News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denada Akhirnya Jujur Soal Sosok Ayah Kandung Ressa: Dia Tahu, Aku Tidak Menyalahkan

Denada ungkap sosok ayah kandung Ressa, akui kehamilannya diketahui pada saat itu namun ayah biologis Ressa memilih tak ikut tanggung jawab.
Selasa, 17 Maret 2026 - 14:53 WIB
Denada, Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • YouTube/feniroseofficial

tvOnenews.com - Denada yang akhirnya buka suara mengenai sosok ayah kandung Ressa.

Dalam perbincangan emosional di kanal YouTube bersama Feni Rose, Denada menyampaikan cerita panjang yang selama ini ia pendam rapat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen ini menjadi salah satu titik paling jujur dalam hidupnya, di mana ia tidak hanya berbicara soal Ressa, tetapi juga tentang keputusan besar yang ia ambil di masa lalu, termasuk terkait pria yang menjadi ayah biologis anak tersebut.

Dalam wawancara tersebut, Denada menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyalahkan sosok ayah kandung Ressa.

Bahkan, ia menyebut bahwa pria tersebut mengetahui kondisi yang terjadi saat itu.

"Aku tidak menyalahkan, dia tahu, dan aku enggak menyalahkan, Maksudnya bagi aku keputusan itu aku ambil dengan kesadaran penuh, dan buat aku dengan kehadiran bapaknya ataupun tidak itu doesn't matter," ujar Denada dengan tegas.

Pernyataan itu menjadi sorotan karena menunjukkan kedewasaan Denada dalam memandang masa lalu.

Ia menegaskan bahwa keputusan untuk melanjutkan kehamilan sepenuhnya merupakan pilihannya sendiri, tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Pengakuan Denada soal Ressa
Pengakuan Denada soal Ressa
Sumber :
  • YouTube/feniroseofficial

Denada juga menjelaskan bahwa sejak awal mengetahui dirinya hamil, ia tidak pernah berpikir untuk melakukan aborsi.

Meski saat itu usianya masih sekitar 20 tahun dan secara mental belum sepenuhnya siap, ia tetap mantap untuk mempertahankan kehamilan tersebut.

“Dari pertama kali aku tahu bahwa aku hamil, aku tidak pernah ada keraguan selain dengan keputusan untuk keep the baby,” ungkapnya.

Keputusan tersebut diambil bahkan dengan kemungkinan bahwa ia harus menjalani semuanya sendiri, tanpa kehadiran sang ayah. Namun bagi Denada, hal itu tidak menjadi penghalang.

“Dengan atau tanpa prianya, itu enggak membuat aku ragu,” katanya.

Lebih jauh, Denada menuturkan bahwa kondisi sosial pada masa itu jauh berbeda dengan sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyadari bahwa menjadi seorang ibu tanpa status pernikahan bukanlah hal yang mudah diterima oleh masyarakat.

Meski begitu, ia tetap teguh pada pilihannya. Baginya, Ressa adalah anak yang ia kandung dan lahirkan dengan penuh cinta, bukan sesuatu yang perlu disesali.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT