News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Kapok Meski Dilarang, Dedi Mulyadi Ancam Angkut Penyapu Koin di Jalur Pantura

​​​​​​​Tak kapok meski dilarang, Dedi Mulyadi ancam angkut penyapu koin di Jalur Pantura Indramayu yang masih nekat turun ke jalan saat arus mudik Lebaran.
Jumat, 20 Maret 2026 - 01:31 WIB
Dedi Mulyadi Tertibkan Penyapu Koin
Sumber :
  • Kolasse tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali menunjukkan ketegasannya dalam menertibkan aktivitas penyapu koin di Jalur Pantura, khususnya di wilayah Indramayu. Meski sudah dilarang dan diberikan solusi berupa kompensasi, masih banyak warga yang nekat turun ke jalan.

Fenomena penyapu koin di Indramayu sendiri sudah menjadi tradisi tahunan, terutama di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Subang, Jawa Barat. Warga biasanya berjejer di pinggir jalan dengan membawa sapu lidi atau ranting untuk mengumpulkan koin dari pengendara yang melintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, aktivitas ini dinilai sangat berbahaya karena sering memicu kemacetan hingga kecelakaan, terutama saat arus mudik Lebaran meningkat. Bahkan, tidak sedikit warga yang nekat turun ke tengah jalan demi mendapatkan koin.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi Tertibkan Penyapu Koin. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Sebagai langkah penanganan, Dedi Mulyadi telah menginstruksikan penghentian total aktivitas tersebut selama 15 hari masa mudik. Pemerintah pun menyiapkan kompensasi sebesar Rp600.000 per orang bagi warga yang terdata agar tidak lagi turun ke jalan.

Dalam unggahan di kanal YouTube pribadinya, Dedi Mulyadi terlihat turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan. Ia bahkan mendatangi kantor desa di Indramayu untuk melakukan koordinasi.

“Pokoknya enggak boleh ada lagi yang nyapu koin, uang sakunya sudah disiapkan untuk 12 hari,” tegas Dedi Mulyadi.

Meski demikian, ia tetap menemukan banyak warga yang masih melakukan aktivitas tersebut. Hal ini membuatnya semakin geram hingga mengeluarkan peringatan keras.

“Kalau masih ada lagi yang melanggar, saya angkut,” lanjutnya.

Usai dari kantor desa, Dedi Mulyadi mendapati sejumlah warga masih menyapu koin, bahkan hingga ke tengah jalan. Ia pun langsung turun tangan mengambil sapu dari warga dan meminta mereka segera meninggalkan lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ayo, Bu, Bu, enggak boleh, Bu. Nanti ada pendataan, nanti dikasih uang saku ya,” ujar Dedi Mulyadi.

Situasi sempat memanas karena sebagian warga tetap bertahan, bahkan mencoba mendekat dan merekam aksi tersebut. Melihat kondisi yang tidak kondusif, Dedi Mulyadi akhirnya meninggikan suara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT