News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indro Warkop Soroti Laporan terhadap Pandji Pragiwaksono Sebagai Kemunduran Demokrasi

Respons Indro Warkop soal laporan terhadap Pandji Pragiwaksono. Ia menilai pelaporan komedi ke ranah hukum mencerminkan kemunduran demokrasi.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:49 WIB
Indro Warkop, Pandji Pragiwaksono
Sumber :
  • YouTube/youthtvindonesia/tuahkreasi

tvOnenews.com - Aktor dan komedian legendaris Indro Warkop akhirnya ikut bersuara soal polemik yang menimpa komika Pandji Pragiwaksono.

Kasus ini bermula dari materi stand up comedy Pandji dalam pertunjukan bertajuk “Mens Rea” yang sempat menuai kontroversi dan berujung pada laporan ke pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, pertunjukan tunggal Pandji Pragiwaksono Mens Rea yang ditayangkan di Netflix sejak akhir Desember 2025 memunculkan reaksi pro dan kontra.

Materinya dinilai menyinggung pihak tertentu hingga dianggap berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Menanggapi hal tersebut, Indro Warkop menilai bahwa pelaporan terhadap Pandji merupakan langkah mundur dalam praktik demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Menurutnya, masyarakat seharusnya bisa lebih dewasa dalam menyikapi kritik yang disampaikan lewat bentuk seni, termasuk komedi.

“Ya disayangkan, ini sebuah kemunduran cara berpikir, itu aja sih. Bagaimanapun juga komedi itu (stand up-nya Pandji),” ujar Indro dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Cumicumi.

Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono
Sumber :
  • Instagram @pandji.pragiwaksono

Bagi Indro, komedi memiliki peran penting sebagai sarana penyampaian kritik sosial.

Ia menilai masyarakat Indonesia perlu lebih terbuka terhadap cara penyampaian tersebut agar tidak selalu merasa diserang atau dirugikan.

“Masyarakat kita harus banyak belajar lagi, khususnya tentang kritik yang dibalut dalam komedi,” katanya.

Lebih lanjut, Indro mengaku tertarik dengan pandangan Mahfud MD yang sebelumnya juga menyoroti persoalan hukum terkait kebebasan berekspresi.

Menurutnya, kondisi saat ini berbeda jauh dengan masa lalu ketika pemerintah secara langsung menekan kritik. Kini, kata Indro, tekanan sering dilakukan melalui pihak-pihak lain yang dijadikan perantara.

“Saya tertarik sama bahasanya Pak Mahfud MD yang lebih mengerti soal hukum. Jadi kita pada masa sekarang, penguasa mempergunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita,” ujarnya.

Indro mengingatkan agar publik, khususnya pelaku seni dan penikmatnya, lebih waspada terhadap potensi adu domba yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.

sosok Pandji Pragiwaksono
sosok Pandji Pragiwaksono
Sumber :
  • instagram @pandji.pragiwaksono

“Kita harus hati-hati. Ingat ke Sumpah Pemuda makanya. Jadi supaya jangan ada kesukuan dan jangan ada hal-hal seperti itu muncul gitu," tambahnya.

Indro menilai bahwa jika suatu materi komedi tidak mengandung kebenaran atau fakta, seharusnya tidak perlu direspons secara berlebihan.

Menurutnya, masyarakat sebaiknya bisa membedakan antara kritik, satire, dan penghinaan.

“Kalau memang tidak terjadi, ngapain harus ada penolakan?” ungkap Indro dengan nada santai.

Komedian berusia 67 tahun itu juga menegaskan bahwa setiap pelawak memiliki gaya dan sudut pandang berbeda.

Karena itu, seharusnya tidak semua karya komedi harus dilihat dari sisi negatif atau dipidanakan.

“Saya nggak mau masuk terlalu dalam soal itunya. Karena itu kan menurut keyakinan dia. Saya nggak kepengen masuk itunya, itu opini dia kan," kata Indro.

Kasus yang menimpa Pandji berawal dari laporan yang diajukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya pada Rabu, 7 Januari 2026.

Dalam laporan tersebut, Pandji diduga melakukan pencemaran nama baik melalui materi pertunjukan Mens Rea, yang disebut mengandung unsur penghinaan dan berpotensi memicu keresahan publik.

Pelapor juga menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman pertunjukan dan potongan video yang tersebar di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertunjukan Mens Rea sendiri telah tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025 tanpa sensor, dan menjadi salah satu materi stand up Pandji yang paling kontroversial.

Isinya banyak membahas soal isu sosial, hukum, dan politik, termasuk sindiran terhadap aparat negara. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT