News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Ressa Baru Gugat Denada Setelah Usianya 24 Tahun?

Selama 24 tahun, Al Ressa Rizky Rosano menjalani hidup tanpa mengetahui jati diri ibu kandungnya. Ia tumbuh dengan keyakinan bahwa Denada hanyalah kakak sepupu
Minggu, 11 Januari 2026 - 19:11 WIB
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com — Selama 24 tahun, Al Ressa Rizky Rosano menjalani hidup tanpa mengetahui jati diri ibu kandungnya. Ia tumbuh dengan keyakinan bahwa Denada hanyalah kakak sepupu, hingga fakta itu terungkap setelah wafatnya Emilia Contessa.

Sejak kecil, Ressa tinggal dan diasuh oleh adik Emilia Contessa di Banyuwangi. Ia mengaku baru mengetahui kebenaran mengenai asal-usulnya setelah beranjak dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama bertahun-tahun, ia pun tak pernah memanggil Denada sebagai ibu, melainkan sebatas kakak sepupu.

Ressa Rizky dan Denada
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

Puluhan tahun mengenal Denada dalam posisi tersebut, Ressa menyebut setiap pertemuan yang terjadi berlangsung singkat dan tidak disertai komunikasi yang intens.

"Pernah ketemu, beberapa kali," terang Ressa, Jumat (9/1/2026).

"Saya memanggil Mbak Denada," imbuhnya.

Perempuan yang selama ini merawat Ressa sejak bayi merupakan adik kandung Emilia Contessa. Sosok yang semestinya berstatus sebagai nenek itu justru menjadi figur ibu dalam kehidupan Ressa.

Ia tumbuh dalam keterbatasan ekonomi dan tidak pernah mempertanyakan latar belakang dirinya.

Dalam perjalanannya, Ressa sempat berkomunikasi dengan Denada sebagai adik. Ia juga mengaku pernah dijanjikan untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta.

Namun kondisi ekonomi membuat rencana tersebut tak terwujud. Ressa akhirnya berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Banyuwangi sebelum harus berhenti di tengah jalan.

"Ya kuliah di sini saja, karena saya gak mampu. Tapi baru semester 4 saya keluar karena gak bisa bayar," ungkapnya.

Penyanyi Denada
Penyanyi Denada
Sumber :
  • YouTube/MelaneyRicardo

Kondisi tersebut membuat Ressa berpindah-pindah tempat tinggal. Ia sempat tinggal bersama perempuan yang ia panggil ibu, sebelum akhirnya menetap di gudang rumah induk Denada yang berada di Jalan Gajahmada, Banyuwangi.

"Ya terakhir sampai sekarang saya tinggal di Gajahmada, di gudang belakang yang dijadikan kamar," tegas Ressa.

Meski kisah hidupnya kini menjadi perhatian publik, Ressa menegaskan dirinya tidak pernah berniat membuka persoalan keluarga ke ranah media.

Ia menyebut tujuannya semata agar konflik internal keluarga yang dipicu kesalahpahaman dapat diselesaikan.

Ia juga menegaskan bahwa langkah yang ditempuh bukan demi kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk perjuangan untuk perempuan yang telah merawat dan membesarkannya sejak bayi.

Perhatian publik semakin mengarah pada Ressa setelah ia resmi melayangkan gugatan terhadap Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025.

Dalam gugatan tersebut, Ressa menuntut pengakuan sebagai anak biologis serta pertanggungjawaban atas dugaan penelantaran selama 24 tahun.

Ressa mengaku dilahirkan di Jakarta pada 2002 dan kemudian dibawa ke Banyuwangi.

Kuasa hukum Ressa Moh. Firdaus Yuliantono menyampaikan bahwa langkah hukum itu ditempuh sebagai upaya memperjuangkan hak anak yang selama ini dinilai terabaikan.

"Benar tergugat adalah seorang artis dengan inisial D, kami telah melakukan gugatan atas perbuatan melawan hukum dengan tergugat adalah orang tua kandungannya sendiri," terang Firdaus, Kamis (8/1/2026).

"Dengan gugatan ini, harapannya anak ini bisa mendapatkan hak-haknya yang sejak dilahirkan hingga berusia remaja tidak diberikan oleh sang Ibu," tambah Firdaus.

Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Sumber :
  • tvOne - Happy Oktavia

Firdaus juga berharap ada itikad baik dari Denada untuk bertemu langsung dengan kliennya agar persoalan tidak berlarut.

"Kami berharap agar tergugat punya itikad baik untuk bertemu dengan klien kami sehingga ada titik temu antara keduanya sehingga tidak sampai berlanjut ke jalur hukum. Tapi kalau memang tidak ada itikad baik maka kami ingin agar hak-hak klien kami dapat terpenuhi," tegas Firdaus.

Sementara itu, kuasa hukum Denada Muhammad Iqbal menilai gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri tidak tepat sasaran. Menurutnya, substansi perkara seharusnya berada di ranah hukum lain.

"Kan terkait masalah penelantaran kan katanya di media itu. Kalau saya nanggapi itu salah jalur kalau di PN (Pengadilan Negeri). Kalau ngomong penelantaran kan ya pidana. Kalau masalah ngomong nafkah-nafkah anak karena Muslim ya harusnya di Pengadilan Agama," kata Iqbal, Jumat (9/1/2026).

Ikbal juga mempertanyakan alasan gugatan baru diajukan ketika Ressa telah berusia 24 tahun.

"Kenapa kok baru sekarang? Dan yang menggugat ini pun ya masih lingkup saudara. Dan nggak dijelaskan itu dirawat sama saudara atau gimana, terus keabsahan masalah anak ini gimana kan nggak disebutkan juga," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Denada. Proses mediasi disebut baru akan digelar pada Kamis (15/1/2026).

"Belum ada mediasi, kemarin itu bukan mediasi. Mediasi nanti hari Kamis depan dan belum dipastikan Mbak Denada akan hadir," pungkas Iqbal.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT