News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebrakan Baru Imlek 2026: Video Aksi Barongsai Diiringi Lagu 'Marhaban Ya Ramadhan' Langsung Banjir Pujian

Sebuah video pendek menunjukkan atraksi barongsai di tengah perayaan Imlek 2026, memadukan budaya Tionghoa dengan iringan lagu "Marhaban Ya Ramadhan" viral.
Rabu, 18 Februari 2026 - 13:38 WIB
Ilustrasi - atraksi barongsai saat Imlek
Sumber :
  • (ANTARA/Pexels)

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video pendek menunjukkan atraksi barongsai di tengah perayaan Imlek 2026 menggemparkan publik dan aksinya langsung mendadak viral.

Kehebohan terjadi saat dua barongsai atraksi diiringi dengan lagu bernuansa Ramadhan. Warganet berpendapat ada kolaborasi budaya perayaan Imlek 2026 dan menyambut Bulan Suci Ramadhan 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilihat dari unggahan akun TikTok @depifaa_, Rabu (18/2/2026), video atraksi barongsai dengan iringan lagu "Marhaban Ya Ramadhan" terjadi karena berdekatan dengan bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

"Marhaban Ya Gong Xi Fa Cai? #Imlek2026 #MarhabanYaRamadhan," tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.

Merujuk dari Jurnal Harmonia Vol IX No 1 tahun 2009, Bintang Hanggoro Putra menjelaskan barongsai merupakan atraksi berupa arak-arakan. Di dalamnya, memiliki unsur berupa musik diiringi tarian dibalut dengan tetabuhan yang ramai.

Barongsai rupanya merupakan aktrasksi hanya dikenal di Indonesia. Tarian dimainkan oleh dua orang atau lebih dengan mengenakan kostum singa bukan dinamai barongsai.

Nama barongsai diambil dari nama Samsi atau Say. Arti dari nama ini adalah singa Cina. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Bahasa Indonesia mengenalnya dengan kata barong yang berarti tarian mengenakan topeng meniru binatang buas.

Praktik-praktik barongsai mulai dikenal saat warga Cina migrasi ke Indonesia pada abas ke-17. Etnis Cina tidak serta merta berpindah tempat dengan hanya tangan kosong, mereka membawa agama dan budaya ke Tanah Air, sehingga praktik barongsai semakin meningkat pesat dan populer khususnya saat perayaan Imlek di setiap tahunnya.

Barongsai
Barongsai
Sumber :
  • Pexels.com

Menariknya, di sebuah pertunjukkan pada perayaan Imlek 2026, dentuman musik atraksi barongsai tersebut tidak menunjukkan simbol kebudayaan Tionghoa, tetapi juga memadukan nuansa "Gong Xi Fa Cai" dengan budaya agama Islam yang dibalut dengan iringan lantunan "Marhaban Ya Ramadhan".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perpaduan budaya dalam konten tersebut menunjukkan adanya potret toleransi dan menciptakan suasana hangat di tengah perbedaan tradisi dan keyakinan agama maupun budaya masing-masing.

Dalam unggahan tersebut, atraksi yang memadukan dua kebudayaan tersebut langsung menuai banjir komentar. Banyak yang menganggap pertunjukan barongsai itu memiliki kreativitas yang penuh makna.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT