News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Jumat, 13 Maret 2026 - 04:08 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Pemilik Bengkel di Lembang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung meninjau sejumlah bangunan yang berdiri di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertib dan tidak terlihat kumuh.

Kehadiran Dedi Mulyadi di lokasi juga untuk memastikan proses penertiban berjalan dengan pendekatan yang humanis. Ia ingin melihat langsung kondisi warga yang selama ini tinggal dan menjalankan usaha di bangunan yang berdiri di area sempadan jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah peninjauan tersebut, Dedi Mulyadi sempat berhenti di sebuah bengkel motor sederhana yang berada di pinggir jalan. Di tempat itulah terjadi momen tak terduga ketika ia berbincang langsung dengan pemilik bengkel tersebut.

dedi mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Pemilik Bengkel di Lembang. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Pemilik bengkel tersebut merupakan seorang pria paruh baya asal Sumedang. Ia mengaku telah tinggal sekaligus menjalankan usaha di tempat tersebut sejak tahun 2006 atau sekitar dua dekade.

Bangunan yang digunakan sebagai bengkel itu juga sekaligus menjadi tempat tinggalnya. Ia mengatakan sudah mengetahui adanya surat peringatan yang ditempel di sekitar lokasi mengenai rencana penertiban bangunan.

Mendengar cerita tersebut, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa penataan kawasan dilakukan agar lingkungan tidak terlihat kumuh dan lebih tertata.

“Jadi gini, kita kan mau merapikan biar tidak kumuh dan ini di tikungan dan menggunakan badan jalan. Nanti kita pikirkan solusinya setelah ini dirapikan seperti yang ada di Subang, ditata biar Lembang kelihatan bagus, biar wisatanya makin banyak,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan YouTube pribadinya pada 12 Maret 2026.

Di tengah percakapan tersebut, Dedi Mulyadi kemudian melakukan hal yang cukup mengejutkan. Ia memberikan bantuan langsung kepada pemilik bengkel tersebut.

“Abah bisa gak sekarang beres-beres dulu, selama Abah beres-beres saya bekelin dulu ini dulu, bekal pulang, bekal Lebaran,” kata Dedi Mulyadi.

Saat berbincang lebih lanjut, pemilik bengkel itu menceritakan bahwa anaknya sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

“Anak sekolah Pak, lagi kuliah,” ujarnya.

Ketika ditanya lebih lanjut, ia mengatakan anaknya berkuliah di Universitas Pasundan dan mengambil jurusan kesehatan. Biaya kuliah yang harus dibayar setiap semester mencapai Rp8 juta.

“Semester Rp8 juta,” kata pria tersebut.

Ia mengaku belum mampu melunasi setengah dari biaya tersebut. Mendengar kondisi itu, Dedi Mulyadi kembali memberikan bantuan tambahan untuk membantu menutup sebagian biaya kuliah anaknya.

Meski bangunan tersebut akan dirapikan, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa usaha bengkel masih memiliki peluang untuk tetap ada setelah kawasan tersebut ditata.

“Nanti kita rapikan, bengkel juga perlu di sini,” ujar Dedi Mulyadi.

Ketika pemilik bengkel menanyakan apakah ia masih bisa membuka usaha di lokasi tersebut, Dedi Mulyadi memberikan jawaban yang menenangkan.

“Iya, nanti kita atur biar tidak kumuh begini,” katanya.

Pria tersebut juga menceritakan bahwa ia tinggal di bangunan itu bersama adik iparnya. Namun adik iparnya sedang pulang kampung sehingga tempat tersebut digunakan secara bergantian. Ia juga mengaku penghasilan dari usaha bengkel tidak menentu setiap harinya.

Di akhir pertemuan, Dedi Mulyadi meminta pria tersebut untuk membereskan barang-barangnya terlebih dahulu sambil menunggu proses penataan kawasan.

“Sekarang beres-beres dulu, Bah. Pulang ke Sumedang dulu, nanti kan akan kita rapihin nih, nanti Abah kan didata KTP-nya,” ujar Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga kembali memberikan bantuan tambahan untuk membantu biaya pengangkutan barang-barang dari bengkel tersebut.

Kegiatan penertiban bangunan di kawasan Lembang sendiri merupakan bagian dari program penegakan peraturan daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah menggelar bimbingan dan penyuluhan terkait penegakan Perda dan Pergub mengenai bangunan liar serta garis sempadan jalan di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aturan pendirian bangunan, termasuk larangan mendirikan bangunan di atas fasilitas umum, saluran air, trotoar, serta area sempadan jalan.

Kepala Satpol PP Jawa Barat, Tulus Arifan, menyampaikan bahwa penegakan aturan dilakukan untuk menjaga ketertiban umum, keselamatan pengguna jalan, serta memastikan tata ruang wilayah berjalan sesuai ketentuan.

Perda Nomor 21 Tahun 2012 juga mengatur garis sempadan jalan, prosedur perizinan bangunan, serta sanksi administratif bagi pelanggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami pentingnya mematuhi aturan tata ruang serta tidak mendirikan bangunan tanpa izin resmi.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT