News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mohan Hazian Didepak dari Penerbit Bukunya, Karyanya Diputus Imbas Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Brand Lokal

Kerja sama karya buku owner brand streetwear lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian resmi diputus oleh penerbit Shira Media akibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:40 WIB
Mohan Hazian dan pernyataan sikap penerbit buku Shira Media
Sumber :
  • Kolase Instagram/@mohanhazian/@shiramedia

Jakarta, tvOnenews.com - Owner brand streetwear lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian didepak dari Shira Media, penerbit buku ternama berbasis di Yogyakarta.

Kabar pemutusan kerja sama seluruh karya buku milik Mohan Hazian langsung disampaikan pihak penerbit bukunya melalui media sosial Instagram @shiramedia, Senin (9/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan Shira Media memutus kerja sama seluruh karya buku Mohan Hazian, sebab pemilik brand streetwear ternama itu terseret dugaan kasus pelecehan seksual yang belakangan ini mengguncang publik.

"PERNYATAAN SIKAP SHIRA MEDIA. Kami, Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan," tulis Shira Media dikutip tvOnenews.com, Selasa (10/2/2026).

Shira Media Hapus Karya Buku Mohan Hazian

Mohan Hazian
Mohan Hazian
Sumber :
  • Instagram @mohanhazian

Penerbit buku berbasis di Yogyakarta itu menegaskan, pihaknya telah resmi memutus seluruh kerja sama Mohan yang bersifat komersial.

Dalam hal ini, Shira Media tidak lagi menerbitkan karya milik Mohan. Tak hanya itu, penerbit buku tersebut tak akan memasarkan karya buku suami Alya Putri itu.

Shira Media sendiri menjadi di antara tempat utama, mulai dari pembuatan, penerbitan, hingga pemasaran seluruh karya buku Mohan Hazian.

Judul karya buku milik Mohan Hazian yang paling populer, bertajuk "Goresan Seorang Berandal". Buku ini diterbitkan oleh penerbit Shira Media di Yogyakarta pada 2021/2022.

"Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerja sama penerbitan di masa mendatang," tegasnya.

Kemudian, penerbit buku tersebut juga mendesak seluruh mitranya. Pihaknya menginginkan promosi hingga penjualan karya buku milik Mohan segera dihentikan di ruang publik.

"Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran," imbau Shira Media.

Dukung Usut Dugaan Kasus Pelecehan Seksual

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pihak penerbit buku yang bekerja sama dengan karya Mohan itu turut prihatin adanya kabar pilu dialami sejumlah wanita diduga menjadi korban pelecehan seksual. Shira Media tentu mendukung pengusutan dugaan kasus pelecehan seksual sampai tuntas.

"Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, dan berpihak pada korban, hingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi," jelas Shira Media.

Penerbit buku itu juga akan mengawal kasus tersebut. Pihaknya siap berada di barisan para korban.

"Kami bersama korban," tegas Shira Media lagi.

Duduk Perkara Mohan Hazian Terseret Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Sebelumnya, nama pebisnis Mohan Hazian mendadak trending topic di sejumlah platform media sosial. Ia menjadi sorotan lantaran terseret dugaan pelecehan seksual.

Ironisnya, kasus dugaan pelecehan seksual ini masih berada di ruang bisnisnya. Sosok Mohan diduga melakukan skandal kekerasan seksual terhadap talent hingga modelnya.

Isu ini bermula dari seutas unggahan seorang perempuan bernama akun @aarummanis melalui platform X. Dalam postingan itu, ia membagikan cerita pilu dialaminya saat menjadi talent photoshoot dan videoshoot diduga di brand milik Mohan Hazian, Thanksinsomnia.

Kata perempuan itu, kejadian tidak menyenangkan tersebut terjadi sekitar pada bulan Mei 2025. Kala itu, ia mendapatkan job sebagai talent photoshoot brand diduga punya Mohan.

"Bulan Mei 2025, saya dapat job sebagai talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M," tulis perempuan itu.

Selepas itu, ia mengaku diajak makan oleh pelaku di luar. Kebetulan ia juga merasa lapar sehingga menerima tawaran tersebut.

Kejanggalan mulai terjadi setelah momen tersebut tidak ditemani talent scouter. Sebab, scouter brand itu lebih pilih keluar dengan dalih membereskan peralatan photoshoot.

Ia merasa heran dibiarkan berdua dengan M, pemilik brand lokal tersebut. Ironisnya lagi, ia justru diajak makan di dalam ruang area photoshoot.

"Owner M melancarkan aksinya dan mulai melecehkan saya. Saya dengan tegas mengatakan tidak, tetapi owner M tetap tidak peduli," jelasnya.

Ia tidak bisa berkata-kata lagi dirinya dipegang hingga mendapat perlakuan layaknya pelecehan berujung kekerasan seksual. Sontak, ia hanya bisa memberontak sehingga dibiarkan pulang dengan kondisi ketakutan dan trauma mendalam.

"Setelah kejadian tersebut, saya mengetahui M sudah punya istri dan anak. Saya masih trauma setiap kali saya melihat wajah beliau di media. Rasanya saya mau muntah dan terus mengingat kejadian tersebut," bebernya.

Sontak, nama Mohan Faizan menjadi sasaran empuk netizen. Akibatnya, pihak manajemen Thanksinsomnia juga ikut buka suara melalui media sosial resmi brand streetwear tersebut.

Manajemen Thhanksinsomnia menegaskan, Mohan tidak lagi menjabat sebagai owner brand itu. Hal tersebut telah resmi terhitung sejak Senin, 9 Februari 2026.

Mohan Hazian Klarifikasi

Tak butuh waktu lama, Mohan juga muncul ke ruang publik. Ia mengunggah video klarifikasi terkait bantahan dirinya telah melakukan pelecehan seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi lu semua harus tahu ini sangat merugikan gua, merugikan orang-orang di sekitar gua yang enggak tahu apa-apa tentang hal ini. Intinya semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah tuduhan yang tidak berdasar yang akan gua luruskan," kata Mohan Hazian.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT