News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat Wanita saat Shalat Tarawih, Resah Alami Dugaan Praktik 'Titip' Tempat di Masjid Jakarta Selatan Viral

Sosok wanita ini cerita kegelisahan saat shalat Tarawih. Diduga mengalami praktik titip space di masjid di Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
Rabu, 25 Februari 2026 - 15:37 WIB
Ilustrasi shalat Tarawih di masjid
Sumber :
  • iStockPhoto

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang wanita bernama Prima Dita Rahma dengan akun Instagram @primaditarahma membagikan pengalaman pahitnya saat shalat Tarawih di masjid pada awal Ramadhan 2026.

Dalam sebuah unggahan Instagram miliknya yang viral, ia merasa langsung diuji untuk selalu bersabar di awal Ramadhan. Namun kesabaran itu tetap membuat dirinya enggan shalat Tarawih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak heran kalau Ramadhan menghadirkan banyak ujian kesabaran. Dan mungkin ini salah satunya untuk saya," tulis Prima dikutip tvOnenews.com dari Instagram @primaditarahma, Rabu (25/2/2026).

Curhat Titip Space di Masjid di Jakarta Selatan

Ilustrasi shalat Tarawih
Ilustrasi shalat Tarawih
Sumber :
  • iStockPhoto

Ia menceritakan kala itu dirinya ingin mengerjakan shalat Tarawih di sebuah masjid, tepatnya Masjid Nurul Hidayah di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).

Mulanya, ia mengerjakan shalat Ashar di masjid tersebut pada pukul 16.30 WIB. Kebetulan jarak kantor dan masjid tidak begitu jauh, sehingga masih membawa perlengkapan layaknya seorang pekerja.

Ia pun memilih duduk di bagian paling pinggir. Pasca shalat Ashar, ia terkejut tiba-tiba kedapatan seorang ibu-ibu mengatakan, "Mbak, geser dong. Saya mau di sini."

Wanita tersebut justru menolak permintaannya. Tak ayal, masih banyak tempat maupun sajadah yang kosong di area shaf khusus perempuan.

Ibu-ibu itu mengalah. Sampai pukul 17.30 WIB, para jemaah menunggu pembagian takjil dan kupon makanan sehingga membuat dirinya mengabarkan ada kegiatan tersebut ke teman-teman kantornya.

"Ternyata, si teman ada di belakang saya. Setelah membatalkan puasa, kami masuk kembali ke masjid. Di sini nightmare mulai terjadi," ungkap dia.

Ia terkejut bagian jajaran shaf yang sempat ditempati dirinya sudah penuh. Padahal, shaf lainnya yang belum diduduki sebelumnya, masih terlihat kosong.

Pada akhirnya, ia dan temannya mengalah untuk meletakkan barang-barangnya di bagian pinggiran lagi. Namun keinginan tersebut tiba-tiba dijegal oleh ibu-ibu lain sambil mencolek, "Mbak, di sini ada orangnya."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ia dan temannya ogah meributkan hal tersebut. Mereka mengisi shaf depan yang masih kosong. Setelah shalat Maghrib, keduanya pun mencari tempat kembali yang sekiranya belum diisi jemaah lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT