Bandel! Dedi Mulyadi Sampai Turun dari Mobil Bubarkan Penyapu Koin di Jalur Pantura: Pulang, Malu!
- YouTube Dedi Mulyadi
“Sudah, nanti didaftarin di kantor desanya,” katanya.
Dalam penegasannya, Dedi Mulyadi juga menyoroti bahaya aktivitas tersebut, terutama bagi anak-anak yang ikut turun ke jalan.
“Awas, ini para pencari koin. Mau Lebaran di pinggir jalan nyari koin panas. Berbahaya. Sekarang pulang ke rumahnya masing-masing ya. Nanti saya urusin dengan kepala desanya. Sore ini saya kasih paket uang Lebaran ya,” tegasnya.
“15 hari enggak boleh nyari-nyari koin ya. Nanti di kantor didata, sore ini saya bagikan uangnya. Bahaya, sudah tinggal di rumah. Anak kecil lagi dibawa-bawa ke jalan ini. Udah pada pulang dulu ya,” lanjut Dedi Mulyadi.
Setelah itu, ia kembali masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan. Namun, dari dalam mobil, Dedi masih terus mengingatkan warga agar segera pulang.
“Udah pulang, pulang. Nanti dikasih uang. Pulang dulu, pulang. Ayo pulang, pulang, ayo pulang ya,” ucapnya.
Meski sudah berkali-kali diimbau, masih terlihat sejumlah warga yang tetap bertahan di lokasi. Hal ini membuat Dedi Mulyadi kembali menegaskan larangannya.
“Udah pulang dulu ya. Sudah dikasih uang nanti ya. Enggak boleh minta lagi di pinggir jalan. Malu ya,” tutup Dedi Mulyadi.
Aksi tegas namun humanis ini menjadi bukti keseriusan Dedi Mulyadi dalam menertibkan penyapu koin di Jalur Pantura Indramayu. Dengan pendekatan langsung dan pemberian kompensasi, diharapkan warga tidak lagi mempertaruhkan keselamatan demi mendapatkan uang dari pengendara.
(anf)
Load more