News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Dampak Besar Penutupan Selat Hormuz bagi Indonesia, dari Harga BBM hingga Ekonomi Nasional

Penutupan Selat Hormuz bisa mengguncang ekonomi Indonesia, dari lonjakan harga BBM hingga melemahnya rupiah.
Senin, 2 Maret 2026 - 23:56 WIB
Ilustrasi Dampak Perang Iran
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel membuat kawasan Selat Hormuz kembali menegang sejak 28 Februari 2026.

Pasukan Iranian Revolutionary Guard Corps (IRGC) bahkan sempat memperingatkan kapal-kapal untuk tidak melintas di jalur tersebut demi alasan keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau belum ada pengumuman resmi penutupan permanen, kondisi ini sudah cukup mengguncang pasar energi global.

Selat Hormuz adalah jalur vital yang dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari, atau hampir seperlima dari total pasokan minyak dunia, menurut data U.S. Energy Information Administration (EIA).

Jika benar-benar ditutup, dampaknya akan terasa hingga ke Indonesia lantaran masih sangat bergantung pada impor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah. Berikut lima dampak besar yang mungkin terjadi.

1. Harga Minyak Melonjak, BBM Terancam Naik

Penutupan Selat Hormuz akan langsung memicu lonjakan harga minyak dunia.

Pasokan global yang terganggu bisa mendorong harga minyak mentah menembus kisaran 100 hingga 150 dolar AS per barel.

Bagi Indonesia, yang sebagian besar kebutuhan energinya masih dipenuhi lewat impor, situasi ini akan menjadi pukulan berat bagi anggaran negara.

Pemerintah dihadapkan pada dua pilihan sulit: menambah subsidi BBM atau menaikkan harga jual bahan bakar di dalam negeri.

Keduanya membawa konsekuensi serius. Jika harga BBM naik, maka biaya transportasi dan produksi meningkat, memicu inflasi di berbagai sektor.

Sedangkan jika subsidi ditambah, beban APBN akan melonjak drastis.

2. Inflasi Meningkat, Daya Beli Masyarakat Melemah

Kenaikan harga energi biasanya berimbas pada meningkatnya harga barang dan jasa.

Biaya logistik melonjak, bahan pokok naik, dan ongkos transportasi pun bertambah mahal.

Akibatnya, daya beli masyarakat menurun karena pengeluaran harian meningkat.

Inflasi yang tinggi bisa menggerus konsumsi rumah tangga, padahal sektor ini merupakan motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Jika pemerintah tidak segera menyalurkan bantuan sosial atau mengendalikan harga pangan, tekanan sosial dan ekonomi bisa semakin membesar.

3. Nilai Tukar Rupiah Semakin Tertekan

Lonjakan harga energi global juga akan memperlemah nilai tukar rupiah.

Kebutuhan impor minyak yang meningkat membuat permintaan terhadap dolar AS naik, sementara cadangan devisa terkuras untuk pembayaran impor.

Kondisi ini berisiko menekan rupiah hingga melemah tajam terhadap dolar.

Rupiah yang melemah akan memperbesar biaya impor bahan baku industri, meningkatkan harga produk lokal, dan menurunkan daya saing ekspor.

Selain itu, investor asing bisa menarik modalnya dari pasar Indonesia, menimbulkan gejolak di sektor keuangan.

Dalam situasi seperti ini, Bank Indonesia mungkin terpaksa menaikkan suku bunga untuk menahan tekanan, meski berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi.

4. Risiko terhadap Stabilitas Ekonomi dan APBN

Tekanan terhadap APBN menjadi tak terelakkan. Pemerintah harus menyesuaikan belanja negara, antara lain dengan mengalokasikan dana tambahan untuk subsidi energi.

Di sisi lain, pendapatan negara berpotensi berkurang karena perlambatan ekonomi.

Krisis berkepanjangan bisa memaksa pemerintah mengalihkan anggaran pembangunan dan program sosial ke sektor energi, demi menjaga stabilitas fiskal.

Kondisi ini akan menghambat proyek infrastruktur dan pembangunan jangka panjang.

5. Ancaman terhadap Ketahanan Energi Nasional

Penutupan Selat Hormuz menjadi sinyal betapa rentannya ketahanan energi Indonesia terhadap krisis global.

Ketergantungan tinggi pada impor minyak dan gas dari Timur Tengah membuat Indonesia sangat mudah terguncang oleh konflik geopolitik.

Krisis semacam ini menegaskan pentingnya percepatan transisi energi dan diversifikasi sumber pasokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah perlu memperkuat cadangan energi strategis nasional, mengembangkan energi baru terbarukan (EBT), dan menjalin kerja sama energi dengan negara-negara di luar kawasan Timur Tengah.

Kemandirian energi menjadi kunci agar Indonesia lebih tangguh menghadapi gejolak global. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.
Testing Embed Social Media

Testing Embed Social Media

Testing Embed Social MediaTesting Embed Social MediaTesting Embed Social Media

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT