News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi 'Sandalku Mana' Viral, Oknum Lurah Nekat Bongkar Warung Warga Diduga Gegara Penolakan Urusan Ranjang

Video durasi 23 detik membuat tragedi "Sandalku Mana" viral. Dalam rekamannya, oknum kepala desa (Kades) atau lurah membongkar warung Suheni di Talang, Tegal.
Selasa, 24 Februari 2026 - 11:16 WIB
Seorang pemilik warung menangis histeris saat tempatnya dibongkar oknum lurah di Talang, Tegal viral
Sumber :
  • Istimewa

Tegal, tvOnenews.com - Sebuah video berdurasi 23 detik menghebohkan jagat maya. Dalam rekaman itu, seorang pemilik warung, Suheni menangis histeris.

Dilansir dari Instagram @updatebrebes_, Selasa (24/2/2026), sebuah rekaman memperlihatkan insiden oknum kepala desa (Kades) atau lurah berinisial T nekat membongkar sebuah warung milik Suheni di Desa Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal mula insiden tersebut saat T diduga mengajak asusila kepada Suheni. Namun begitu, ajakan urusan ranjang dari oknum lurah itu ditolak oleh pemilik warung.

"Kadiran dadi lurah, danggepe wong wadon geleman. Jebule lurah T jalok kelon! Gak dikasih kelon akhirnya dibongkar warungnya," demikian keterangan dalam unggahan video itu.

Rekaman video itu menampilkan suasana yang begitu mencekam. Pemilik warung dibalut dengan penuh kepanikan.

Pemilik warung, Suheni menangis saat tempat usahanya dibongkar oknum lurah dalam tragedi Sandalku Mana di Talang, Tegal
Pemilik warung, Suheni menangis saat tempat usahanya dibongkar oknum lurah dalam tragedi Sandalku Mana di Talang, Tegal
Sumber :
  • Istimewa

Pemilik warung panik karena oknum lurah membawa Satpol PP hingga aparat keamanan lainnya untuk membongkar warung. Isak tangis korban pun semakin histeris.

Di tengah-tengah suasana mencekam itu, terdapat teriakan suara warga terekam dalam video dengan jelas.

Teriakan itu menyebutkan "Sandalku mana?". Suara ini justru menjadi pusat perhatian warganet sehingga video pembongkaran warung tersebut viral di media sosial.

Kemudian, warga yang melihat insiden itu menyayangkan aksi pembongkaran diduga berasal dari oknum pejabat maupun Kades.

Publik berpendapat gerakan tersebut sebagai tanda adanya dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang begitu nyata alias abuse of power.

Reaksi Kades Diduga Nekat Bongkar Warung Warga yang Viral

Kades Kaladawa, T alias Taslikhin merespons rekaman video berdurasi 23 detik yang viral tersebut. Kejadian tersebut terjadi sejak lama, tepatnya pada 2023.

Kades Kaladawa itu menegaskan, dirinya merasa dirugikan akibat video suasana mencekam tersebut viral di media sosial.

Ia menambahkan, peristiwa pembongkaran itu sudah lama diselesaikan secara kekeluargaan. Ia menyayangkanvideo tersebut kembali mengguncang jagat maya.

"Saya kaget kok rekaman video tersebut muncul lagi. Masalah sudah lama dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan," kata Taslikhin dalam keterangannya

Ia menegaskan, motif kejadian tersebut bukan persoalan urusan pribadi. Pembongkaran terjadi lantaran adanya kesalahpahaman antara pemilik warung dan pemerintah desa.

Pemerintah desa langsung musyawarah akibat insiden dengan Suheni semakin heboh. Dari proses itu, terdapat berita acara kesepakatan dibalut dengan tandatangan dari sejumlah pihak.

Ia mengabarkan, Suheni selaku pemilik warung juga sudah meminta maaf dalam menyikapi kesalahpahaman yang berujung pada aksi pembongkaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyayangkan permasalahan maupun video lama kembali mencuat. Ini tentu sangat rentan menimbulkan persepsi buruk di ruang publik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT