News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yakin Menang 90 Persen, Ronald Siap Perjuangkan Hak Waris Ressa Rizky dari Denada

Ronald yakin menang 90 persen saat memperjuangkan hak waris Ressa Rizky. Kuasa hukum menegaskan gugatan bukan soal materi, melainkan pengakuan dari Denada.
Minggu, 25 Januari 2026 - 17:51 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

 

tvOnenews.com - Polemik antara Ressa Rizky dan penyanyi Denada kembali memanas. Kali ini, fokus sengketa bukan lagi sekadar soal perasaan terabaikan, melainkan menyentuh persoalan hak waris yang diklaim sebagai hak asasi dan dilindungi undang-undang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald, dengan tegas menyatakan keyakinannya bahwa gugatan yang diajukan memiliki peluang menang sangat besar.

Ronald sendiri bukan sosok asing dalam konflik ini. Ia merupakan menantu dari Ibu Ratih, perempuan yang selama ini membesarkan Ressa Rizky di Banyuwangi. 

Selain memiliki hubungan keluarga, Ronald juga bertindak sebagai kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, pria yang mengaku sebagai anak biologis Denada.

Keterlibatan Ronald dalam perkara ini disebut bukan tanpa alasan emosional. Ia mengaku merasa sakit hati melihat perlakuan yang diterima mertuanya dan istrinya. 

Terlebih setelah adanya laporan dari pihak keluarga Denada terkait persoalan cicilan mobil yang berujung pada tekanan psikologis terhadap Ibu Ratih.

Menurut Ronald, gugatan ini bukan dilandasi kepentingan materi semata, melainkan dorongan untuk memperjuangkan martabat dan hak Ressa Rizky sebagai seorang anak.

Pada Jumat, 24 Januari 2025, Ressa Rizky bersama Mama Ratih dan dua kuasa hukumnya bertolak ke Jakarta. Kedatangan mereka bertujuan untuk berharap dapat bertemu langsung dengan Denada. 

Setibanya di Jakarta, rombongan tersebut sempat melakukan tanya jawab singkat dengan sejumlah awak media. Video pernyataan itu kemudian diunggah di kanal YouTube Cumicumi.

Menanggapi pertanyaan wartawan soal langkah hukum lanjutan, Ronald menegaskan bahwa pihaknya tidak gegabah dalam membawa perkara ini ke ranah persidangan.

“Ya kan begini, itu makanya kalau memang nanti tergugat mengajak saya ke forum persidangan, yang jelas kita tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat. Satu,” ujar Ronald.

Ronald menekankan bahwa inti perjuangan hukum ini adalah pengakuan hak Ressa Rizky, khususnya dalam konteks hak waris. 

Ia menilai selama ini publik hanya mengenal satu anak Denada, sementara menurut klaimnya, ada dua anak yang memiliki hak yang sama.

“Ketika dia tidak mau memberikan pengakuan secara tegas di luar forum persidangan, ya sudah, persidangan tetap akan lanjut. Kepentingan saya hanya untuk memperjuangkan bahwa hak-hak Ressa ini sebenarnya kan masalah konsep hak waris, ya. Karena ini kan anaknya Denada itu dua, yang selama ini terekspos cuma satu. Itu makanya sebagai salah satu yang punya hak waris yang sifatnya asasi dan dilindungi oleh undang-undang, itu yang akan saya perjuangkan,” tegasnya.

Ronald bahkan menyebut peluang menang dalam gugatan ini sangat besar.

“Insyaallah kalau dalam konteks itu, saya yakin kemungkinan menang itu sudah di atas 90 persen. Tetapi bukan soal materi sebetulnya yang harus teman-teman ketahui,” lanjut Ronald.

Lebih jauh, Ronald menilai pertanyaan publik kerap melompat-lompat tanpa melihat akar persoalan secara runtut. Ia berharap proses persidangan dapat membuka kronologi secara utuh.

“Pertanyaan-pertanyaan yang dibuat ini agak sedikit rancu karena loncat-loncat. Coba kalau ditanya secara runtut kenapa ini sampai ada di forum persidangan, itu akan menjadi lebih menarik,” ujarnya.

Ronald juga menegaskan bahwa motivasi utamanya bukan untuk mencari keuntungan finansial.

“Cikal bakal dan motivasi kenapa saya harus ajukan keberatan itu sudah saya tuangkan seutuh-utuhnya. Jadi, insyaallah motivasi saya bukan untuk mencari masalah materi, tetapi penghinaan yang sangat menyakitkan bagi saya sebagai seorang anak, yang dalam hal ini juga profesi saya sebagai pengacara yang memperjuangkan,” katanya.

Ia bahkan menyebut perlakuan Denada terhadap keluarganya sebagai sesuatu yang tidak pantas.

“Perlakuan Denada itu menurut kacamata saya kurang beradab, khususnya bagi ibu saya. Itu makanya harus saya kasih pelajaran bagaimana caranya beradab,” pungkas Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, podcast yang dimaksud Ronald diduga merupakan tayangan milik Denny Sumargo. Potongan video perbincangan Ressa Rizky bersama Mama Ratih dan Denny Sumargo beredar luas di TikTok melalui akun @serumahseberkah pada 24 Januari 2026.

(anf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reza Arap Beri Keterangan ke Polisi Soal Kematian Lula Lahfah Hari Ini, Fakta Baru akan Terungkap?

Reza Arap Beri Keterangan ke Polisi Soal Kematian Lula Lahfah Hari Ini, Fakta Baru akan Terungkap?

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk Reza Arap, terkait meninggalnya selebgram dan influencer kenamaan, Lula Lahfah.
Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas praktik alih fungsi lahan di wilayah hutan Perhutani, yang diduga kuat menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

DPR RI menyoroti praktik kawin kontrak, nikah siri, hingga perkawinan semu yang melibatkan warga negara asing (WNA) yang marak terjadi di Bogor, Jawa Barat. 
Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Nostalgia Persija-Persib: 5 Laga Tak Terlupakan Macan Kemayoran vs Maung Bandung dalam 2 Dekade Terakhir

Nostalgia Persija-Persib: 5 Laga Tak Terlupakan Macan Kemayoran vs Maung Bandung dalam 2 Dekade Terakhir

Berikut telah dirangkum lima pertandingan paling bersejarah yang menjadi saksi bisu rivalitas abadi antara Macan Kemayoran vs Maung Bandung dalam 2 dekade terakhir.
Bukan Sekadar Ibadah, Jadikan Shalat Dhuha Sebagai Ikhtiar Terkabulnya Hajat, Begini Bacaan Doa Setelah Shalat Dhuha

Bukan Sekadar Ibadah, Jadikan Shalat Dhuha Sebagai Ikhtiar Terkabulnya Hajat, Begini Bacaan Doa Setelah Shalat Dhuha

Shalat Dhuha menjadi wasilah spiritual bagi mereka yang sedang ikhtiar demi terkabulnya hajat. Jadi sangat dianjurkan menutup shalat Dhuha dengan doa khusus,

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

Marak Kawin Kontrak dan Nikah Semu dengan WNA di Bogor, DPR Desak Imigrasi Bertindak

DPR RI menyoroti praktik kawin kontrak, nikah siri, hingga perkawinan semu yang melibatkan warga negara asing (WNA) yang marak terjadi di Bogor, Jawa Barat. 
Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Longsor di Kab. Bandung Barat, Wagub Jabar Ancam Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas praktik alih fungsi lahan di wilayah hutan Perhutani, yang diduga kuat menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Meninggalnya Lula Lahfah Dikaitkan dengan Overdosis, Polisi Akui Ada Rekam Medis Soal Ini

Meninggalnya Lula Lahfah Dikaitkan dengan Overdosis, Polisi Akui Ada Rekam Medis Soal Ini

Peristiwa meninggal dunianya Lula Lahfah yang juga kekasih hati dari Reza Arap masih menyisakan teka-teki usai kematian selebgram muda itu dikaitkan dengan overdosis obat atau zat terlarang.
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, PAN dan Golkar Langsung Bereaksi Singgung Kewenangan Presiden: Penilaiannya Murni

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, PAN dan Golkar Langsung Bereaksi Singgung Kewenangan Presiden: Penilaiannya Murni

Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar memberikan reaksi terkait isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang kabarnya akan dilakukan Presiden Prabowo dalam waktu dekat.
Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan

Hasil UFC 324: Hantam Paddy Pimblett Hingga Berdarah-darah, Justin Gaethje Raih Gelar Juara Interim Kelas Ringan

Hasil UFC 324 yang dimenangkan oleh Justin Gaethje usai mengalahkan Paddy Pimblett dalam lima ronde.
Sepekan Lagi Girik hingga Letter C Tak Diakui Pemerintah, Deadline 2 Februari 2026!

Sepekan Lagi Girik hingga Letter C Tak Diakui Pemerintah, Deadline 2 Februari 2026!

Mulai 2 Februari girik, letter c, atau bukti kepemilikan tanah lama tidak lagi berlaku. Bagaimana nasib tanah yang belum disertifikatkan hingga 2 Februari 2026?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT