Soal Ressa Jadi Sopir, Adik Denada Bilang Emilia Contessa Mau Ajarkan Cucu agar Rajin Bekerja
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
tvOnenews.com - Kabar mengenai Ressa Rizky Rossano yang disebut pernah bekerja sebagai sopir Emilia Contessa, sempat memanas ditengah tuntutan pengakuan anak yang diajukan Ressa.
Menanggapi kabar tersebut, Enrico Tambunan, adik Denada akhirnya buka suara.
Ia menegaskan bahwa sang ibu tidak pernah bermaksud memperkerjakan Ressa secara tidak manusiawi, melainkan ingin mendidik cucunya untuk belajar hidup mandiri dan rajin bekerja.
Melalui pernyataan panjangnya yang diunggah di media sosial Instagramnya, Enrico menyampaikan bahwa banyak pihak salah menafsirkan niat baik ibunya.
Ia menolak keras anggapan bahwa Emilia Contessa memperkerjakan Ressa dengan bayaran rendah.
“Dibilang kayak katanya seolah-olah mama saya mempekerjakan Ressa dengan gaji yang tidak manusiawi,” kata Enrico Tambunan.
Ia menambahkan, Emilia Contessa adalah sosok yang penuh kasih kepada seluruh anggota keluarga, termasuk anak, cucu, dan keponakan-keponakannya.

- Instagram/enricotambunan
Niat ibunya memberikan pekerjaan sederhana kepada Ressa bukan untuk mengeksploitasi, tetapi untuk mengajarkan nilai kerja keras dan tanggung jawab sejak muda.
“Secara tulus hati dan secara rendah hati saya mau katakan mama saya bukan orang yang seperti itu. Dia sangat amat sayang sama semua keluarganya. Dia mau mengajarkan kepada anak-anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakannya untuk rajin bekerja, bisa bekerja,” ujar Enrico.
Enrico juga mengungkapkan bahwa nilai kerja keras yang ditanamkan ibunya tidak hanya berlaku untuk Ressa, tetapi juga untuk dirinya dan anak-anaknya.
Emilia Contessa, kata Enrico, selalu menekankan pentingnya kemandirian dan pengalaman kerja di usia muda.
“Dia jugalah yang mengajarkan kepada saya bahwa anak saya didik untuk bekerja. Oleh sebab itu, anak saya semenjak di SMP dia sudah kerja di Hungry Jacks namanya kalau di tempat kami di sini. Dan dia bekerja semenjak SMP itu adalah karena ajaran dari mama saya,” ungkap Enrico.
Menurutnya, ajaran itu menjadi warisan moral dari sang ibu yang ingin agar anak-anaknya tidak manja dan terbiasa berusaha untuk mendapatkan sesuatu.
Prinsip itu pula yang ingin ia teruskan dalam keluarganya.

- Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVRumahnyaDangdut / CURHAT BANG Denny Sumargo
Dalam pernyataannya, Enrico juga menepis tudingan bahwa almarhumah ibunya memanfaatkan Ressa untuk alasan ekonomi.
Ia menegaskan bahwa keluarga mereka memiliki kemampuan finansial yang cukup dan tidak memerlukan tenaga kerja murah.
“Saya cukup bersyukur bahkan kami semuanya diberkati Tuhan cukup. Kalau misalnya pun kami diminta oleh mama kami untuk Mas Rico tolong kirim uang bulanan untuk bayar gaji karyawan, bayar gaji sopir misalnya, saya bisa kok kirim uang ke Indonesia untuk gaji seorang sopir dengan gaji yang normal,” tegasnya.
Menurut Enrico, jika Emilia hanya butuh sopir, ia bisa dengan mudah mempekerjakan orang lain.
Namun, sang ibu justru ingin mengajak anggota keluarga muda, termasuk Ressa, untuk merasakan nilai kerja dan kebanggaan dari hasil jerih payah sendiri.
“Yang dia mau adalah ngajakin keluarganya untuk kerja kecil-kecilan, sehingga mendapatkan gaji. Tapi kan tujuannya bukan untuk mempekerjakan. Tujuannya supaya ‘enak kan kalau kerja bisa dapat upah. Maka kerja yang lebih rajin lagi ya, supaya nanti kamu bisa dapat kerja yang benar dan masa depan yang lebih baik,’” jelasnya.
Enrico juga membantah keras anggapan bahwa ibunya memperlakukan Ressa dengan buruk.
Ia menegaskan bahwa selama hidup, Emilia Contessa dikenal sangat perhatian dan penuh kasih terhadap semua anggota keluarganya.
“Jadi untuk gambaran yang dikatakan bahwa 'Oh kayaknya Ressa tuh dikecilkan sekali', enggak kok. Mama saya sangat amat sayang kepada Ressa maupun kepada semua generasi muda yang lain di keluarga kami. Dia sangat amat perhatian dan sangat amat sayang,” tuturnya.
Bagi Enrico, sosok Emilia Contessa adalah teladan yang tegas namun penuh kasih.
Ia ingin publik tahu bahwa di balik kabar Ressa bekerja sebagai sopir, terdapat niat baik seorang nenek yang ingin membentuk karakter cucunya agar lebih kuat, mandiri, dan berani menghadapi hidup. (adk)
Load more