GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berdebat dengan Profesor Ikrar Nusa Bhakti, Abu Janda di Stasiun Televisi Sampai Ucapkan Kata Tak Pantas: Soal Sejarah Jagoan Juga Gua!

Nama Abu janda tengah menjadi sorotan di media sosial. Sebab melontarkan kalimat tak pantas saat menjadi narasumber.
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:44 WIB
Berdebat dengan Profesor Ikrar Nusa Bhakti, Abu Janda di Stasiun Televisi Sampai Ucapkan Kata Tak Pantas: Soal Sejarah Jagoan Juga Gua!
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Youtube inews tv

Jakarta, tvOnenews.com- Pegiat media sosial, Abu Janda tengah jadi buah bibir di media sosial. Lantaran, ia mengungkapkan kata kasar dalam acara stasiun Televisi.

Abu Janda terlihat marah-marah dengan ucapan kasar atau tidak sopan kepada Profesor Ikrar Nusa Bhakti. Dalam acara yang membicarakan soal situasi konflik AS-Iran dipenuhi ragam pendapat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ucapan Abu Janda tersebut viral dengan berbagai potongan video dimedsos, seperti di X, Instagram dan Tiktok. Salah satu yang mengunggahnya yaitu akun @ngajicerdas.

Permadi Arya alias Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda
Sumber :
  • Tim tvOne

Sangat jelas video tersebut dengan cepat menyebar di tengah publik. Momen itu terjadi saat Abu Janda tampil sebagai narasumber dalam program talk show Rakyat Bersuara.

Program itu dipandu langsung oleh jurnalis sekaligus presenter Aiman Witjaksono.

"Jadi prinsipnya adalah, jangan karena kita membenci suatu kaum, kita menjadi benci suatu kaum. Berusahalah adil untuk kaum amerika, coba pahami kenapa amerika serang iran," kata Pegiat Medsos tersebut, dikutip dari Youtube inewstv dalam acara Perang Meluas, Kita Harus Bagaimana?, Rabu (11/3).

Berdebat dengan Profesor Ikrar Nusa Bhakti, Abu Janda di Stasiun Televisi Sampai Ucapkan Kata Tak Pantas: Soal Sejarah Jagoan Juga Gua!
Berdebat dengan Profesor Ikrar Nusa Bhakti, Abu Janda di Stasiun Televisi Sampai Ucapkan Kata Tak Pantas: Soal Sejarah Jagoan Juga Gua!
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Youtube inews tv

Di tengah penjelasan Abu Janda yang panjang dengan nada tinggi. Aiman pun memberikan kesempatan pada Profesor akademisi senior Ikrar Nusa Bakti.

Seperti dipahami, kalau Ikrar pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia pada tahun 2017.

"Mengapa Amerika turun tangan karena ketakutan indonesia akan jatuh di tangan komunis ya," penjelasan Profesor Ikrar yang langsung dipotong Abu Janda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gue tidak ada urusan, sama perasaan loh pak, perasaan lo perasaan lo pak, jagoan gua daripada lu, itu pastilah. Kalau gue perhatikan lu komentar terlalu baper, jangan bawa-bawa perasaan, kalau lu nggak suka amerika, gue nggak ada perasaan loh semua anjing," ketus Abu Janda yang memotong penjelasan Profesor Ikrar.

Di sisi lain, sehubungan dengan eskalasi militer yang kian memanas, Indonesia mendorong pengutamaan jalur dialog serta menyatakan kesiapannya untuk menjadi penengah dalam perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan tidak menggelar imunisasi massal terkait penyakit campak.

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT