News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enrico Tambunan Ungkap Fakta soal Ayah Ressa, Sebut Denada Trauma Tiap Disinggung Masa Lalunya

Adik Denada, Enrico Tambunan, buka suara soal polemik keluarga. Ia ungkap Denada alami trauma tiap disinggung soal siapa sebenarnya ayah Ressa.
Senin, 2 Februari 2026 - 23:39 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVRumahnyaDangdut / CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Setelah berbagai pernyataan muncul terkait hubungan Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano, kini giliran Enrico Tambunan, adik kandung Denada, yang ikut berbicara.

Ia mencoba meluruskan persoalan yang menimpa keluarganya dan menyampaikan sisi lain yang belum banyak diketahui publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial, Enrico menegaskan bahwa dirinya ingin memberikan klarifikasi agar masyarakat memahami situasi sebenarnya yang dihadapi kakaknya.

Enrico memulai pernyataannya dengan permintaan tegas agar publik dan pihak keluarga lain berhenti menyeret nama almarhumah ibunya, Emilia Contessa, dalam polemik yang terjadi antara Denada dan Ressa.

Menurut Enrico, ibunya telah memberikan banyak hal baik bagi keluarga dan masyarakat, sehingga tidak pantas jika sosok almarhumah kini dijadikan bahan perdebatan di tengah konflik keluarga.

Dalam video itu pula, Enrico mengungkap bahwa dirinya baru mengetahui tentang Ressa sebagai anak Denada pada pertengahan 2025.

Ia mengaku tidak tahu menahu sebelumnya karena sudah lama tinggal di luar negeri dan jarang berinteraksi dengan keluarga besar di Indonesia.

Adik Denada
Adik Denada
Sumber :
  • Instagram/enricotambunan

“Baru di pertengahan 2025 saya diberitahu sama tante siapa itu Ressa. Jadi saya tidak tahu bahwa Ressa itu adalah anaknya Mbak Dena pada waktu itu. Karena mungkin karena saya tidak tinggal di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menunjukkan isi percakapannya dengan salah satu anggota keluarga yang memberi tahu soal Ressa.

Enrico bahkan sempat bingung dan meminta penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan tersebut, namun tidak mendapat kejelasan yang memadai.

“Saya bilang, ‘Tante tolong itu bukannya anaknya tante, bukan anaknya Mama?, bukan itu anaknya Mbak Dena.’ Tapi waktu itu tante tidak menjelaskan lagi dan mengalihkan ke topik lain,” ungkap Enrico.

Lebih jauh, Enrico mengaku merasa sangat kasihan kepada kakaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai Denada menyimpan luka batin mendalam dan trauma berat setiap kali topik mengenai ayah Ressa dibicarakan.

“Kalau saya bicara dengan kakak saya, saya pun jadi kasihan. Entah kenapa, saya tidak tahu terjadi apa pada waktu dulu itu. Tapi setiap kali saya membawa omongan itu, kakak saya sangat amat sedih sekali,” tutur Enrico.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT