News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Petir di Siang Bolong, Dua Pemuda Diduga Hina Etnis Aceh 'Hama' di TikTok Berujung Minta Maaf usai Viral

2 pemuda siaran langsung di TikTok. Mereka menghina etnis Aceh dengan sebutan 'alay, bodoh, dan hama' mendadak viral hingga diringkus polisi dan minta maaf.
Kamis, 12 Februari 2026 - 14:49 WIB
Sosok dua pemuda diduga menghina etnis Aceh dengan sebutan 'hama'
Sumber :
  • Instagram/@lambe_turah

Jakarta, tvOnenews.com - Dua pemuda diduga melakukan penghinaan terhadap etnis Aceh mendadak viral. Sikap keduanya membuat publik geram karena mencaci suku Aceh dengan sebutan "hama".

Dugaan penghinaan terhadap etnis Aceh terjadi saat dua pemuda bernama Rafi dan Galang melakukan siaran langsung di akun TikTok @K.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilihat tvOnenews.com dari unggahan Instagram @lambe_turah, Kamis (12/2/2026), siaran langsung TikTok dua pemuda tersebut dipantau sekitar 455 pengguna.

Di tengah-tengah sesi live tersebut, seorang pemuda bernama Rafi tiba-tiba menyinggung Bahasa Aceh. Hal itu terjadi setelah penontonnya mengecam ucapannya.

"Bahasa Aceh kau bilang alay? Memang alay," ujar Rafi dengan nada tinggi.

Sebut Etnis Aceh 'Hama'

2 pemuda yang diduga menghina etnis Aceh minta maaf setelah viral berujung diringkus polisi
2 pemuda yang diduga menghina etnis Aceh minta maaf setelah viral berujung diringkus polisi
Sumber :
  • Instagram/@lambe_turah

Ia mengaku bukan dari Aceh. Bahkan tidak memiliki hubungan atau rekan dari Aceh.

Ironisnya, ia semakin menunjukkan wajah meledeknya. Sementara, seorang temannya ikut tertawa dalam siaran langsung TikTok tersebut.

Dengan nada merontah-ronta, ia secara terang-terangan menyebut etnis Aceh adalah hama. Sebutan itu muncul setelah seorang penonton heran kenapa Bahasa Aceh disebut alay.

"Aku bukan orang Aceh. Aceh itu hama, semua Aceh itu hama anj*ng. Kayak dia nih Aceh hama," ledek dia.

Tantang Video Dugaan Hina Etnis Aceh Disebar

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Perekam video tersebut ikut mengomentari siaran langsung tersebut. Bahkan sampai menantang agar bagian video saat menghina etnis Aceh disebar ke media sosial.

"Oke, aku udah rekam," tulis perekam video.

Alih-alih takut, pemuda bernama Rafi itu justru balik menantang. Ia tidak takut sebutan "Aceh alay, Aceh hama" viral di media sosial.

"Sudah kau rekam, kau viralin anj*ng," tantang pemuda tersebut.

Diringkus Polisi dan Minta Maaf setelah Viral

Dalam video lainnya, dua pemuda tersebut menyampaikan klarifikasi berupa permintaan maaf. Hal itu terjadi setelah keduanya viral sehingga diringkus oleh polisi.

"Sehubungan dengan video viral saya tersebut, dalam hal ini saya ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya warga Aceh," ucap Rafi dalam video klarifikasinya.

Ia mengaku tidak memiliki maksud melakukan penghinaan terhadap suku dan etnis di Indonesia, terutama suku Aceh. Ucapan yang terlontar dilakukan secara tak sadar.

Rafi menyampaikan permintaan maaf kepada para tokoh adat, ulama, dan sejumlah pihak penting di Aceh.

"Dan saya berjanji tidak mengulangi lagi," tutupnya.

Reaksi Netizen

Video siaran langsung TikTok tersebut menuai kecaman dan ledekan dari netizen. Banyak yang meledek hanya keras lewat live, namun lembek setelah ditangkap polisi.

"Kirain keras," ledek @nfrxxx.

"Kau rupanya hama," ketawa @putrxxx.

"Cemas kau dek," kata @awiexxx.

"Anak-anak suara lebih nyaring dibanding nyali," ledek Syamsir Alam, mantan pemain Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit netizen mengajak publik agar menyerukan dua pemuda tersebut diboikot. Tujuan mereka agar keduanya sulit mencari pekerjaan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT