News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mungkinkah Inovasi AI Pertanian Karya Pelajar Indonesia Mengubah Wajah Agrikultur Global?

Teknologi pertanian presisi digunakan untuk memantau kondisi tanah dan tanaman secara real time melalui sensor dan drone, sebagaimana dilaporkan oleh
Rabu, 14 Januari 2026 - 23:41 WIB
Ilustrasi Mungkinkah Inovasi AI Pertanian Karya Pelajar Indonesia Mengubah Wajah Agrikultur Global
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Perkembangan teknologi pertanian di Indonesia terus menunjukkan arah yang menjanjikan, seiring meningkatnya adopsi inovasi berbasis digital dan kecerdasan buatan

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor agrikultur tak lagi identik dengan metode konvensional, melainkan mulai memanfaatkan sensor pintar, Internet of Things (IoT), hingga analisis data berbasis AI untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Transformasi ini sejalan dengan tren global menuju smart farming yang telah lebih dulu diterapkan di negara-negara maju.

Di Jepang, misalnya, teknologi pertanian presisi digunakan untuk memantau kondisi tanah dan tanaman secara real time melalui sensor dan drone, sebagaimana dilaporkan oleh Kementerian Pertanian Jepang (MAFF). 

Sementara itu, Amerika Serikat melalui riset yang didukung USDA mengembangkan sistem analisis tanah berbasis data untuk membantu petani menentukan kebutuhan pupuk secara presisi dan efisien. 

Pendekatan serupa juga didorong oleh FAO sebagai bagian dari agenda pertanian berkelanjutan global di era perubahan iklim. Di tengah arus inovasi dunia tersebut, Indonesia tak ketinggalan menunjukkan kapasitasnya. 

Anak-anak muda Tanah Air mulai mengambil peran penting dalam menghadirkan solusi teknologi pertanian yang relevan dengan kebutuhan lokal. Salah satu bukti nyatanya adalah keberhasilan inovasi SoilPIN, alat pendeteksi tanah berbasis AI karya pelajar Indonesia, yang sukses mencuri perhatian dunia internasional.

Alat Cerdas Pendeteksi Tanah Berbasis AI

Melansir dari berbagai sumber, Inovasi SoilPIN berhasil mengantarkan tim pengembangnya meraih Medali Emas (Gold Medal) pada ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026. 

Kompetisi bergengsi yang digelar oleh National Research Council of Thailand (NRCT) tersebut berlangsung pada 5–9 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan Thailand Inventors’ Day 2026.

SoilPIN dirancang sebagai alat portabel berbentuk pin yang ditenagai baterai internal. Fungsinya adalah mendeteksi kualitas tanah secara cepat dan akurat, kemudian mengirimkan data ke aplikasi digital yang dilengkapi analisis berbasis kecerdasan buatan. 

Melalui tujuh sensor terintegrasi, perangkat ini mampu mengukur delapan parameter tanah penting dalam waktu kurang dari satu menit.

Parameter yang dianalisis meliputi tingkat keasaman tanah (pH) dengan sensor ISFET, salinitas dan konduktivitas listrik, kelembapan serta suhu tanah, hingga kandungan nutrisi utama seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). 

Data tersebut kemudian dipetakan secara digital untuk membantu petani memahami kondisi lahannya sekaligus memperoleh rekomendasi tindakan yang tepat.

Sebelum tampil di Bangkok, SoilPIN telah melalui serangkaian uji coba lapangan di wilayah Bandung guna memastikan akurasi dan keandalannya dalam kondisi nyata.

Prestasi internasional ini merupakan hasil kerja sama tujuh pelajar dari berbagai sekolah internasional di Indonesia. Mereka adalah Armand Muhammad Abdullah (British School Jakarta), Nazeer Omar Verico, Muhammad Argi Imrantama, Baraputra Nathan Ararya, Bryan Adrian Romeli (Mentari Intercultural School Jakarta), Shah Jehan Abhiraj Kamal (Mentari Intercultural School Bintaro), serta Kianu Adiara Anggun (Jakarta Intercultural School).

Dalam ajang IPITEx 2026, tim diwakili langsung oleh lima anggota, yakni Armand, Omar, Argi, Nathan, dan Jehan. Kolaborasi lintas sekolah ini mencerminkan semangat inovasi generasi muda Indonesia yang mampu bersaing di level global, sekaligus relevan dengan kebutuhan sektor pertanian nasional.

Ilustrasi Mungkinkah Inovasi AI Pertanian Karya Pelajar Indonesia Mengubah Wajah Agrikultur Global
Ilustrasi Mungkinkah Inovasi AI Pertanian Karya Pelajar Indonesia Mengubah Wajah Agrikultur Global
Sumber :
  • Ist

Sebagai bentuk keseriusan pengembangan teknologi, SoilPIN telah memperoleh perlindungan hak cipta dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Surat Pencatatan Ciptaan bernomor EC002025172236 diterbitkan pada 5 November 2025 untuk kategori Karya Tulis yang menjadi dasar inovasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan ini tak hanya mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi masa depan pertanian nasional. Dengan biaya produksi yang kompetitif dan teknologi yang mudah dioperasikan, SoilPIN diharapkan dapat membantu petani lokal beradaptasi dengan era pertanian modern, sejalan dengan praktik smart farming yang diterapkan di negara maju.

Lebih jauh, inovasi ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan pangan global melalui teknologi berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW?

Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW?

Apakah Ibadah shalat sudah ada sebelum peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW? Begini penjelasan tentang ibadah shalat sebelum dan sesudah Isra Mi'raj.
Awal Mula Syafiq Ali Hilang di Gunung Slamet, Berusaha Cari Bantuan untuk Temannya Malah Berakhir Tewas

Awal Mula Syafiq Ali Hilang di Gunung Slamet, Berusaha Cari Bantuan untuk Temannya Malah Berakhir Tewas

Tim SAR akhirnya berhasil menemukan jenazah pemuda 18 tahun, Syafiq Ali yang hilang ketika sedang mendaki Gunung Slamet bersama temannya. Begini awal mulanya.
Kronologi Aksi Teror dan Ancaman Terhadap Aktivis dan Konten Kreator Usai Kritik Soal Bencana Sumatera-Aceh

Kronologi Aksi Teror dan Ancaman Terhadap Aktivis dan Konten Kreator Usai Kritik Soal Bencana Sumatera-Aceh

Aksi teror terhadap konten kreator kembali terjadi usai mengkritik penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera-Aceh.
Wacana Pilkada Dipilih DPRD, DPD RI Akui Belum Tentukan Sikap

Wacana Pilkada Dipilih DPRD, DPD RI Akui Belum Tentukan Sikap

Wacana pemerintah Indonesia terkait Pilkada yang ditetapkan oleh tingkat DPRD terus menuai polemik di publik.
Kurun Waktu Satu Tahun Indonesia Berhasil Teken 7 Kerja Sama Pertahanan

Kurun Waktu Satu Tahun Indonesia Berhasil Teken 7 Kerja Sama Pertahanan

Indonesia memperkuat posisi strategisnya dalam percaturan global melalui serangkaian kerja sama pertahanan, penegakan hukum, dan kemitraan strategis dengan sejumlah negara dalam satu tahun terakhir.
Polsek Jatiuwung Tangkap Tiga Pelaku Curanmor dan Penadah di Tangerang, Beraksi Puluhan Kali

Polsek Jatiuwung Tangkap Tiga Pelaku Curanmor dan Penadah di Tangerang, Beraksi Puluhan Kali

Jajaran Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang beraksi di wilayah Curug, Kabupaten Tangerang.

Trending

FPI Kecam 'Mens Rea' Soal Penistaan Agama, Pandji Pragiwaksono Terancam Masuk Bui?

FPI Kecam 'Mens Rea' Soal Penistaan Agama, Pandji Pragiwaksono Terancam Masuk Bui?

Materi Stand Up Comedy bertajuk 'Mens Rea' besutan komika Pandji Pragiwaksono turut disorot tajam oleh Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP FPI).
Saat Belajar Bacalah Doa ini, Agar Ilmu yang Dipelajari dapat Bermanfaat, Begini Doanya

Saat Belajar Bacalah Doa ini, Agar Ilmu yang Dipelajari dapat Bermanfaat, Begini Doanya

agar ilmu menjadi berkah, mudah diamalkan, dan memberi manfaat luas, dianjurkan membaca doa memohon ilmu yang bermanfaat sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT