News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Langkah Awal Membangun Jaringan Bisnis ke Luar Negeri bagi Pebisnis Pemula, Apa yang Perlu Dipahami Sejak Awal

Melalui forum bisnis dan kerja sama lintas negara, pelaku usaha pemula dapat belajar memahami pasar global secara bertahap. Banyak pebisnis pemula menganggap
Minggu, 25 Januari 2026 - 23:32 WIB
Ilustrasi 7 Langkah Awal Membangun Jaringan Bisnis ke Luar Negeri bagi Pebisnis Pemula, Apa yang Perlu Dipahami Sejak Awal
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Memasuki pasar internasional menjadi tantangan umum bagi pelaku bisnis pemula, terutama karena keterbatasan jejaring dan pemahaman ekosistem global.

Di negara-negara dengan tingkat kematangan bisnis tinggi seperti Korea Selatan, Jepang, dan Singapura, penguatan jaringan lintas negara justru diperkenalkan sejak tahap awal pengembangan usaha.

Lembaga pemerintah dan asosiasi bisnis di negara-negara tersebut memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha, investor, dan mitra industri sebagai bagian dari strategi jangka panjang memperkuat daya saing nasional.

Di Korea Selatan, misalnya, pendekatan kolaboratif antara sektor swasta dan organisasi pendukung bisnis banyak dilakukan melalui forum business matching dan program kemitraan internasional.

Lembaga seperti Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) secara rutin mempertemukan pelaku usaha lokal, termasuk usaha kecil dan menengah, dengan mitra asing untuk membuka peluang kerja sama yang realistis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model ini menunjukkan bahwa jejaring global tidak selalu dimulai dari transaksi besar, melainkan dari dialog bisnis dan pertukaran informasi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Jepang dan Singapura menekankan pentingnya kesiapan pelaku usaha sebelum masuk ke jaringan internasional.

Japan External Trade Organization (JETRO) dan Enterprise Singapore, misalnya, mendorong pebisnis pemula untuk memahami struktur pasar, standar industri, serta budaya bisnis negara tujuan sebelum menjalin kerja sama.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa membangun jejaring ke luar negeri bukan sekadar soal ekspansi, tetapi juga proses pembelajaran strategis yang membantu pelaku usaha tumbuh secara terukur dan berkelanjutan.

Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa pelajaran yang dapat diterapkan pebisnis pemula, termasuk yang dilakukan antara pelaku usaha Indonesia dan Korea Selatan.

1. Jejaring Internasional Tidak Selalu Dimulai dari Ekspor

Banyak pebisnis pemula menganggap masuk pasar luar negeri identik dengan ekspor produk. Kenyataannya, di negara seperti Korea Selatan dan Jerman, jejaring internasional sering dimulai dari pertukaran informasi, riset pasar bersama, atau kerja sama distribusi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahap awal ini membantu pelaku usaha memahami karakter mitra dan kebutuhan pasar sebelum melangkah lebih jauh.

2. Forum Business Matching Berfungsi sebagai Ruang Belajar

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reza Arap Beri Keterangan ke Polisi Soal Kematian Lula Lahfah Hari Ini, Fakta Baru akan Terungkap?

Reza Arap Beri Keterangan ke Polisi Soal Kematian Lula Lahfah Hari Ini, Fakta Baru akan Terungkap?

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk Reza Arap, terkait meninggalnya selebgram dan influencer kenamaan, Lula Lahfah.
Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas praktik alih fungsi lahan di wilayah hutan Perhutani, yang diduga kuat menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

DPR RI menyoroti praktik kawin kontrak, nikah siri, hingga perkawinan semu yang melibatkan warga negara asing (WNA) yang marak terjadi di Bogor, Jawa Barat. 
Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Nostalgia Persija-Persib: 5 Laga Tak Terlupakan Macan Kemayoran vs Maung Bandung dalam 2 Dekade Terakhir

Nostalgia Persija-Persib: 5 Laga Tak Terlupakan Macan Kemayoran vs Maung Bandung dalam 2 Dekade Terakhir

Berikut telah dirangkum lima pertandingan paling bersejarah yang menjadi saksi bisu rivalitas abadi antara Macan Kemayoran vs Maung Bandung dalam 2 dekade terakhir.
Bukan Sekadar Ibadah, Jadikan Shalat Dhuha Sebagai Ikhtiar Terkabulnya Hajat, Begini Bacaan Doa Setelah Shalat Dhuha

Bukan Sekadar Ibadah, Jadikan Shalat Dhuha Sebagai Ikhtiar Terkabulnya Hajat, Begini Bacaan Doa Setelah Shalat Dhuha

Shalat Dhuha menjadi wasilah spiritual bagi mereka yang sedang ikhtiar demi terkabulnya hajat. Jadi sangat dianjurkan menutup shalat Dhuha dengan doa khusus,

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

DPR RI menyoroti praktik kawin kontrak, nikah siri, hingga perkawinan semu yang melibatkan warga negara asing (WNA) yang marak terjadi di Bogor, Jawa Barat. 
Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas praktik alih fungsi lahan di wilayah hutan Perhutani, yang diduga kuat menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Meninggalnya Lula Lahfah Dikaitkan dengan Overdosis, Polisi Akui Ada Rekam Medis Soal Ini

Meninggalnya Lula Lahfah Dikaitkan dengan Overdosis, Polisi Akui Ada Rekam Medis Soal Ini

Peristiwa meninggal dunianya Lula Lahfah yang juga kekasih hati dari Reza Arap masih menyisakan teka-teki usai kematian selebgram muda itu dikaitkan dengan overdosis obat atau zat terlarang.
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, PAN dan Golkar Langsung Bereaksi Singgung Kewenangan Presiden: Penilaiannya Murni

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, PAN dan Golkar Langsung Bereaksi Singgung Kewenangan Presiden: Penilaiannya Murni

Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar memberikan reaksi terkait isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang kabarnya akan dilakukan Presiden Prabowo dalam waktu dekat.
Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan

Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan

Hasil UFC 324 yang dimenangkan oleh Justin Gaethje usai mengalahkan Paddy Pimblett dalam lima ronde.
Sepekan Lagi Girik hingga Letter C Tak Diakui Pemerintah, Deadline 2 Februari 2026!

Sepekan Lagi Girik hingga Letter C Tak Diakui Pemerintah, Deadline 2 Februari 2026!

Mulai 2 Februari girik, letter c, atau bukti kepemilikan tanah lama tidak lagi berlaku. Bagaimana nasib tanah yang belum disertifikatkan hingga 2 Februari 2026?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT