salah satu inspirasi terbesar dari para juniornya. Terlepas dari keahliannya, para pilot muda ini memberikan rasa hormat yang tinggi karena sifatnya.

Sutradara Kosinski secara apik mampu mengemas drama dan kompleksitas karakter Maverick serta memperkenalkan begitu banyak tokoh baru dalam satu film.

Kosinski bersama penulis dan editor Eddie Hamilton memperhatikan keseimbangan antara drama interpersonal dan manuver penerbangan; hingga adegan-adegan yang dipotong dan disambungkan secara cepat dan taktis.

Tak hanya itu, ia bisa dibilang sukses memuaskan para penggemar "Top Gun" pertama maupun menggaet penggemar baru tanpa harus kebingungan dengan alur cerita.

Bahkan penonton juga akan disuguhkan penampilan epik dari pesawat tempur taktis F-14 Tomcat yang dikenalkan di film pertama, hingga tipe F-15 yang seakan menggabungkan "bintang" dari film klasik, dan teknologi lama serta baru yang menjadi satu.

Bicara soal visual, tidak berlebihan apabila mengatakan bahwa "Top Gun: Maverick" menjadi tontonan sempurna jika disaksikan di layar lebar.

Penonton benar-benar dibawa Maverick terbang melintasi awan dengan kecepatan tinggi dan visual mengagumkan. Film juga memberikan perpaduan sekuens aksi menegangkan, ditambah dengan balutan ledakan di sana-sini yang seru.

Sinematografer Claudio Miranda yang merupakan rekan kolaborasi dengan Kosinski di banyak filmnya, mengerti tugasnya dengan baik, terlebih dengan kemajuan teknologi selama tiga dekade terakhir, dengan perlengkapan kamera yang dapat memungkinkan penonton merasa berada bersama para pilot Top Gun.
 
Pengalaman sinematik tersebut, bukan hanya karena tangan dingin dari sang sutradara dan sinematografer, namun juga Tom Cruise sebagai karakter utama yang begitu menawan dan imersif.

Bukan rahasia bahwa Cruise merupakan salah satu aktor film aksi yang dihormati di industri film, dan ia agaknya memang pantas mendapatkan kehormatan tersebut.

Dikenal totalitas dalam karier aktingnya, aktor berusia 59 tahun tersebut memang memiliki lisensi dan mampu menerbangkan pesawat tempur berbaling-baling P-51 dan beberapa helikopter, meskipun Angkatan Laut AS menolak izinnya untuk menerbangkan jet tempur F-18.

Di "Top Gun: Maverick", Cruise dilaporkan benar-benar mengendalikan hampir setiap urutan penerbangan, dan lawan mainnya dididik secara intensif dalam menerbangkan F/A-18 Super Hornet untuk bertindak meyakinkan saat berada di kokpit untuk memberikan adrenalin dan kesenangan.

Dari segi audio, film memiliki score yang dibuat oleh Harold Faltermeyer, Lady Gaga dan Hans Zimmer. Lady Gaga juga menyumbangkan lagu tema yang ia nyanyikan bertajuk "Hold My Hand".

Selain itu, tim suara (sound) dari film yang terdiri dari para ahli di baliknya seperti Christopher Boyes ("Guardians of the Galaxy", "Avengers", "Avatar"), Ren Klyce ("Fight Club", "Knives Out", "Soul"), James Mather "Wonder Woman", "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2", "Mission Impossible: Fallout"), dan lainnya, menjadi penompang utama dalam mewujudkan pengalaman menonton yang sangat menyenangkan dan memacu adrenalin.

Secara keseluruhan, "Top Gun: Maverick" merupakan salah satu tontonan aksi menegangkan, namun juga lucu dan hangat, dan sangat cocok untuk disaksikan di layar lebar. Penampilan utama dari sang kapten rasanya ingin membuat penonton berteriak, "Tom Cruise nggak ada matinya!".

"Top Gun: Maverick" tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (25/5/2022).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT