News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Singkirkan Orang Terdekat, Teddy Pardiyana Disebut Kuasai Seluruh Keuangan Lina Jubaedah Semasa Hidup

Konflik Sule dan Teddy Pardiyana kian memanas setelah Teddy menggugatan penetapan hak waris anaknya, Bintang atas harta peminggalan almarhumah Lina Jubaedah
Senin, 16 Februari 2026 - 23:44 WIB
Mantan Suami Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube Insertlive

tvOnenews.com - Konflik antara Sule dan Teddy Pardiyana kian memanas setelah Teddy mengajukan gugatan penetapan hak waris anaknya, Bintang atas harta peninggalan almarhumah Lina Jubaedah.

Tak hanya Sule, banyak pihak turut merasa kesal melihat sikap Teddy Pardiyana yang dinilai memanfaatkan sang anak demi mendapatkan harta warisan mendiang istrinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan asisten Lina Jubaedah, Butet mengungkap dugaan strategi Teddy Pardiyana dalam mengontrol istrinya semasa hidupnya.

Ia menyebutkan bahwa sebelumnya keuangan Lina dikelola oleh asisten, namun setelah bersama Teddy seluruh kendali keuangan sepenuhnya berada di tangan Teddy.

“Masalah keuangan, ATM. Biasanya ATM di pegang Butet,” ungkap Butet pada tayangan YouTube SL Media. 

“Tapi setelah ada Teddy, semua sama dia yang pegang. Jadi sama Butet nggak boleh, sama Pak Ecet nggak boleh, sama keluarganya pun nggak boleh. Semua dipegang dia, iya dikuasai,” sambungnya.

Selain itu, Butet mengungkapkan satu per satu orang terdekat Lina Jubaedah disingkirkan oleh Teddy.

“Jadi yang dekat-dekat itu disingkirkan sama dia, satu persatu. Termasuk Butet, Pak Ecet, keluarganya juga, mamanya,” ujarnya.

“Cuma saya yang kuat sampai ibu tutup usia,” sambung Ecet.

Mantan Asisten Pribadi Lina Jubaedah, Butet dan Mantan Sopir Lina, Ecet
Mantan Asisten Pribadi Lina Jubaedah, Butet dan Mantan Sopir Lina, Ecet
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube SL Media

Berbagai cara, disebut Butet, digunakan Teddy untuk menyingkirkan orang-orang kepercayaan Lina Jubaedah, termasuk dari kalangan keluarganya sendiri.

Ecet, yang merupakan mantan sopir Lina Jubaedah menjadi satu-satunya orang yang tetap mendampingi Lina hingga sebelum wafat.

“Kayak fitnah, dibikin berantem gitu. Ibu kan marah sama keluarga juga, supaya nggak dekat lagi sama almarhumah. Semua di jauh-jauhkan,” terang Ecet.

“Satu persatu jadi sama ibu ditinggalin. Cuma saya aja satu yang sampai ibu meninggal,” lanjutnya.

Sementara itu, Butet selaku mantan asisten pribadi Lina telah mengundurkan diri dari pekerjaannya sekitar satu tahun sebelum Lina meninggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau Butet, satu tahun sebelum ibu meninggal, nggak ketemu sama almarhumah. Karena sudah resign kerja,” pungkasnya.

Sebelum resmi bercerai dengan Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana diketahui sudah tinggal bersama di sebuah rumah kontrakan di kawasan Panyawangan, Cileunyi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT