News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Kamis, 19 Februari 2026 - 05:54 WIB
Punch, bayi monyet di Ichikawa Zoo, Jepang selalu membawa boneka orangutan viral
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seekor bayi monyet bernama Punch menjadi pusat perhatian di media sosial. Punch merupakan bayi monyet di Kebun Binatang Ichikawa di Jepang.

Dilansir dari Hindustan Times, Kamis (19/2/2026), Punch bernasib malang. Bayi monyet berjenis makaka itu harus ditinggal sang ibu sejak lahir pada 26 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bayi monyet di Ichikawa di Jepang itu kini berusia hampir tujuh bulan. Namun kisah Punch yang selalu sendiri mendadak viral setelah beberapa cuplikan dan foto merebak luas di media sosial X.

Dilihat dari unggahan X Volcaholic, Punch kerap kali membawa sebuah boneka orangutan berukuran besar. Alasan Punch sulit melepas mainan itu lantaran tak mendapat kehangatan dari induknya. 

Padahal di dunia primata, bayi makaka justru membutuhkan bulu induknya demi mendapatkan rasa aman. Namun, ada beberapa bayi primata yang mendapat penolakan dari induknya.

Punch, bayi monyet yang dibuang induknya selalu bawa boneka orangutan
Punch, bayi monyet yang dibuang induknya selalu bawa boneka orangutan
Sumber :
  • Istimewa

Penolakan bisa terjadi dengan berbagai alasan. Contoh sederhananya karena belum punya pengalaman melahirkan sehingga bingung mengasuh bayinya.

Selain itu, faktor induk primata tidak mengasuh atau sengaja membuang bayi karena gagal membangun ikatan instan. Ada juga sang induk berada di kasta terendah dalam kelompoknya sehingga mengalami tekanan dari monyet lain.

Di antara kasus tersebut, induk Punch tampak terlihat baru pertama kali melahirkan. Sang induk mengalami kelelahan sehingga tak berdaya untuk merawatnya.

Musim panas yang begitu terik diduga menjadi faktor penyebab sang induk menelantarkan Punch. Akibat bayi monyet itu hidup di tengah kesendirian, para penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi ikut turun tangan.

Mereka tidak bisa melihat hidup Punch selalu sendiri. Para penjaga kebun binatang resmi merawat secara intensif sejak hari kedua kelahiran bayi monyet tersebut.

Seiring berjalannya waktu, penjaga memiliki cara yang berbeda. Biasanya bayi monyet yang ditelantarkan induknya harus dirawat dengan inkubator.

Punch pun terpaksa dibesarkan dengan aroma dan suara monyet lain. Tujuan penjaga agar Punch bisa lebih dekat dan menjadi bagian dari kelompok sejenisnya.

Namun di tengah-tengah itu, Punch selalu mendapat penolakan dari monyet-monyet di lingkungannya. Penjaga coba menggunakan berbagai alternatif agar memberikan rasa aman bagi Punch.

Boneka Orangutan Jadi Induk Pilihan Punch

Mulanya, penjaga kebun binatang memberikan handuk agar Punch tetap memberikan rasa hangat dan lembut. Namun, hal itu tidak cukup sehingga menawarkan berbagai pilihan.

Menariknya, Punch lebih memilih boneka orangutan. Di setiap keadaan, ia selalu memeluk erat sehingga sulit terlepas dari mainan tersebut.

Punch dinilai menjadikan boneka orangutan sebagai pengganti induknya. Bahkan ketika tidur, Punch selalu memeluk boneka yang diberikan oleh penjaga kebun binatang.

Boneka itu juga menjadi penghibur dirinya ketika gugup. Menariknya, Punch selalu membawa boneka orangutan itu saat ingin berinteraksi dengan monyet lain.

Saat mendapat penolakan dari kawanan kera lain, Punch menjadikan boneka tersebut sebagai perisainya. Penjaga kebun binatang mempercayai Punch hanya butuh waktu menyesuaikan diri.

Melalui akun resminya, Ichikawa City Zoo memperlihatkan aktivitas Punch saat membawa boneka itu pada 5 Februari 2026. Hal ini berhasil mengetuk hati jutaan pengguna media sosial.

Tagar dukungan publik untuk Punch mulai bermunculan, salah satu yang menjadi topik hangat #HangInTherePunch. Tagar itu dinilai sebagai simbol dukungan agar Punch kuat beradaptasi dengan kawanan lainnya.

Jumlah Pengunjung Ichikawa City Zoo Meningkat Pesat

Kisah Punch tidak sekadar viral di media sosial. Banyak pengunjung ingin melihat kondisi pilu bayi monyet yang coba berusaha tegar dan bertingkah menggemaskan.

Perjalanan Punch dibuang sang induk dan memeluk erat boneka orangutan juga berhasil membuat jumlah pengunjung Ichikawa Zoo meledak secara pesat.

Pihak kebun binatang mengaku kewalahan menanganinya akibat peningkatan intensitas jumlah pengunjung. Walau demikian, perjalanan Punch menjadi pemantik meningkatkan ekonomi di Ichikawa Zoo.

Punch Mulai Diterima Kelompok dan Temukan Induknya

Pada 18 Februari 2026, Punch dikabarkan mulai diterima oleh kelompok monyet sejenisnya. Ia juga sudah terlihat menemukan induk barunya yang ingin mengasuhnya.

Beberapa video yang merebak di media sosial, terlihat seekor monyet dewasa sangat peduli dengan cara bantu membersihkan kutu di tubuh Punch.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari perjalanan ini, Punch memiliki julukan baru. Ia disebut sebagai "Naruto Monkey". Kisahnya sama seperti Naruto, karakter dalam kartun asal Jepang yang harus hidup di tengah kesendirian tanpa pelukan hangat dari kedua orang tuanya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT