Ayah Mendiang Lula Lahfah Ungkap Firasat Seminggu Sebelum Putrinya Meninggal: Ngajak Makan
- Instagram Lula Lahfah
Feroz mengaku saat itu tidak menaruh curiga apa pun, karena Lula terlihat sehat dan ceria seperti biasa.
Namun, setelah peristiwa duka ini terjadi, ia baru menyadari bahwa mungkin ajakan makan tersebut adalah tanda perpisahan halus dari putrinya.
Lebih lanjut, Feroz juga menjelaskan bahwa Lula memang memiliki riwayat penyakit yang kerap kambuh, salah satunya GERD (penyakit asam lambung) dan pembengkakan usus.
Beberapa waktu sebelum meninggal, Lula sempat dirawat di rumah sakit karena masalah kesehatan tersebut.
“Sebelum tahun baru dia sempat masuk rumah sakit. Emang dia punya GERD, sering kambuh. Terus dia juga ada pembengkakan di usus, itu yang sering dia keluhin. Tapi dia nggak pernah ngeluh sama keluarga, malah curhatnya ke teman-teman dekatnya,” ungkap Feroz.
Sang ayah mengaku menyesal karena tidak mengetahui seberapa parah kondisi kesehatan Lula saat itu.
“Dia bilang sakit banget di perut bagian kiri, tapi kita nggak tahu. Kalau tahu, mungkin kita suruh dia berobat lebih jauh, mungkin ke luar negeri. Tapi dia tahan, dia tahan terus, sampai akhirnya tadi malam itu nggak (tertolong). Mungkin komplikasi,” katanya.
Feroz juga menuturkan bahwa tidak ada tanda-tanda mencurigakan pada hari sebelum Lula meninggal.
Ia menyebut sang putri masih melakukan aktivitas seperti biasa.
“Dia nggak pernah curhat apa-apa, kita juga tahu dari teman-temannya aja. Dia normal seperti biasa, tidur, pagi aktivitas, ya udah. Cuma hari itu sampai siang nggak ada kabar,” ujar Feroz.
Kini, keluarga hanya bisa berdoa agar Lula Lahfah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
Sosoknya yang dikenal baik hati dan selalu membawa keceriaan meninggalkan jejak mendalam bagi banyak orang. (adk)
Load more