News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Hukum Sebut Kasus Pandji Pragiwaksono Masuk Delik Aduan dan Jadi Pembelajaran: Hati-hati

Pandji dilaporkan karena dianggap menebarkan isu yang kurang positif. Simak selengkapnya dalam berita.
Jumat, 9 Januari 2026 - 17:29 WIB
Pengamat Hukum Sebut Kasus Pandji Pragiwaksono Masuk Delik Aduan dan Jadi Pembelajaran: Hati-hati
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/yt Pandji Pragiwaksono

Jakarta, tvOnenews.com- Komika Pandji Pragiwaksono tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial jadi viral. Dia dikabarkan telah dilaporkan oleh aliansi anak muda NU dan Muhammadiyah ke Polisi atas dugaan penghinaan terhadap organisasi islam.

Komika, Pandji Pragiwaksono.
Komika, Pandji Pragiwaksono.
Sumber :
  • Youtube Total Politik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehubungan dengan kasus Pandji, muncullah tanggapan Pengamat Hukum yang memberikan penjelasan terkait itu. 

Dalam keterangannya dikutip dari Youtube Inews, tindakan angkatan muda NU dan Muhammadiyah itu disebutkan bukan sebagai laporan tetapi delik aduan umum yang diajukan ke Polisi.

"Iya begini, bukan istilahnya bukan laporan, tapi delik aduan. Delik aduan yang menyangkut pribadi seseorang merasa tercemar atas ucapan atau tulisan yang merendahkan, dalam hal ini orang yang merasa, merasa ada pencemaran dan merendahkan," jelasnya dikutip dari Youtube Inews, Jumat (9/1).

"Bukan laporan ya, jadi kalau delik laporan itu tergantung diteruskan atau tidak, tergantung yang mengadu (melaporkan), Tapi kalau delik aduan, atau umum ini dilanjutkan atau tidak perkara jalan terus," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Hibnu Nugroho kasus Pandji menjadi pembelajaran bersama. Sebab berbicara di ruang publik dibutuhkan ke hati-hatian.

"Ini juga sebagai bentuk pembelajaran, di era sekarang memang ini harus hati-hati. Dalam ucapan dalam hal kalimat, ata menyebut seseorang dan mkinerja ini jadi sensitif sekali," tegas Hibnu. 

"Oleh karena itu delik-delik ini jadi pembelajaran," pesannya. 

Pengamat Hukum Sebut Kasus Pandji Pragiwaksono Masuk Delik Aduan dan Jadi Pembelajaran: Hati-hati
Pengamat Hukum Sebut Kasus Pandji Pragiwaksono Masuk Delik Aduan dan Jadi Pembelajaran: Hati-hati
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/yt Pandji Pragiwaksono

Sebagaimana diketahui, kabar Pandji ini mencuat setelah adanya keterangan dari mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam.

Jika Pandji dilaporkan karena dianggap menebarkan isu yang kurang positif. 

"Kami menganggap bahwa yang saya laporkan ini oknum terlapor berinisial P ini dianggap menebarkan isu-isu yang kurang positif gitu, telah merendahkan, memfitnah khususnya organisasi keislaman yang terbesar di Indonesia, yaitu NU dan Muhammadiyah," jelas pelapor Rizki Abdul Rahman Wahid yang mewakili Angkatan Muda Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.

Diketahui, dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis. Hal inilah yang membuat aliansi muda tersebut melaporkan Pandji.

"Yang terus kemudian ini disampaikan seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapatkan tambang begitu karena imbalan karena telah memberikan suaranya terhadap kontestasi pemilu yang kemarin," katanya.

Di sisi lain, Pandji juga mendapatkan kritikan dari artis Tompi. Namun kritikan tersebut berbeda, karena yang dikritisi Tompi soal bagaimana amteri Pandji yang menertawakan fisik Wapres Gibran.

Ia menilai bahwa kondisi fisik Wapres Gibran yang ditujukan pada area mata merupakan kondisi medis yang bisa diobati dengan langkah operasi.

Hal tersebut dijelaskan Tompi melalui akun Instagram pribadinya yang memposting foto Wakil Presiden dan Pandji yang bersanding, dilengkapi dengan keterangan foto atau caption yang menjelaskan.

Atas kritikan Tompi tersebut, namanya pun viral jadi perbincangan publik dimedsos. "Menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas," ucapnya dikutip Jumat (9/1).

"Apa yang terlihat “mengantuk” pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON,"jelas Tompi.

Sehubungan dengan unggah Tompi di Instagram itu, memang tidak menyebutkan nama Pandji secara langsung. Namun ia memposting foto Pandji dan Wapres RI bersebelahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak disangka juga, Tompi mendapatkan tanggapan Pandji secara langsung yang berkomentar dikolom komentar. 

"Keren Tom trimakasih koreksinya," jawaban Pandji mendapatkan kritikan diinstagram.(klw)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT