GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka

Tengah viral di media sosial seorang alumni beasiswa LPDP, merasa bangga jika sang anak bukan WNI. Menuai perhatian publik
Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:23 WIB
Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /ist

Jakarta, tvOnenews.com- Ucapan alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas jadi viral di media sosial. Juga mendapatkan perhatian dari eks pejabat publik.

Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro.
Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro.
Sumber :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD yang ikut menanggapi ucapan Dwi Sasetyaningtyas tersebut. Itu ia sampaikan lewat YouTube pribadinya.

Dalam podcast di YouTube Mahfud MD official, ia menyinggung ucapan Dwi Sasetyaningtyas yang disapa Tyas itu sepatutnya tidak disampaikan. Sebab bisa memancing amarah publik.

Mahfud MD pun mengaku juga marah den ucapan Tyas. Ucapannya itu diunggah dalam akun medsosnya. 

"Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan," kata Tyas, dikutip dari akun medsosnya jadi viral.

Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka
Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /ist

"Mbak tyas saya marah pada anda, menghina republik ini tapi saya juga paham bahwa apa yang anda katakan itu," ucapnya dikutip dari Youtubenya Mahfud MD official, Kamis (5/3).

Menurut Mahfud MD boleh mengkritik tetapi harus ingat juga soal peran atau kontribusi negara pada dirinya. Di mana Tyas mendapatkan beasiswa.

"karena fakta. (fakta) yang sering mengecewakan di tempat kita ini, tapi cintalah pada negeri ini, anda bisa sekolah karena indonesia merdeka, karena punya sumber daya yang bagus," jelasnya. 

Ucapan Baru Dwi Sasetyaningtyas 

Dwi Sasetyaningtyas & Mahfud MD
Dwi Sasetyaningtyas & Mahfud MD
Sumber :
  • Kolase Instagram/@sasetyaningtyas & Tangkapan layar YouTube Mahfud MD Official

Di sisi lain, setelah ucapan pertamanya viral di media sosial, Tyas memberikan respons kembali atas hujatan atau komentar warganet terhadapnya.

Dengan nada tegasnya, Tyas mengaku ia memiliki hak untuk tetap memberikan kritik terhadap negara. Ia maksud bentuk kekecewaan sebagai warga negara.

"Negara gak ngasih ke saya, saya bayar pajak juga. Lagian paspor WNI emang lemah karena apa ? Diplomasi pemerintah. Jadi ini kritik buat pemerintah. Sampe sini gak paham juga?" kata Tyas dalam membalas sebuah komentar. 

"Penerima beasiswa dengan uang rakyat sudah SEHARUSNYA melontarkan kritik ke kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat sebagai timbal balik/kontribusi terhadap rakyat," sambung istri Arya Irwantoro itu.

Status Kewarganegaraan Anak Masih WNI

Sejauh ini, kabar sehubungan dengan status kewarganegaraan anak alumni beasiswa LPDP itu diketahui masih WNI. 

Hal itiu disampaikan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Widodo kalau anaknya masih berstatus warga negara Indonesia (WNI) jika merujuk prinsip hukum kewarganegaraan.

Pasalnya, tempat domisili Tyas, tidak menganut sistem ius soli atau kewarganegaraan otomatis berdasarkan tempat lahir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

'Kalau tidak menganut tempat kelahiran dan juga tidak ada garis keturunan tentu garis keturunannya warga negara Indonesia, tempat itu dia tidak diakui, berarti anak itu statusnya adalah warga negara Indonesia," kata dia saat jumpa pers di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT